Bintang Kejora berkibar lagi di dua tempat di Wamena

Author : Islami Adisubrata

Editor : Syam Terrajana

 

Wamena, Jubi – Bendera Bintang Kejora kembali berkibar di Kota Wamena, Jayawijaya, Selasa (31/5/2022) pagi sekitar pukul 05.00 WP. Kali ini dua titik menjadi tempat dikibarkannya Bintang Fajar, yaitu di pertigaan Jalan Trikora-Patimura dan ujung pagar Kantor Balai Taman Nasional Lorenz (Distrik Hubikiak).

Kapolres Jayawijaya, AKBP Muh. Safei A.B saat dikonfirmasi mengatakan hal itu menjadi bagian dari protes masyarakat di Jayawijaya, atas kegiatan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) yang melakukan deklarasi Daerah Otonom Baru (DOB). “Namun secara keseluruhan, situasi Kamtibmas di Jayawijaya aman terkendali,” kata Safei di Mapolres, Selasa (31/5/2022).

Menurut Kapolres, siapa yang menaikkan bendera tersebut selama dua hari ini, belum bisa dipastikan apakah pelakunya sama atau tidak, karena masih diperlukan penyelidikan.

“Kalau ada CCTV yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, kepolisian akan coba melihat waktu ke Waktu untuk melihat siapa yang melakukan aktifitas itu,” katanya.

Sehari sebelumnya, Bendera Bintang Kejora juga berkibar di Pasar Sinakma, Wamena. Pihak keamanan telah melakukan patroli rutin yang ditingkatkan.

Pada kejadian kedua kalinya, hari ini, cuaca di Wamena sedang hujan sejak malam hingga pagi. Polisi melakukan patroli penyisiran di pinggiran hingga dalam kota.

BERITATERKAIT

“Polisi juga manusia. Mungkin waktunya juga dipelajari dan pada saat itu juga hujan deras hingga pagi hari, sehingga (ada pihak yang ) memanfaatkan momen patroli, ketika sudah lewat baru (bendera Bintang Kejora) dinaikkan,” katanya.

Sebelumnya, pada Senin 30 Mei 2022 Bintang Kejora berkibar di Pasar Sinakma, Wamena. Bahkan di pemberitaan Jubi sebelumnya, TPNPB pun telah mengeluarkan pernyataan jika mereka bertanggungjawab atas pengibaran tersebut.

Pengibaran bendera Bintang Kejora sebagai tindak lanjut surat terbuka dari pimpinan TPNPB wilayah Lapago (27/5) Purom Wenda, kata Juru Bicara TPNPB, Sebi Sambom kepada Jubi TV melalui siaran pers, Senin (30/5/2022).

Sebi menegaskan, pengibaran bendera bintang kejora sebagai bentuk perlawanan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama oknum-oknum yang mengatasnamakan diri dari LMA yang  mendukung pemekaran. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Gobai warns military presence could perpetuate violence in Paniai

Jayapura, Jubi – Deputy Speaker IV of the Central Papua Legislative Council (DPR Papua Tengah, John NR Gobai, has alleged [...]

Kamuyend clan’s black cross burned amid customary land dispute in Merauke

Jayapura, Jubi – Unidentified individuals have damaged and burned a black cross erected by the Kamuyend clan as a traditional [...]

WVI launches public campaign to support more than 5,000 children in Papua

Jayapura, Jubi – World Vision Indonesia (Wahana Visi Indonesia – WVI) has relaunched its Baca Tanpa Batas (Read Without Limits) [...]

Nduga shooting victims’ families ask Papua Legal Aid Institute to oversee investigation

Jayapura, Jubi – The families of three residents shot in Nduga Regency, Highland Papua Province, on October 23, 2026, have [...]

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist