• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Pemerintah pusat diminta mengevaluasi pasukan TNI/Polri di Tanah Papua

June 13, 2023
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Pengiriman Pasukan ke Tanah Papua

Koordinator Jaringan Damai Papua, Septer Manufandu menyampaikan materi resolusi konflik di Papua dalam kuliah umum bertajuk “Mungkinkah Dialog di Tengah Eskalasi Konflik?” yang diselenggarakan Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih di Kota Jayapura pada Selasa (13/6/2023). – Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
48
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pemerintah pusat diminta untuk mengevaluasi pengerahan pasukan TNI/Polri ke Tanah Papua. Pengerahan pasukan yang banyak dinilai semakin meningkatkan eskalasi konflik bersenjata di Tanah Papua.

Direktur Aliansi Demokrasi untuk Papua, Anum Latifah Siregar menyatakan evaluasi pasukan TNI/Polri harus dilakukan guna melihat prosedur pengerahan pasukan. Siregar menyatakan pengarahan pasukan ke Papua yang masif itu untuk Operasi Militer Selain Perang membuat kebijakan keamanan di Tanah Papua didominasi pemerintah pusat.

“[Kini] kewenangan kebijakan keamanan di Papua itu ada di pemerintah pusat. Bukan lagi [di tangan] Panglima Komando Daerah Militer atau Kepala Kepolisian Daerah,” kata Siregar dalam kuliah umum bertajuk “Mungkinkah Dialog di Tengah Eskalasi Konflik?” yang diselenggarakan Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih di Kota Jayapura, Papua, pada Selasa (13/6/2023).

Aliansi Demokrasi untuk Papua (AlDP) mencatat sepanjang 2022 setidaknya ada 9.205 anggota TNI/Polri dengan kualifikasi tempur dan intelijen di kirim ke Tanah Papua. Mereka terdiri dari 7.850 prajurit TNI, dan 1.355 polisi.

Siregar menyatakan pengerahan banyak pasukan ke Tanah Papua gagal mengakhiri konflik. Pengerahan pasukan TNI/Polri itu menambah eskalasi konflik bersenjata dan menimbulkan korban dair pihak TNI, Polri, kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), maupun warga sipil.

Laporan Komnas HAM Papua 2022 mencatat setidaknya 10 prajurit TNI meninggal dunia, 14 prajurt TNI lainnya luka-luka. Pada tahun yang sama, empat polisi meninggal dunia, dan tiga polisi lainnya mengalami luka-luka.

Selain itu, sepanjang 2022 ada lima anggota TPNPB meninggal dunia.  Sejumlah 39 warga sipil meninggal dunia, dan 10 orang terluka.

BERITATERKAIT

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

“Korban berjatuhan banyak, baik korban TNI, korban TPNPB. Tetapi paling utama adalah korban dari masyarakat sipil, karena eskalasi konflik bersenjata terus meningkat,” ujar Siregar.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Ia menyatakan sejauh ini pengerahan pasukan TNI/Polri ke Papua tidak melalui prosedur yang benar. “Itu [pengerahan pasukan] di Papua masuk kategori Operasi Militer Selain Perang. Itu kan harus minta persetujuan DPR RI. Apakah Presiden sebagai panglima tertinggi melakukan itu atau tidak? Nampaknya tidak. Artinya, [pengerahan pasukan ke Papua itu] tidak melalui mekanisme yang benar,” katanya.

Siregar juga menyatakan perlu adanya investigasi yang independen terkait peristiwa yang terjadi di Papua. Investigasi ini menjadi penting supaya tidak terjebak dengan narasi yang terus muncul dari TNI/Polri maupun TPNPB.

“Kami punya banyak pengalaman, dibilang ‘ini pelakunya’, tetapi [ketika] diinvestigasi pelakunya beda. Perlu investigasi [terhadap korban] yang [yang dibunuh] karena dia [dianggap] mata-mata, baik yang ditembak TNI/Polri maupun ditembak TPNPB. Itu semua harus diinvestigasi. Pernyataan yang sifatnya politisi harus [diverifikasi] melalui proses investigasi yang akuntabel untuk melihat benarkah dia mata-mata atau bukan,” ujarnya.

Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP), Septer Manufandu menyatakan ada banyak pendekatan yang bisa dipakai untuk menyelesaikan konflik di Papua—baik itu referendum, perang, dialog damai, hingga melalui pemberian otonomi khusus. Manufandu menyatakan (JDP) memilih dialog damai sebagai resolusi konflik di Papua.

Manufandu menyatakan Papua merupakan daerah yang mengalami konflik bersenjata terlama di Indonesia. Menurut JDP, kata Manufandu, dialog damai diterima semua pihak, serta tidak mengorbankan nyawa.

Manufandu menyatakan JDP telah menyusun konsep dialog damai Jakarta-Papua. Konsep itu telah disosialisasikan di 42 kabupaten di Tanah Papua melalui pendekatan teritorial maupun kategorial.

Ia berharap semua pihak yang berkonflik maupun yang terkena dampak konflik akan mendukung dialog damai. “Itu cara terbaik,” katanya. (*)

Tags: AlDPAliansi Demokrasi untuk PapuaDialog DamaiDialog Damai PapuaJaringan Damai PapuaJDPKonflik Bersenjata di Tanah Papuakonflik PapuaPengiriman Pasukan ke PapuaPolriTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Warga sipil ditembak di Maybrat

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan Centralized Drone Command Center - Dok. Puspen TNI

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

July 16, 2026

Dikhawatirkan terjadi konflik lanjutan di Tanah Papua setelah pilot Amerika tewas

July 4, 2026

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

July 2, 2026

TPNPB claims to have killed one TNI soldier in Intan Jaya, seven other wounded

June 30, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

September 20, 2026
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

0
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

0
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara