• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

Pengungsi Nduga di Hubikosi hadapi konflik tanah dan status administrasi tak jelas

March 3, 2026
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: CR-18 - Editor: Angela Flassy
Pengungsi

Pengungsi di Distrik Hubikosi Kabupaten Jayawijaya sedang berada depan gereja yang di palang – Jubi/IST

0
SHARES
207
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Nduga, Jubi – Warga pengungsi asal Kabupaten Nduga yang menetap di Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan menghadapi konflik baru. Tanah Gereja dimintai ganti rugi, status kependudukan mereka juga tak jelas sejak mengungsi pada 2018. Pemerintah Kabupaten Nduga diminta segera menyelesaikan persoalan tanah adat serta memperjelas status administrasi para pengungsi yang telah delapan tahun menetap di wilayah tersebut.

Aipan Kossay, salah satu intelektual dari Distrik Hubikosi, menyatakan bahwa hingga kini belum ada kejelasan apakah para pengungsi masih tercatat sebagai penduduk Kabupaten Nduga atau telah resmi menjadi penduduk Kabupaten Jayawijaya. Selama kurun waktu 2018–2026, masyarakat menilai belum ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Nduga terhadap kondisi mereka.

”Anak-anak kami kehilangan hak-hak kami untuk dapatkan akses pendidikan dan kesehatan. Ini sudah berlangsung selama delapan tahun,“ katanya.

Masyarakat meminta kepada Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Nduga, serta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya agar segera menyelesaikan persoalan administratif tersebut, termasuk penerbitan surat perpindahan penduduk.

Untuk persoalan gereja, Gembala Sidang Jemaat Horeb Elagaima Rayon Tulem Klasis Baliem Tengah, Nopinanus Kogeya, menjelaskan bahwa gereja dipalang karena persoalan tanah adat yang diklaim belum dilakukan pelepasan hak secara adat. Akibatnya, jemaat kembali melaksanakan ibadah di alam terbuka.

Pengungsi yang tinggal di Hubikosi berasal dari empat distrik di Kabupaten Nduga, yakni: Distrik Mam Distrik Mugi Distrik Mapenduma Distrik Mebarok.

“Perhatian pemerintah selama ini lebih terfokus pada pengungsi di Distrik Muliama Kampung Sekon, sementara pengungsi di Hubikosi dan Pengungsi sekitar lainnya kurang mendapat perhatian,“ katanya.

BERITATERKAIT

AlDP desak Komnas HAM RI selidiki dugaan pelanggaran HAM berat di Puncak

PGI: Hentikan Kekerasan Bersenjata

IMPW Jayapura tolak pembangunan Mapolda dan perkantoran di tanah Wouma–Wio

Bupati Nduga kunjungi warganya di Kabupaten Jayawijaya

Sedangkan untuk kembali ke kampung halaman tidak memungkinkan, karena takut menjadi koban dari konflik antara TNI–Polri vs TPN PB yang masih berlangsung hingga saat ini.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Salah satu warga pengungsi, Pius Kogeya, menyampaikan bahwa mereka mengungsi sejak Desember 2018 akibat konflik bersenjata antara aparat keamanan TNI–Polri dan TPNPB di Kabupaten Nduga, Papua. Hingga kini, mereka belum berani kembali tanpa adanya jaminan keamanan.

“Belum bisa pulang kampung, karena kami akan jadi buruan negara Indonesia karena kami rakyat kecil tak ada apapa ” ujar Pius

Di sisi lain, mereka juga tidak memiliki tempat tinggal tetap jika harus menuju ibu kota Kabupaten Nduga, Kenyam. Kondisi ini membuat para pengungsi hidup dalam ketidakpastian.

Pius juga memohon perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Nduga agar melihat langsung kondisi pengungsi di Distrik Hubikosi.

Dalam pernyataannya, ia bahkan meminta kepada Presiden Prabowo Subianto agar mempertimbangkan penarikan aparat militer dari Kabupaten Nduga demi terciptanya rasa aman bagi masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman, karena untuk tinggal di wilayah orang lain seperti yang terjadi saat ini, tidak dimungkinkan.(*)

 

Continue Reading
Tags: Dugaan Pelanggaran HAMKabupaten JayawijayaPengungsi Nduga
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pengungsi Nduga

Pengungsi Nduga butuh pelayanan kesehatan

June 6, 2026
Nobar film Pesta Babi

Ribuan warga Tolikara antusias saksikan film dokumenter Pesta Babi

June 4, 2026
Kabupaten Yahukimo

10 siswa SMP Kabupaten Yahukimo lulus seleksi ADEM 2026

May 26, 2026

Polres Yahukimo bebaskan aktivis KNPB yang ditangkap

May 21, 2026

Aktivis KNPB Yahukimo dilaporkan ditangkap TNI-Polri

May 19, 2026

RSUD Oksibil kini miliki ruang radiologi

May 8, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara