• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Dari 482 bahasa daerah di Tanah Papua, baru 9 yang direvitalisasi 

January 11, 2024
in Tanah Papua, Penkes
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-3 - Editor: Aryo Wisanggeni G
Revitalisasi Bahasa Daerah, Literasi di Tanah Papua

Ketua Balai Bahasa Provinsi Papua Sukardi Gau.- Jubi/ CR-3

0
SHARES
4.6k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Dari 482 bahasa daerah yang ada di Tanah Papua, baru sembilan bahasa daerah yang telah direvitalisasi Balai Bahasa Provinsi Papua. Hal itu dinyatakan Kepala Balai Bahasa Provinsi Papua, Sukardi Gau di Kota Jayapura, Provinsi Papua, pada Kamis (11/01/2024).

“Tahun ini Program Revitalisasi Bahasa Daerah merupakan lanjutan dari [program yang sama pada] tahun 2023. Jadi [program itu] sudah berlangsung sejak tahun 2021. Pada tahun 2022, kami melakukan Program Revitalisasi Bahasa Daerah [untuk] tujuh bahasa daerah. Kemudian di tahun 2023 tambah dua bahasa daerah lagi, sehingga jumlahnya menjadi 9 bahasa daerah,” katanya.

Sukardi menyatakan bahasa daerah yang telah direvitalisasi itu adalah bahasa Tobati di Kota Jayapura, bahasa Sentani di Kabupaten Jayapura, bahasa Biyekwok di Kabupaten Keerom, bahasa Sobei di Kabupaten Sarmi, bahasa Marind di Kabupaten Merauke, bahasa Kamoro di Kabupaten Mimika, bahasa Biak di Kabupaten Biak Numfor, bahasa Atam di Kabupaten Manokwari, dan bahasa Moi di Kabupaten Sorong.

“Di tahun 2024, kami akan menambah satu bahasa daerah lagi [untuk direvitalisasi], yaitu bahasa Baliem di Kabupaten Jayawijaya. Jadi totalnya nanti ada 10 bahasa daerah,” katanya.

Menurut Sukardi, di Indonesia terdapat 718 bahasa daerah. Inventarisasi bahasa daerah di Tanah Papua telah menemukan 428 bahasa daerah.

Menurut Sukardi, sembilan bahasa dalam Program Revitalisasi Bahasa Daerah didorong untuk diajarkan di sekolah, mulai dari tingkat SD sampai sekolah menengah. Upaya itu membutuhkan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyusun kurikulum muatan lokal pembelajaran bahasa daerah di sekolah.

Pemerintah daerah juga memiliki peran penting dalam menyiapkan guru dan materi ajar bahasa daerah, sehingga revitalisasi bahasa daerah

BERITATERKAIT

Penerapan perda bahasa daerah di Tanah Papua sebagai upaya melindungi identitas OAP

Disdikbud upayakan revitalisasi bahasa daerah Waropen

Pemkot Jayapura finalisasi draf perwal penggunaan bahasa Port Numbay

Balai Bahasa tetapkan 10 finalis duta bahasa Papua

Dan gurunya pemerintah yang siapkan sampai kurikulumnya pemerintah juga yang siapkan dan semua materinya supaya program untuk mempertahankan bahasa daerah itu bisa terlaksana dengan efektif.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Balai Bahasa akan  koordinasi dengan pemerintah daerah. Kemudian tahapan selanjutnya pelatihan guru utama atau guru master, dengan harapan nantinya guru-guru itu melakukan pengimbasan [dengan] mengajar ke guru yang lain. Nanti dari guru kemudian diajarkan ke siswa-siswi di sekolah. Semakin banyak usaha, semakin luas perkembangan bahasa daerah dan bisa digunakan,” kata Sukardi.

Sukardi mencontohkan Kota Jayapura yang telah memiliki peraturan daerah yang menetapkan bahasa daerah wajib dipelajari di sekolah. “Ada setiap zonasi misalnya daerah Waena dan sekitarnya akan belajar bahasa Sentani, di daerah Tanah Hitam, Abepura dan sekitarnya akan belajar bahasa Nafri. Di daerah Entrop dan sekitarnya akan diajarkan adalah  bahasa Tobati,” kata Sukardi.

Sukardi mengakui inventarisasi sembilan bahasa daerah di Tanah Papua jauh dari cukup, karena jumlah bahasa daerah yang ada di Tanah Papua sangat banyak. Ia berharap pemerintah daerah juga melakukan revitalisasi bahasa daerah masing-masing.

“Bahasa daerah merupakan bagian yang penting dari jati diri orang Papua. Itu yang sering dilupakan, terutama sebagian saudara-saudara kita orang asli papua. Masalah bahasa daerah dianggap sesuatu hal yang seolah-olah tidak penting, masih banyak hal lain yang dianggap lebih penting seperti masalah ekonomi dan lain,” ujar Sukardi.

Menurutnya, warisan terbaik nenek moyang Orang Asli Papua ada pada bahasanya. Ia menyatakan warisan itu bukan hanya sumber daya alam yang begitu kaya dengan hutan, danau, sungai, dengan laut yang begitu kaya, tapi juga bahasa daerah.

“Anak-anak Papua sekarang seolah-olah [menganggap] bahasa daerah itu tidak penting, tidak menarik lagi. Bahasa Tobati misalnya, [kini penuturnya] cuma beberapa orang saja, sungguh jauh dari 20 atau 10 tahun yang lalu. Itu yang coba kami lakukan, usaha perlindungan supaya bahasa daerah betul-betul menjadi sebuah identitas yang melekat pada diri orang-orang Papua,” katanya.

Menurut Sukardi, Balai Bahasa Provinsi Papua memiliki tiga program prioritas, yaitu literasi, revitalisasi bahasa daerah, dan internasionalisasi bahasa Indonesia. “Jadi itu Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan [mengatur dengan] jelas bahwa pengembangan bahasa dan sastra adalah tanggung jawab pemerintah daerah,”katanya.

“Harapan saya bahasa daerah harus diperlakukan sama. Jadi bukan bahasa daerah yang penuturnya banyak saja, tapi bahasa daerah yang [jumlah penuturnya] kecil pun punya hak yang sama untuk hidup dan itu wajib dilindungi pemerintah daerah agar [revitalisasinya] lebih terarah dan sistematis,” katanya (*)

Continue Reading
Tags: Bahasa DaerahBalai Bahasa Provinsi PapuaKurikulum LokalLiterasirevitalisasi bahasa daerah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

TBc

Akademisi kesehatan: TBc di Kabupaten Jayapura kritis, tapi belum darurat

March 6, 2026
Kasus TBC

1.350 kasus baru TBC ditemukan di Kabupaten Jayapura pada 2025

March 6, 2026
RSUD Yowari

Pelayanan IGD RSUD Yowari berjalan normal usai pemukulan terhadap tenaga medis

February 26, 2026

Dokter dan perawat RSUD Yowari dianiaya keluarga pasien

February 26, 2026

Orangtua murid keluhkan tidak maksimalnya aktivitas belajar di SDN Muaif

February 16, 2026

Nakes desak Gubernur Papua ganti direktur RSUD Abepura

January 27, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara