• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Kasus Penyanderaan Pilot:Selain Paro, Warga 4 Distrik Terdekat Ikut Mengungsi

February 19, 2023
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
penyanderaan

Anggota Yonif Raider 514/SY membantu menyeberangkan ratusan masyarakat Distrik Paro yang menyeberang Sungai Kenyam - doc.Korem 172/Praja Wira Yakthi

0
SHARES
25
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pihak Gereja menyebut, selain Distrik Paro, terdapat empat distrik lain yang ikut terdampak hingga membuat masyarakat kampung harus mengungsi pascaperistiwa pembakaran pesawat Susi Air yang berujung penyanderaan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens, 37 tahun, warga berkebangsaan Selandia Baru, pada Selasa, 7 Februari 2023 lalu.

Keempat distrik yang berdekatan dengan distrik Paro adalah Yuguru, Geselama, Yenggelo dan Mapenduma.

Ketua Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, Pdt. Tilas Moom, M.Th mengatakan, respon masyarakat untuk mengungsi ke daerah lain hingga lintas kabupaten itu, berangkat dari trauma masa lalu yang melibatkan konflik bersenjata antara pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Umat kami, baik dari Kingmi di Tanah Papua dan GKII, tersebar di kampung-kampung dan distrik-distrik itu. Begitu masalah itu (penyanderaan), mereka tahu harus lari ke daerah yang aman. Mereka jalan kaki lewat hutan-hutan itu, ke ibukota (Kenyam) atau bisa sampai ke Wamena, Timika. Karena pengalaman dulu, seperti di Mapenduma tahun 1996, penyanderaan juga dan operasi militer kejar OPM (TPNPB), itu rumah-rumah umat kami hancur, kebun-kebun hancur, babi ternak mati. Gereja-gereja juga hancur. Pendeta dan umat kami juga dapat tembak, mati. Jadi pengalaman itu buat umat gereja kami selalu takut jadi pasti lari ke daerah lain, seperti Timika atau Wamena,” kata Pdt. Tilas Moom, di Jayapura, Jumat (17/02/2023).

Pdt. Tilas menjelaskan, berdasarkan laporan dari Koordinator Gereja Kingmi Kabupaten Nduga, Pdt. Eliazer Tabuni di Kenyam, pihaknya mengalami kendala untuk memantau dan mendata umat gereja dari distrik-distrik lain yang sudah meninggalkan tempat mereka beberapa hari pasca penyanderaan pilot Susi Air tersebut.

Pdt. Tilas menjelaskan, upaya masyarakat mengungsi melalui tiga jalur tujuan. Pertama, warga dari distrik Paro ke Kenyam. “Yang jalur ini, mereka harus keluar dari Paro baru bisa pakai mobil dan jemputan heli. Mereka yang sudah ada di pos pengungsi dan rumah keluarga di Kenyam,” jelasnya.

Jalur kedua dan ketiga, warga keluar dari Paro ke Agimuga untuk tujuan Timika dan Paro ke Mapenduma untuk jalur ke Wamena.

BERITATERKAIT

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

“Dulu masih bisa komunikasi. Sekarang kami belum tahu mereka posisi dimana. Apakah sudah di Agimuga atau sudah di Timika. Lalu jalur ketiga, dari Paro ke Mapenduma, untuk lanjut ke Mugi dan Jigi, ini mereka yang mau ke ke Wamena. Tapi sama juga, belum ada kabar mereka sudah sampai dimana. Kami tidak tahu karena tidak bisa telepon, jaringan tidak ada. Jadi Koordinator kami sedang standby saja di Kenyam, tunggu kabar [dari umat yang mengungsi],” lagi kata Pdt. Tilas.

Kendala transportasi, komunikasi, keamanan

Pihak Gereja juga mengaku mengalami kendala dalam melakukan pemantauan secara langsung terhadap masyarakat yang menjadi basis umat Kingmi di Tanah Papua dan GKII tersebut.

“Kendala kami mulai dari transportasi udara maupun darat yang terputus setelah penyaderaan ini, kemudian jaringan komunikasi kami tidak bisa telepon,” kata Pdt. Tilas.

Selain itu, Pdt. Tilas mengatakan, Koordinatornya bersama sejumlah pendeta di daerah pun mengaku tidak bisa menempuh kampung-kampung tersebut dengan berjalan kaki karena tidak adanya jaminan keamanan dan keselamatan.

“Hamba Tuhan kami yang ada di daerah sebenarnya siap untuk ke kampung-kampung tetapi khawatir tidak ada jaminan. Hanya bisa jalan kaki, kalau orang di kampung bisa jalan 2-3 hari, tetapi orang-orang pakai senjata ini ada kuasai hutan, kami takut. TNI pegang senjata, OPM juga pegang senjata, jadi koordinator kami tunggu kabar di ibukota saja,” katanya.

Lintas Denominasi

Pimpinan tertinggi organisasi gereja Kingmi di Tanah Papua ini menjelaskan, Kabupaten Nduga, terutama distrik-distrik yang terdampak hingga melahirkan pengungsian warganya ini merupakan basis umat dari Kingmi di Tanah Papua dan GKII. Meski berbeda denominasi, Pdt Moom berharap semua pihak, baik dari denominasi gereja berbeda maupun beda agama sekalipun, untuk melihat persoalan ini sebagai perhatian bersama.

“Berbicara untuk menolong masyarakat biasa, umat Tuhan, ini tidak pandang denominasi gereja dan agama. Semua masyarakat biasa harus dilindungi, jadi Nduga ini, memang basis dari umat Kingmi di Tanah Papua dan GKII. Biar denominasi lain, tapi sebagai hamba Tuhan, sebagai gembala, pendeta, maka semua umat harus kita lindungi, jaga sama-sama,” demikian ucap Pdt. Tilas Moom.

Senada, Sekretaris Sinode Kingmi di Tanah Papua, Pdt. Dominggus Pigay, M.Th mengharapkan perhatian dan pantauan dilakukan oleh semua pihak terhadap kasus Nduga.

“Masalah yang menimpa masyarakat umat Tuhan di Nduga ini bukan baru terjadi kemarin di pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot ini, tetapi sudah ada masalah-masalah termasuk pelanggaran HAM yang menimpa umat kami selama bertahun-tahun. Banyak masalah tidak pernah terselesaikan yang makan korban jiwa, gara-gara TNI dan TPNPB ini. Jadi mau perang, ya itu urusan tapi kami minta komandan-komandan tolong jamin masyarakat kami tidak jatuh korban lagi,” harap Pdt. Dominggus.

Pdt. Dominggus mengatakan, masyarakat selalu menjadi korban dari persoalan keamanan dan politik Papua-Jakarta. Untuk meminimalisir persoalan ini, ia mengatakan Gereja Kingmi di Tanah Papua mendukung pendekatan persuasif dan membangun negosiasi untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut demi meminimalisir kekerasan dan bentuk-bentuk pelanggaran HAM.

“Kami harap tidak ada baku tembak lagi, tidak ada heli-heli terbang dan jatuhkan ini itu di atas kampung-kampung umat kami di Ndugama, tidak boleh. Jadi kami dengar pemerintah dan aparat keamanan lakukan upaya persuasif untuk bicara, kami pikir ini baik. Semoga jalan terbuka dan umat kami bisa kembali ke kampung hidup tenang, ke gereja tanpa takut dan ke kebun juga bebas,” harapnya.

Sebelumnya, Dansatgas Yonif Raider 514/SY Letkol Inf Rinto Wijaya menurunkan 2 tim evakuasi gabungan TNI-POLRI yang dipimpin oleh Lettu Inf Anggika selaku perwira teritorial Satgas ke lokasi warga yang akan menyeberang ke Kenyam, Ibukota Nduga pada Senin (13/2/2023)

Tim evakuasi gabungan bergerak menuju sungai Kenyam yang sangat deras untuk mengevakuasi ratusan masyarakat Distrik Paro yang harus mengungsi pascaperistiwa pembakaran pesawat Susi Air yang berujung penyanderaan pilot Susi Air. Kendaraan Angkut personil TNI-POLRI dan Pemda turut serta berpartisipasi dalam proses evakuasi masyarakat tersebut.

“Kami akan terus melanjutkan pengabdian kami tanpa henti kepada masyarakat serta bersatu padu TNI-POLRI dan Pemda setempat bahu membahu mewujudkan keamanan Kabupaten Nduga.” Tegas Letkol Inf Rinto Wijaya dalam rilis yang diterima Jubi.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Papua Pegunungan, terdapat 167 warga Distrik Paro yang telah berjalan kaki kurang lebih dari 7 hari tanpa bekal logistik yang memadai. Di Kenyam, para pengungsi diberikan pemeriksaan awal kesehatan di RSUD Kenyam dan diberikan perawatan secara medis.(*)

Tags: Aksi TPNPBKabupaten NdugaPapuaPenyanderaan Pilot Susi AirSinode Gereja Kingmi Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Masyarakat sipil Papua Barat

Masyarakat sipil Papua Barat menyerukan akses untuk PBB dan Pasifik

October 22, 2026
Janji Prabowo selesaikan masalah Papua

Koalisi tagih janji Prabowo selesaikan masalah politik Papua secara damai

October 20, 2026

Wagub Papua apresiasi Papuan Leaders Bootcamp II

October 20, 2026

Kunjungan Sekjen PBB mesti menjadi momentum membuka masalah dekolonisasi Papua Barat

October 19, 2026

Gubernur Nawipa: Gereja berperan penting dalam pembangunan masyarakat Papua

October 17, 2026

Kriya Papua Ticha tampil di pameran internasional Korea Selatan

October 16, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara