• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lingkungan

Catatan kemenangan masyarakat adat di Sorong dalam Catahu Pusaka 2021 

February 20, 2022
in Lingkungan
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
0
SHARES
12
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kemenangan Bupati Sorong dan masyarakat adat atas dua perusahaan sawit di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura akhir tahun lalu menjadi semacam modal bagi gerakan sosial untuk melawan serbuan investasi yang merugikan masyarakat adat Papua.

Pada Selasa, 7 Desember 2021, publik menanti hasil sidang gugatan empat perusahaan sawit terhadap Bupati Sorong. Di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sorong, puluhan aktivis organisasi masyarakat sipil, pemuda, mahasiswa dan masyarakat adat melakukan aksi duduk dan berorasi.

Bersamaan, puluhan pemuda dan mahasiswa asli suku Moi juga melakukan aksi protes dan berorasi di halaman Kantor PTUN Jayapura di Waena yang memeriksa gugatan keempat perusahaan sawit itu. Semuanya menuntut majelis hakim PTUN Jayapura untuk menolak gugatan PT Sorong Agro Sawitindo dan PT Papua Lestari Abadi, serta membuat keputusan yang adil bagi masyarakat adat.

Baca juga: Digugat dua perusahaan sawit, Johny Kamuru akhirnya menang di PTUN Jayapura

Sesaat kemudian, amar putusan sidang menyatakan menolak seluruhnya gugatan penggugat atas pencabutan keputusan terkait Kelayakan Lingkungan dan Izin Usaha Perkebunan. Peristiwa ini menandai tak hanya kemenangan Bupati Sorong, melainkan juga kemenangan masyarakat adat atas perjuangan menjaga tanahnya. Perjalanan sidang dan perjuangan mengawal sidang tersebut baik luring maupun daring selama lima bulan akhirnya membuahkan hasil yang menggembirakan.

Kasus tersebut menjadi catatan utama di dalam Laporan Catatan Akhir Tahun (Catahu) 2021 yang disusun oleh Yayasan Pusaka Bentala Rakyat. Catahu tersebut didiskusikan secara daring, pada Jumat 18 Februari 2022, melalui Zoom dan disiarkan live di channel Youtube bentalarakyat.

BERITATERKAIT

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

Nabot Sreklefat pimpin AMAN Sorong Raya, tegaskan perlawanan terhadap ancaman investasi di wilayah adat

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

Hadir sebagai penanggap: Els Tieneke Rieke Katmo, akademisi Universitas Papua; Siti Rakhma Mary Herwati, advokat; dan Fecki Mobalen, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sorong Raya. Natalia Yewen dari Pusaka mengantarkan serta menyajikan laporan Catahu, dan Asrida Elizabeth, jurnalis Mongabay sebagai moderator memandu diskusi.

Apresiasi kemenangan, antisipasi ‘serangan baru’

Siti Rakhma Mary Herwati, mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang berpihak pada masyarakat adat, seperti Bupati Sorong, Johny Kamuru yang mencabut izin lahan perusahaan sawit di wilayah Kabupaten Sorong, Papua Barat.

“Ini satu berita menggembirakan, karena jarang sekali yang namanya kepala daerah itu mencabut izin dari hasil monitoring yang sudah lama mereka [lakukan] terhadap aktivitas berbagai perusahaan sawit,” ujar Siti sambil mengingatkan bahwa masih ada berbagai evaluasi yang perlu dilakukan pemerintah terhadap aktivitas perusahaan-perusahaan lainnya.

Mengutip laporan Catahu 2021 Pusaka, Siti menyebutkan fakta bahwa pajak yang dibayar oleh perusahaan kepada negara tak sesuai dengan luasan lahan yang mereka kuasai.

Baca juga: Kritik sawit dan deforestasi, layar pemaparan dekan UGM dekan UGM diretas

Mengutip laporan Catahu, “Diduga perusahaan melakukan kelalaian dan sengaja mengabaikan tidak memenuhi kewajiban membayar pajak. Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Wilayah Pajak Provinsi Papua Barat (2021), diketahui dari luas izin usaha perkebunan sekitar 300.000 hektare dan dengan areal HGU sekitar 174.000 hektare, luas kebun yang sudah ditanam sawit telah mencapai 60.000 hektare pada 2020, namun pajak yang sudah dibayar hanya seluas 17.000 hektare, artinya hanya sekitar 5% lahan ijin usaha perkebunan yang dibayar pajaknya. Pengabaian Pajak ini tentu saja sangat merugikan negara dan diperkirakan menyebabkan kehilangan potensi pajak sebesar Rp20 triliun.”

Menurut Siti, hal itu telah meruntuhkan argumen atau anggapan pemerintah bahwa keberadaan perusahaan sawit ataupun perusahaan industri ekstraktif maupun kehutanan telah mendatangkan keuntungan dan pendapatan bagi daerah dan negara.

“Ini terlihat ya, terbukti bahwa sedikit sekali. Kalau kita bandingkan dengan ketika sumber daya alam itu dikelola masyarakat adat sendiri, itu benar-benar jomplang, timpang,” ujar Siti.

Baca juga: Masyarakat adat Keerom: Hutan habis untuk sawit, tapi kami tidak menikmati

Fecki Mobalen, Ketua AMAN Sorong Raya dalam kesempatan itu mengingatkan bahwa kemenangan di PTUN Jayapura harus diikuti tindakan antisipatif alias tidak terlena.”Kita punya tantangan besar, karena di waktu yang bersamaan, isu UU Otsus juga ada, pemekaran (DOB), isu investasi yang besar, Undang-undang Cipta Kerja, dan program Food Estate, itu semua tantangan yang cukup besar,” ujarnya.

Mobalen mengantisipasi secara kritis kelanjutan dari kemenangan tersebut, “Kita juga perlu menanyakan, apakah tujuan bupati membela, mencabut SK itu, karena mau mengembalikan kepada masyarakat adat, ataukah kemudian akan dialihfungsikan, masuk ke isu pemekaran, atau masuk ke isu investasi. Kita perlu menanyakan semua ini.” kata Mobalen.

Els Tieneke Rieke Katmo juga mengajak masyarakat untuk kritis bahwa investasi di sektor sumber daya alam dan penerimaan pajaknya tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat setempat. Beberapa negara kaya sumber daya alam cenderung bergantung penuh pada ekonomi ekstraktif yang seringkali berujung pada pengabaian keberlanjutan lingkungan hidup.

Baca juga: Perusahaan sawit di Nabire diingatkan tak ingkari MoU dengan Suku Yerisiam

Menurut Els, hal itu diperparah pula dengan tidak adanya mitigasi risiko yang baik dalam pengelolaan sumber daya alam. “Alih-alih meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat, ekspansi bisnis seperti perkebunan kelapa sawit di Papua malah contoh investasi yang memiskinkan masyarakat adat. Surplus bagi kapitalis bermakna kematian bagi masyarakat adat,” ujar Els.

Els Katmo yang menulis Prakata dalam Catahu Pusaka itu menilai adanya pencitraan komitmen hijau. Janji kesejahteraan dan jargon pembangunan berkelanjutan hanya digunakan korporasi untuk melindungi wajah buruk berbagai operasi gelap yang melanggar hak-hak masyarakat.

Tak berhenti di situ, meluasnya investasi dan proyek-proyek pembangunan industri ekonomi yang didominasi oleh korporasi dan pemilik modal juga sejalan dengan meningkatnya pelanggaran HAM di Papua.

Gerakan sosial bersinergi

Franky Samperante dari Yayasan Pusaka menekankan bahwa kemenangan yang disebut dalam laporan Catahu ini tidak hanya di kemenangan di pengadilan, melainkan juga adalah kemenangan di luar pengadilan.

“Kita banyak mendapatkan pengetahuan hukum, informasi tentang kejahatan negara dan korporasi, itu sebenarnya bentuk kemenangan masyarakat adat saat ini. Mereka punya banyak informasi dan pengetahuan. Mereka bisa setidaknya bicara bebas tentang kejahatan-kejahatan seperti itu.” ungkapnya.

Franky sampaikan bahwa ia dan tim membayangkan ada gerakan sosial yang lebih besar lagi ke depannya, yang menyinergikan antara advokasi litigasi dan advokasi nonlitigasi berbagai kasus kejahatan korporasi di Papua. “Nonlitigasi itu menarik, karena mendorong partisipasi masyarakat untuk terlibat langsung mengontrol gerakan yang sudah ada.” katanya.(*)

Febbry Lovina Sembiring berkontribusi dalam penulisan berita ini

Editor: Aryo Wisanggeni G

Tags: AMANBupati Sorongkepala sawitMasyarakat Adatmasyarakat hukum adatPerkebunan Kelapa Sawitperusahaan sawitPTUN JayapuraYayasan Pusaka Bentala
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Dusun Sagu, Hutan Ulayat

Masyarakat adat Papua mandiri dari kelola hutan ulayat

October 9, 2026
Musyawarah Daerah (Musda) III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sorong Raya yang digelar selama dua hari, 29–30 September 2026 - Jubi/Gamaliel Kaliele

Nabot Sreklefat pimpin AMAN Sorong Raya, tegaskan perlawanan terhadap ancaman investasi di wilayah adat

October 1, 2026

Penghubung KY Papua dorong masyarakat adat terlibat mengawasi integritas hakim

September 29, 2026

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara