• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Sekolah adat kembali dibuka di Kabupaten Jayawijaya

May 8, 2025
in Lapago
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Arjuna Pademme
Sekolah Adat

Suasana pembukaan sekolah adat di Kampung Walelagama, Distrik Walelagama - Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
16
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sentani, Jubi – Masyarakat adat di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan kembali membuka sekolah adat, di Kampung Walelagama, Distrik Walelagama.

Pembukaan sekolah itu dilakukan secara resmi, Rabu (7/5/2025), disaksikan perwakilan pemerintah daerah dan masyarakat adat setempat.

Ini merupakan sekolah adat ketiga yang dibuka di Kabupaten Jayawijaya. Dua sekolah adat sebelumnya telah dibuka di Kampung Yogonima dan kampung Sumunikama, Distrik Itlay Hisage.

Kepala sekolah adat Walelagama, Ambrosius Haluk mengatakan kemajuan teknologi dan tantangan zaman membuat banyak orang kehilangan jati diri, kebudayaan dan bahasa.

Karena itulah kehadiran sekolah adat merupakan upaya alternatif membantu masyarakat mempertahankan identitas di tengah ancaman globalisasi, yang rentan menghikangkan identitas masyarakat adat sebagai warga negara.

“Tidak ada jalan lain untuk mempertahankan kearifan lokal, bahasa, budaya, kebiasaan, kepercayaan dan lainnya. Jalan satu-satunya untuk mempertahankan identitas bangsa Indonesia di Papua Pegunungan adalah melalui sekolah adat,” kata Ambrosius Haluk kepada Jubi melalui aplikasi pesan singkatnya, Kamis (8/5/2025).

Ambrosius Haluk mengatakan, sekolah adat ini bagian dari pendidikan informal dan nonformal. Tujuannnya untuk menjaga eksistensi masyarakat adat, termasuk mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal bagi masyarakat pribumi.

BERITATERKAIT

KNPB peringati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

Kementerian UMKM dorong pengembangan produk berkualitas di Jayawijaya

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

Menurut Mulait, setidaknya ada enam jenis kegiatan belajar yang didorong di sekolah adat. “Kami dorong jenis kegiatan belajar seperti PAUD/TK, PKBM, sekolah minggu, lapak baca, seni tari, seni lukis, kerajinan tangan, bahasa daerah dan asing,” ujarnya.

Pengelola sekolah adat juga dapat bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayawijaya dalam upaya meningkatkan muatan lokal di wilayah setempat.

Sekretaris pengurus sekolah adat, Feliks Itlay mengatakan, pendidikan adat bukan segala-galanya. Akan tetapi dalam perkembangan zaman sekarang, sangat dibutuhkan untuk melindungi entitas masyarakat adat melalui kebijakan pemerintah daerah.

“Karena akan semakin kuat, mana kala pemerintah daerah mendorong pemerintah adat atau kampung adat, kemudian dikolaborasikan dengan sekolah adat,” kata Feliks Itlay.

Itlay mengatakan, pemerintah boleh membangun konsep kampung adat, akan tetapi yang menghidupkan nilai-nilai adat istiadat dan kebudayaan masyarakat adalah melalui pendidikan, dan kerjasama ini bisa berdampak positif dalam kemajuan daearah.

“Kalau pemerintah serius mendorong sekolah adat dan rumah adat berpola asrama pada basis pendikan nonformal, maka ini akan mengimbangi program pendidikan formal berpola asrama kedepan. Bahkan akan menarik perhatian dunia luar, karena pemerintah daerah mampu mengkolaborasikan konsep pendidikan formal dan nonformal,” ujarnya.

Kepala Kampung Walelagama, Boas Itlay mengatakan pemerintah kampung sangat mendukung kehadiran sekolah adat itu. Sebab, dipandang dapat menghidupkan kembali nilai-nilai budaya yang hilang, dan bahasa yang makin berkurang karena penggunaannya yang makin jarang.

“Kita suku Hugula ini  [suku] besar [yang] berkaitan dengan kebudayaan. Jadi kita harus hidupkan dan temukan kembali yang sudah hilang melalui sekolah adat ini,” ucap Boas Itlay.

Menurutnya, apabila basis pendidikan adat diperkuat maka dalam festival daerah dan nasional serta internasional, seperti Festival Lembah Baliem bisa menampilkan ekspresi masyarakat adat.

Pihak berwenang tidak terkesan hanya mengundang masyarakat pada saat ada momen, melainkan jauh sebelumnya ada pendidikan dan pembinaan secara berkelanjutan.

Ia berharap, kedepan pemerintah, gereja dan lembaga swadaya lain bersama mendorong sekolah adat berpola asrama, supaya nilai-nilai hidup, kepercayaan dan kebudayaan masyarakat adat tidak hilang ditelan waktu.

“Sebaliknya, membantu masyarakat untuk mempertahan jati dirinya melalui pendidikan adat ini,” katanya.

Sementara itu, tokoh pemuda Hugula, Soleman Itlay mengatakan, sekolah adat itu sejalan dengan Konvenan Internasional atau Konvensu ILO 169 yang mengakui hak ekonomi, sosial dan budaya (ICESCR). Sejumlah negara, termasuk Indonesia ikut menekan perjanjian dalam rangka melestarikan kebudayaan masyarakat adat.

“Pemerintah Indonesia sendiri telah mengakui keberadaan sekolah adat melalui kebijakan nasional yang mengatur tentang Sistem Pendidikan Nasional. Salah satunya melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,” kata Soleman Itlay.

Soleman Itlay menuturkan, dasar hukum ini mengatur upaya pemerintah memajukan kebudayaan Indonesia, dan meningkatkan ketahanan budaya, membangun karakter bangsa, dan meningkatkat kesejahteraan masyarakat.

Katanya, dalam konteks Undang-Undang Otonomi Khusus atau UU Otsus Papua, pemerintah juga memberikan perhatian khusus bagi masyarakat adat Papua di bidang kebudayaan, agar mempertahankan nilai-nilai hidup yang dihayati masyarakat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk memproteksi kebudayaan masyarakat Papua, pemerintah membentuk Majelis Rakyat Papua (MRP).

Ia mengatakan, sekolah adat Walelagama merupakan wujud implementasi dari konvenan internasional dan ragam kebijakan pemerintah pusat dalam mempertahankan kebudayaan masyarakat adat Indonesia, khususnya suku Hugula di Kabupaten Jayawijaya.

“Tentu sejalan dengan semangat pemerintah dalam membangun serta mempromosikan kebudayaan di kanca internasional,” ucap Soleman Itlay.

Pembukaan sekolah adat di Kampung Walelagama, Distrik Walelagama juga disaksikan para tokoh adat, Pastor Paroki Pugima dan Yiwika, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayawijaya, Kepala Distrik Walelagama, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Provinsi Papua, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Dewan Adat Papua (DAP). (*)

Tags: Kabupaten JayawijayaProvinsi Papua PegununganSekolah Adat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

KNPB

KNPB peringati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia

August 10, 2026
Lanny Jaya

Serpihan yang diduga sisa ranjau diserahkan kepada Kapolres Lanny Jaya

June 27, 2026

Kementerian UMKM dorong pengembangan produk berkualitas di Jayawijaya

June 29, 2026

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

April 1, 2026

Bupati Nduga kunjungi warganya di Kabupaten Jayawijaya

March 11, 2026

Pengungsi Nduga di Hubikosi hadapi konflik tanah dan status administrasi tak jelas

March 3, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara