• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

3 saksi Suku Awyu menyatakan sosialisasi PT IAL tidak pernah libatkan masyarakat adat

August 10, 2023
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Gugatan TUN Suku Awyu

Ketiga saksi ketika diambil janji dalam persidangan gugatan Tata Usaha Negara masyarakat adat Awyu atas izin kelayakan lingkungan yang diterbitkan DPMPTSP Papua di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura, pada Kamis (10/9/2023). – Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
90
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura di Kota Jayapura, Papua, pada Kamis (10/8/2023) melanjutkan sidang gugatan masyarakat adat Suku Awyu atas izin kelayakan lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP Papua untuk PT Indo Asiana Lestari atau PT IAL. Dalam sidang itu, Kepala Dusun Marga Mukri Yustinus Bung mengatakan masyarakat adat Suku Awyu tidak dilibatkan dalam sosialisasi maupun konsultasi publik pembukaan kebun kelapa sawit PT IAL.

Perkara itu terkait izin kelayakan lingkungan yang diterbitkan DPMPTSP Papua untuk perkebunan kelapa sawit PT IAL. Izin itu mencakup rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit seluas 36.096,4 hektare di Distrik Mandobo dan Distrik Fofi, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan. Lokasi itu merupakan hutan ulayat Suku Awyu.

Gugatan Tata Usah Negara yang diajukan masyarakat adat Suku Awyu itu terdaftar di PTUN Jayapura dengan nomor perkara 6/G/LH/2023/PTUN.JPR. Perkara ini diperiksa dan diadili majelis hakim yang dipimpin Merna Cinthia SH MH bersama hakim anggota Yusuf Klemen SH dan Donny Poja SH.

Dalam sidang Kamis, Kepala Dusun Marga Mukri Yustinus Bung dihadirkan penasehat hukum penggugat. Menurutnya, marga Mukri sebagai rumpun suku Awyu terdiri atas Mukri Satu, Mukri Dua dan Mukri Tiga. Bung mengatakan marga Mukri Tiga memiliki lahan dari Kali Pasma hingga Kali Kung, yang berada di Kampung Yare, Distrik Fofi.

Bung mengatakan masyarakat adat di sana tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi maupun konsultasi publik rencana kehadiran perusahan kelapa sawit PT IAL. Bung mengatakan tidak mengetahui izin kelayakan lingkungan hidup yang diterbitkan DPMPTSP Papua untuk PT IAL.

Gugatan TUN Suku Awyu
Kepala Dusun Marga Mukri, Yustinus Bung (mengenakan mahkota bulu cendrawasih) ketika menunjukkan hak ulayat marga Mukri yang diserobot PT Indo Asiana Lestari dalam persidangan gugatan Tata Usaha Negara masyarakat adat Awyu atas izin kelayakan lingkungan yang diterbitkan DPMPTSP Papua di Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura, pada Kamis (10/9/2023). – Jubi/Theo Kelen

“[Saya] tidak pernah mendengar surat izin kelayakan lingkungan hidup yang diterbitkan oleh DPMPTSP Papua. [Hal itu] tidak pernah disampaikan. [Saya] tidak pernah diundang konsultasi publik terkait kehadiran perusahaan,” kata Bung dalam persidangan.

Bung mengatakan ia baru mengetahui tanah ulayat marga Mukri Tiga masuk dalam konsesi perusahaan sawit PT IAL setelah ia terlibat dalam pembuatan peta partisipatif yang dibuat masyarakat ada Suku Awyu bersama Yayasan Pusaka Bentala Rakyat. Ia menegaskan masyarakat adat tidak pernah melepaskan tanah untuk perusahan sawit PT IAL.

BERITATERKAIT

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

Menurut Bung, masyarakat adat juga tidak pernah memberikan kuasa kepada Ketua Lembaga Masyarakat Adat Boven Digoel Fabianus Senfahagi untuk mewakili masyarakat adat Awyu. “[Kami] tidak pernah memberi kuasa kepada Febianius untuk mendatangkan [kesepakatan dengan] PT Indo Asiana Lestari. Kalau hendak melepaskan tanah adat, kami  [marga-marga] harus kumpul bersepakat tanah itu dijual atau tidak,” ujarnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Bung menyatakan masyarakat adat sangat menolak kehadiran PT IAL. Ia khawatir kehadiran perusahaan perkebunan kelapa sawit itu akan menghancurkan sumber kehidupan masyarakat adat dan lokasi-lokasi keramat serta sumber obat tradisional mereka.

“Kami masyarakat adat bergantung hidup dari hutan. Hutan sudah menjadi tempat cari makan. Dalam [adat] Suku Awyu, tidak diperbolehkan menjual tanah. Ada hukuman orang jual-beli tanah adat. Hukumnya kepala manusia, [atau diganti dengan nyawa],” katanya.

Bung menuturkan ia menghidupi keluarganya dengan beragam hasil hutan ulayatnya, hingga anak-anaknya bisa berkuliah.

“[Kami hidup dari] pangkur sagu, berburu babi, memancing ikan. [Saya] mencari kayu gaharu sejak 1994. Gaharu menghasilkan uang, kalau dijual harga per 1 ons bisa sampai Rp3 juta – Rp5 juta. Hasil gaharu bisa membiayai anak-anak kuliah hingga ada yang menjadi Pegawai Negeri Sipil, TNI. Saya punya anak ada tiga, biaya dari hasil gaharu. Kalau [hutan] gaharu menjadi [kebun] sawit, kami mau kemana?” tanyanya dalam persidangan itu.

Pasang patok adat

Saksi lainnya dihadirkan penggugat adalah Tadius Woro. Woro tinggal di Kampung Yare, Distrik Fofi. Woro juga mengatakan masyarakat adat Suku Awyu di sana tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi maupun konsultasi publik PT IAL.

“[Kami] tidak pernah diundang dan tidak pernah ikut sosialisasi. Tidak pernah ada sosialisasi akan kehadiran perusahan. Tidak ada pertemuan apapun terkait kehadiran perusahan, baik dari perusahaan, maupun pemerintah di Kampung Yare. [Saya] pernah dengar [ada] perusahaan, tetapi tidak pernah lihat kantornya ada di mana,” kata Woro.

Woro menyatakan masyarakat adat memberi kuasa kepada Hendrikus Woro untuk melakukan gugatan TUN terhadap izin kelayakan lingkungan yang diterbitkan DPMPTSP Papua kepada PT IAL. Ia juga bersaksi bahwa masyarakat adat sudah melakukan upacara adat penancapan salib atau patok adat di lokasi hak ulayat masyarakat adat, sebagai bentuk penolakan terhadap PT IAL.

Gugatan TUN Suku Awyu
Sejumlah aktivis menggelar aksi bisu di depan gedung Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Jayapura pada Kamis (10/8/2023) mendukung masyarakat adat Awyu yang melakukan gugatan Tata Usaha Negara masyarakat adat Awyu atas izin kelayakan lingkungan yang diterbitkan DPMPTSP Papua. – Jubi/Theo Kelen

“[Izin itu harus] digugat supaya perusahan tidak boleh masuk di tanah adat [kami]. Saya menolak kehadiran perusahan,” ujarnya.

Woro mengatakan tanah dan hutan merupakan warisan leluhur Suku Awyu yang harus dijaga, dilindungi dan dirawat. “Kegiatan berburu babi, memancing, pangkur sagu. Kami hidup dari alam. Jadi kami tidak bisa kasih [tanah] kepada perusahaan. Saya tidak bisa kasih hutan ke perusahaan. Saya hidup dari hutan,” katanya.

Saksi lainnya, Antonia Noyagi juga mengatakan kehidupan masyarakat adat Suku Awyu sangat bergantung terhadap hutan dan tanah. Noyagi mengatakan membiayai sekolah sembilan anaknya dari hasil hutan.

“Biasa berkegiatan di hutan pangkur sagu, berburu, memancing, dan cari kayu gaharu. [Saya] cari kayu gaharu untuk biaya pendidikan anak-anak,  menjualnya ke kios-kios terapung. [Saya] punya anak sembilan, ada yang sudah tamat SMA, sudah jadi tentara, dan ada yang kuliah di Jakarta. Mama sendiri yang biaya,” ujarnya.

Noyagi juga mengatakan ia tidak pernah diundang dalam acara sosialisasi atas terkait kehadiran perusahan sawit PT IAL. “[Saya] tidak tahu perusahan PT Indo Asiana Lestari,” katanya.

Noyagi mengatakan ia terlibat dalam penolakan perusahan dengan cara melakukan penancapan patok adat di lokasi konsesi perusahaan. “[Kami] tidak menerima kehadiran perusahan sawit. Kami ambil sagu,ikan, daging dari hutan. [Saya] terlibat dalam penolakan perusahan, dan menanam patok adat, patung salib [di sana],” katanya. (*)

Tags: Boven DigoelDPMPTSP PapuaGugatan izin lingkungan hidupHutan UlayatKabupaten Boven DigoelMasyarakat Adatmasyarakat hukum adatPapua SelatanPerkebunan Kelapa SawitPT IALPT Indo Asiana LestariPTUN JayapuraSuku Awyutanah ulayat
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Suku Awyu tolak PSN

Tolak PSN: Suku Awyu meminta dukungan LMA Boven Digoel

September 18, 2026

Kekeringan ancam Papua Selatan: Padi berisiko gagal panen

September 18, 2026

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

September 17, 2026

Gubernur imbau masyarakat Papua Selatan lestarikan mangrove di pesisir Payum

September 17, 2026

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Pendidikan

Anak-anak PNG diminta prioritaskan Pendidikan

September 18, 2026
Bougainville

Para pemilik tanah adat tambang Panguna di Bougainville adakan pembicaraan

September 18, 2026
Sekolah Rakyat

Pemerintah siapkan Rp1 Triliun untuk bangun Sekolah Rakyat di Papua

September 18, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

0
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara