Jayapura, Jubi – Mahasiswa dan mahasiswi Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan mendesak pemerintah kabupaten (pemkab) menangani berbagai masalah di wilayah itu, di antaranya kekeringan, pendidikan, kesehatan, dan akses jalan di lima distrik.
Desakan itu disampaikan mahasiswa dan mahasiswi dari Distrik Mbua, Dal, Iniye, Bulmu Yalma, dan Jigi, Kabupaten Nduga yang tergabung dalam Komunitas Nuwi Nindi (KNN).
“Bupati Nduga, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan, segera mengambil langkah nyata untuk menangani berbagai masalah yang sedang dihadapi masyarakat di lima distrik di Kabupaten Nduga,” kata KNN dalam pesan elektroniknya, Kamis (22/10/2026).
Menurut KNN, kini masyarakat Nduga menghadapi kondisi kekeringan yang berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka.
Masyarakat juga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan karena akses transportasi dan distribusi barang terganggu. Selain itu, akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan belum berjalan dengan baik.
“Terputusnya akses jalan Trans Wamena–Nduga setelah peristiwa pembunuhan sopir semakin memperburuk keadaan. Akibatnya, mobilitas masyarakat menjadi terbatas dan kebutuhan pokok semakin sulit dijangkau. Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dan tindakan nyata dari pemerintah daerah.”
KNN menyatakan, masyarakat di Distrik Mbua, Dal, Iniye, Bulmu Yalma, dan Jigi memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pangan, serta akses transportasi yang layak.
Karenanya, KNN berharap Bupati Nduga bersama seluruh dinas terkait tidak tinggal diam. Segera mengambil langkah konkret dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.
“Kami tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi menyuarakan kebutuhan dan hak masyarakat yang harus segera diperhatikan. Pemerintah harus hadir dan bertindak agar masyarakat di lima distrik tidak terus mengalami kesulitan,” tulis KNN.
KNN pun mendesak Pemerintah Kabupaten Nduga segera menangani dampak kekeringan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Memastikan akses pendidikan berjalan dengan baik, agar anak-anak di lima distrik tetap mendapatkan hak pendidikan.
Meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk memastikan masyarakat dapat memperoleh pengobatan dan layanan medis yang layak.
Mencari solusi atas terputusnya akses jalan Trans Wamena, Kabupaten Jayawijaya ke Kabupaten Nduga, dengan memperhatikan faktor keamanan agar jalur transportasi dan distribusi kebutuhan pokok dapat kembali berjalan dengan aman.
Menyalurkan bantuan pangan dan kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. (*)























Discussion about this post