Merauke, Jubi – Peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Selatan mengikuti uji makalah dan wawancara yang digelar Panitia Seleksi (Pansel), Kamis (4/6/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan tahapan tersebut bertujuan memastikan calon pejabat tidak hanya memenuhi syarat administratif, juga memiliki kapasitas berpikir dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi perangkat daerah.
“Seleksi ini merupakan proses yang sangat krusial untuk mengukur kompetensi, visi, dan integritas peserta,” kata Ferdinandus saat membuka kegiatan di ruang rapat lantai tiga Kantor Gubernur Papua Selatan.
Menurutnya, uji makalah digunakan untuk menilai kemampuan peserta dalam menganalisis persoalan, menyusun strategi, dan menawarkan solusi sesuai bidang jabatan yang dilamar.
Sementara wawancara dilakukan untuk menggali pengalaman, integritas, komitmen, kemampuan komunikasi, serta kesiapan memimpin organisasi.
Melalui kedua tahapan tersebut, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran mengenai kapasitas dan kesiapan peserta dalam memimpin organisasi perangkat daerah.
Ferdinandus mengingatkan peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan menunjukkan kemampuan terbaik melalui makalah maupun sesi wawancara.
Ia juga menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Selatan berkomitmen menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan birokrasi.
Sistem tersebut menempatkan pejabat berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan integritas, bukan karena kedekatan pribadi, hubungan keluarga, maupun kepentingan politik.
“Sistem merit bukan hanya kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan strategis untuk memastikan pemerintahan berjalan profesional dan mampu menjawab tantangan pembangunan di Papua Selatan,” ujarnya.
Ferdinandus berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan disiplin, jujur, dan penuh tanggung jawab.
“Selamat berjuang dan berkompetisi secara sehat. Berikan yang terbaik untuk daerah kita tercinta,” katanya. (*)





















Discussion about this post