• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Investasi tak boleh jadi alasan tunda pengakuan hutan adat

December 15, 2025
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Gamaliel M. Kaliele - Editor: Angela Flassy
hutan

Kelly Kambu saat membuka workshop digelar di hotel panorama Kota Sorong, Kamis (15/12/2025). - Jubi/Gamaliel

0
SHARES
137
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Barat Daya, Kelly Kambu menekan pemerintah pusat agar tidak lagi menjadikan investasi sebagai alasan untuk menunda pengakuan hutan adat. Kelambanan negara dalam mengesahkan hak masyarakat adat telah memicu konflik tenurial, ketidakadilan struktural, dan ancaman serius terhadap keberlanjutan lingkungan hidup di Papua Barat Daya.

“Kami di provinsi ini sedang berpacu dengan waktu Usulan hutan adat harus dipercepat karena masyarakat adat terus berada dalam posisi terjepit di tengah arus investasi,” kata Kelly Kambu dalam forum resmi yang digelar di hotel panorama Kota Sorong, Kamis (15/12/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Workshop mendorong Inisiatif Kolaborasi dan Sinergitas Para Pihak untuk Mendukung Pembangunan, Perlindungan, dan pengelolaan lingkungan hidup masyarakat adat yang berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya.

Workshop ini digelar berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Pasal 43 Undang-Undang Otonomi Khusus Papua Nomor 2 Tahun 2021.

“Kegiatan ini merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 yang menegaskan bahwa hutan adat bukan lagi bagian dari hutan negara jadi Putusan MK sudah jelas Tapi di lapangan, masyarakat adat masih diperlakukan seperti pendatang di tanahnya sendiri,” kata Kelly.

Ia menyebut Papua Barat Daya memiliki tutupan hutan sekitar 88,59 persen dari total luas wilayah daratan, menjadikannya salah satu provinsi dengan kawasan hutan terbesar di Indonesia. “Hutan ini bukan ruang kosong. Ini rumah, ini identitas, ini sumber kehidupan masyarakat adat,” ujarnya.

Kelly mengkritik model pembangunan yang terlalu bertumpu pada izin kehutanan, perkebunan sawit, tambang, food estate, dan proyek strategis nasional. “Pertumbuhan ekonomi berbasis lahan tidak boleh mengorbankan hak masyarakat adat dan lingkungan hidup,” tegasnya.

BERITATERKAIT

Festival Film Papua: Merekam penghormatan suku Moi terhadap tanah

KNPB Maybrat kecam penangkapan warga di Teminabuan

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

Masyarakat Adat Suku Afsya tanam patok di Hutan Bariat, tolak PT ASI

Ia menjelaskan bahwa DLHKP Papua Barat Daya telah melakukan sosialisasi dan pendampingan di enam kabupaten/kota selama Oktober November 2025. “Kami turun langsung, mendengar aspirasi, dan mencatat kegelisahan masyarakat adat. Itu bukan formalitas,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Hasil dari sosialisasi tersebut, lanjut Kelly, menunjukkan kebutuhan mendesak akan kolaborasi multipihak yang nyata, bukan seremonial dan kami Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. NGO, akademisi, lembaga adat semua harus terlibat, ujarnya

Workshop ini, menurut Kelly, menjadi pintu awal pembentukan forum kerja sama para pihak di Provinsi Papua Barat Daya. “Kami ingin ada komitmen bersama, bukan janji kosong,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan harus berbasis hak, bukan semata-mata angka pertumbuhan ekonomi, sebab masyarakat adat yang kuat, lingkungan akan terjaga, pembangunan akan bertahan lama.

Kelly juga menegaskan bahwa dalih pembangunan dan investasi kerap dijadikan pembenaran untuk membuka jalan, izin, dan proyek, sementara pengakuan hak masyarakat adat justru tertinggal jauh di belakang.

Untuk itu Pemerintah provinsi telah menjalin komunikasi dengan Direktorat Rehabilitasi dan Perlindungan Lingkungan (DREPU), termasuk membahas berbagai konflik tenurial yang masih membelit masyarakat adat di sejumlah wilayah. “Ada beberapa kasus konflik yang anak anak adatnya hidup di sekitar wilayah DREPU Ini tidak bisa kita abaikan,” kata Kelly.

Posisi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang relatif baru membuat koordinasi dengan kabupaten dan kota menjadi tantangan tersendiri dalam mempercepat pengakuan hutan adat. “Kami ini provinsi baru, sementara kabupaten dan kota sudah berjalan lebih dulu dengan masyarakat. Maka tugas kami adalah menyatukan itu,” ujarnya.

Ia menyebut wilayah seperti Sarupi dan sejumlah kampung adat lainnya telah lama mengajukan pengakuan, namun terhambat oleh regulasi dan prosedur yang berbelit.

“Kalau ada aturan, peraturan, atau skema apa pun yang diperlukan, kami siapkan. Tapi jangan biarkan masyarakat adat terus menunggu tanpa kepastian,” katanya.

Ia juga menolak keras anggapan bahwa pengakuan hutan adat akan menghambat pembangunan dan Justru pengakuan ini mencegah konflik dan Kalau tidak diakui, potensi perang sosial dan konflik horizontal itu nyata,” katanya.

Kelly juga meminta agar para pemangku kepentingan, termasuk kementerian dan lembaga pusat tidak hanya hadir secara administratif tetapi benar benar mendengar suara masyarakat adat

Ia berharap hasil workshop ini melahirkan rekomendasi konkret bagi Gubernur Papua Barat Day. “Kami dorong lahirnya SK Gubernur tentang forum kerja sama para pihak,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa payung kebijakan yang kuat, pengakuan masyarakat adat akan terus tersendat.

Ia menegaskan percepatan hutan adat adalah bagian dari penyelamatan masa depan Papua Barat Daya. “Ini bukan soal proyek ini soal keberlanjutan hidup generasi Papua,” katanya.(*)

Tags: Hutan AdatPengakuan Hutan AdatProvinsi Papua Barat Daya
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Festival Film Papua

Festival Film Papua: Merekam penghormatan suku Moi terhadap tanah

August 10, 2026
penangkapan

KNPB Maybrat kecam penangkapan warga di Teminabuan

April 17, 2026

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026

Masyarakat Adat Suku Afsya tanam patok di Hutan Bariat, tolak PT ASI

February 28, 2026

Dipecat, Pendamping KMP desak Gubernur Papua Barat Daya copot Kabid Koperasi

February 11, 2026

Status dan kedudukan hutan adat mengalami perubahan dalam hukum Indonesia

February 2, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi
26 September 2026
Farewell to two Papuan journalists, Joost Mirino and Hendrikus Ondi

Jayapura, Jubi – Papua has lost two journalists who studied at Satya Wacana Christian University in Salatiga, Central Java. Joost [...]

Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences
26 September 2026
Conflict in West Papua leaves civilians bearing the consequences

Jayapura, Jubi – More than 125,000 people have reportedly been displaced by escalating armed conflict in West Papua, although the [...]

Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village
25 September 2026
Jayapura lawmakers highlight poor education and health infrastructure in Yoboi Village

Sentani, Jubi – The Jayapura Regency Legislative Council’s (DPRK) Commission C has raised concerns over poor infrastructure and inadequate education [...]

Wildfires and drought hit Fakfak Regency
25 September 2026
Wildfires and drought hit Fakfak Regency

Manokwari, Jubi – Forest and land fires and drought are affecting Fakfak Regency in West Papua, disrupting school activities in [...]

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

September 26, 2026
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

September 26, 2026
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

September 26, 2026
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

September 26, 2026
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

September 26, 2026
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

September 26, 2026
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

September 26, 2026
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

September 26, 2026
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

September 26, 2026
PNG

PM PNG serukan tindakan global segera atasi perubahan iklim

September 25, 2026
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

September 26, 2026
Jurnalis Papua

Selamat jalan dua jurnalis Papua, Joost Mirino dan Hendrikus Ondi

September 25, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Pelanggaran HAM di Papua Barat

PM Kepulauan Solomon prihatin terhadap pelanggaran HAM di Papua Barat

0
Fiji menolak pasukan asing

PM Fiji menolak kemungkinan kehadiran permanen pasukan asing

0
Australia mengabaikan Selat Torres

Australia mengabaikan Selat Torres dalam tawaran Melanesian Spearhead Group

0
Indonesia kontrak pesawat PNG

PT Dirgantara Indonesia kontrak perawatan Pesawat CN-235 PNG

0
Indonesia dan Kepulauan Solomon

Bentuk kerja sama Republik Indonesia dan Kepulauan Solomon

0
Tersangka meninggalnya presenter TVRI

Polisi tetapkan dua tersangka meninggalnya presenter TVRI Papua Barat

0
APBD Papua Selatan

APBD Perubahan Papua Selatan harus perkuat SDM, pangan, dan ekonomi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara