• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Lapago

1.659 warga Distrik Okbab di Pegunungan Bintang mengungsi akibat longsor

Longsor menyebabkan sejumlah fasilitas publik dan rumah penduduk rusak

August 13, 2024
in Lapago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: CR-13 - Editor: Syofiardi
Okbab

Ribuan Warga Kampung Borban saat bergerak menuju ke Kamp Pengungsian darurat di sebelah utara Kampung Borban baru-baru ini. -Jubi/Dok Nagai Urwan

0
SHARES
672
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sebanyak 1.659 warga mengungsi akibat musibah tanah longsor yang menimpa Kampung Borban, Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan. Hal itu dikatakan Nagai Urwan, guru SD YPPGI Okbab di Borban melalui pesan WhatsApp kepada Jubi, Kamis (2/5/2024).

Nagai Urwan mengatakan musibah tanah longsor yang menimpa Kampung Borban terjadi pada Minggu, 14 April 2024. Longsor akibat hujan deras yang tiada henti disertai petir yang dahsyat. Di beberapa titik tanah retak dan terjadi pergeseran tanah yang bergelombang.

“Titik pertama terjadi di Singpanengi, kemudian titik kedua di bawah Perumahan Sosial menuju Kampung Sabin, baru titik ketiga bertempat di halaman Perumahan Sosial, itu terjadi pada hari pertama,” katanya.

Urwan menyebutkan pergeseran tanah yang dahsyat justru terjadi pada hari kedua, berturut-turut siang hingga malam. Pusat lokasnya di belakang gedung kantor Puskesmas Okbab. Kemudian disusul di Balai Kampung Boran dan berlanjut sampai ke dusun Kampung Kwelempal yang berjarak kira-kira 500 meter. Sasaran longsor berikutan di gedung SD YPPGI Okbab yang hampir terbawa hanyut.

“Longsor itu terus berlanjut selama lima hari di Kampung Borban, akibatnya di rumah Bapak mantan ketua Klasis terjadi retakan tanah yang diperkirakan 2 sampai 3 meter,” ujarnya.

Pada hari kelima, lanjutnya, longsor melebar dan juga memanjang, kembali dari titik pertama, yaitu di Singpannegi sampai di ujung Kampung Kwelempal. “Sekitar pukul 21.25 WIT situasi semakin memburuk, sangat mencekam, sehingga warga yang masih tersisa semua mengungsi ke kamp darurat,” katanya.

Sekretaris Tim Penanganan Bencana Tanah Longsor Kampung Borban, Marinus Kasipka SIP mengatakan pihaknya bergerak cepat melaporkan situasi dan kondisi longsor yang dialami masyarakat Kampung Borban tersebut kepada kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pegunungan Bintang di Oksibil. Rombongan kemudian terbang ke Okbab dan melakukan pemantauan di lokasi di Kampung Borban.

BERITATERKAIT

Pencarian lima pekerja Freeport masih berlanjut

Longsor Grasberg Freeport: Dua pekerja ditemukan meninggal, lima masih hilang

Gubernur Papua Barat salurkan bapok ke kawasan longsor di Pegunungan Arfak

7 warga meninggal dunia akibat longsor di Mimika

“Tim melihat langsung ke lokasi dan menemukan pergeseran tanah dan retakan tanah akibat longsor dan hujan lebat yang menimpah Kampung Borban,” katanya.

Jumlah korban longsor

Kasipka mengatakan jumlah korban tanah longsor di kamp pengungsian yang terdata sebanyak 1.659 orang. Korban terdiri dari 195 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari pengungsi laki-laki 750 orang dan perempuan 900 orang, ditambah 9 orang yang rentan. Para pengungsi ditampung pada 7 posko pengungsian.

Okbab
Warga Kampung Borban di kamp pengungsian darurat di Tepdamgon, sebelah utara Kampung Borban pada Selasa (16/4/2024). –Jubi/Dok Nagai Urwan

Kamp 1 posko utama dihuni oleh tim lokal dan tim medis sebanyak 50 orang. Posko 2 tim pemantau sebanyak 136 orang merupakan petugas keamanan. Posko 3 di Namin sebanyak 152 orang warga. Kamp 4 sebanyak 165 warga Bum. Kamp 5 di Dusun Kwelempal 154 pengungsi dan Kamp 6 sebanyak 170 pengungsi warga Tepdam. Terakhir, Kamp 7 sebanyak 136 pengungsi warga Kalka.

Kasipka juga menyampaikan banyak fasilitas publik  yang rusak akibat bencana tanah longsor itu, di antaranya fasilitas Pemerintah Distrik yang terdiri dari gedung kantor distrik, rumah pejabat distrik, dan rumah para staf distrik. “Semuanya mengalami kerusakan yang cukup berat,” katanya.

Ia menambahkan, ada juga fasilitas kesehatan yang rusak, seperti gedung Puskesmas, perumahan kesehatan, ruang lampu, dan sebagainya. Lalu fasilitas pendidikan, mulai dari SD YPPGI Okbab hingga SMP Okbab. Kemudian perumahan, termasuk rumah warga yang hampir semuanya rusak parah.

“Kalau peternakan, perikanan, dan lahan kebun itu semua rata habis. Namun dalam musibah longsor itu tidak satupun warga korban meninggal dunia, semuanya selamat,” ujarnya.

Berselang seminggu kemudian barulah Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang atau mengirimkan bantuan bahan makanan dan perlengkapan tidur bagi 1.659 warga Kampung Borban yang mengungsi akibat tanah longsor di kampung tersebut.

Bantuan dilepas Sekretaris Daerah Pegubin Jeni Linthin didampingi Asisten I Setda Pegubin Nicolaus Uropmabin pada Selasa, 23 April 2024 di Bandara Oksibil. Bantuan diangkut menggunakan pesawat AMA sebanyak empat kali penerbangan dan langsung didrop ke lapangan terbang Distrik Okbab. (*)

Tags: Bencana LongsorLongsor OkbabPengungsi Longsor
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

freeport

Pencarian lima pekerja Freeport masih berlanjut

September 26, 2025
freeport

Longsor Grasberg Freeport: Dua pekerja ditemukan meninggal, lima masih hilang

September 21, 2025

Gubernur Papua Barat salurkan bapok ke kawasan longsor di Pegunungan Arfak

May 23, 2025

7 warga meninggal dunia akibat longsor di Mimika

July 14, 2024

Potensi longsor susulan di Enga, Papua Nugini, ribuan orang bersiap dievakuasi

May 28, 2024

Longsor di Papua Nugini, masyarakat yang tadinya ramai kini tinggal ‘tumpukan batu’

May 28, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Gempa di lepas lantai Vanuatu

Gempa 6,9 SR terjadi di lepas pantai Vanuatu, peringatan tsunami dibatalkan

October 25, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

0
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

0
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

0
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

0
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

0
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

0
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara