• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Koalisi Masyarakat Sipil serukan penghentian pembangunan batalyon dan PSN di Tanah Papua

February 7, 2026
in Rilis Pers
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Koalisi Masyarakat Sipil

Ilustrasi aksi damai pimpinan gereja bersama umat menolak pembangunan Batalyon TNI di Biak Papua pada Rabu (4/2/2026). Dok/IST.

0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Koalisi Masyarakat Sipil menyerukan, agar negara menghentikan pembangunan batalyon di Tanah Papua dan Proyek Strategis Nasional atau PSN yang tidak sejalan dengan kehendak rakyat Papua.

Seruan itu disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil dalam siaran pers tertulis yang diterima Jubi, Sabtu (7/2/2026). Koalisi Masyarakat Sipil terdiri dari Centra Initiative, Imparsial, PBHI, KPI, HRWG, Raksha Initiative, dan De Jure.

Koalisi menyatakan seruan Sinode GKI Di Tanah Papua dan solidaritas bersama dengan dewan adat, tokoh pemuda, dan elemen perjuangan di Tanah Papua, terkait PSN, pembangunan batalyon baru, dan pangkalan militer di Papua harus menjadi perhatian serius.

Tidak hanya tentang pendekatan negara terhadap Tanah Papua, juga secara praktis harus memperhatikan hak-hak masyarakat, terutama masyarakat adat.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Menurut Koalisi, seruan ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan Tanah Papua dilakukan secara direktif dari pusat, tanpa adanya partisipasi bermakna dari masyarakat Papua.

Padahal, proyek dan program yang dibuat oleh Pemerintah selama ini di Tanah Papua, dan tidak melibatkan masyarakat adat Papua justru berpotensi gagal.

“Apalagi, mayoritas penduduk Papua terdapat masyarakat adat yang harus diberikan perhatian khusus,” tulis Koalisi Masyarakat Sipil dalam siaran persnya.

BERITATERKAIT

Gereja dan lembaga pendidikan perlu edukasi masyarakat untuk mempertahankan tanah adatnya

PSN dan MBG, janji kesejahteraan yang melahirkan penderitaan

PSN, instrumen pemerintah merampas tanah masyarakat adat Papua

Sikap PGI terhadap PSN dan militerisme di Tanah Papua patut didukung

Selain itu lanjut Koalisi, pembangunan batalyon yang sudah dikeluhkan oleh masyarakat melalui seruan menunjukkan pendekatan militeristik di Tanah Papua tidak efektif lagi.

Sebab, alih-alih memberikan yang terbaik untuk masyarakat di Tanah Papua, pembangunan batalyon baru justru menebar dan meluaskan teror kepada masyarakat di sana.

Penambahan batalyon dinilai justru menaikkan potensi kekerasan kepada penduduk Papua dan potensial tidak akuntabel dalam pelaksanaannya.

“Negara harus mengevakuasi dan merefleksi terhadap situasi Papua dan keberadaan TNI di Papua beberapa tahun terakhir yang cenderung memunculkan kekerasan dan pelanggaran HAM.”

Koalisi Masyarakat Sipil pun menyampaikan poin pernyataan, pertama pemerintah dan DPR seharusnya memperhatikan seruan yang sudah dibuat oleh masyarakat di Tanah Papua tentang pembangunan PSN, batalyon baru, dan pangkalan militer baru di Tanah Papua.

Negara harus meninjau dan menghentikan dahulu proyek dan program yang sedang berjalan, mengevaluasi, dan memastikan partisipasi masyarakat adat.

Kedua, pemerintah harus menghormati Prinsip Free Prior Informed Consent (PFPIC) dari masyarakat adat dalam melaksanakan proyek dan progran pembangunan di Papua, karena prinsip ini telah menjadi kesepakatan global.

Ketiga, membatalkan pembangunan batalyon baru dan pangkalan militer baru di Tanah Papua sebagai upaya dan komitmen Pemerintah Indonesia membangun Tanah Papua Damai.

Keempat, DPR harus memberikan arahan dan pengawasan kepada pemerintah untuk memastikan pembangunan pembangunan dan pengerahan militer yang semakin massif di Papua, serta memastikan Tanah Papua tidak mengarah pada militerisasi. (*)

Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

Tags: BatalyonKoalisi masyarakat sipilMiliterPSN
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

BMP

BMP canangkan program Kota Jayapura bersih

February 7, 2026
PGI

Sikap PGI terhadap PSN dan militerisme di Tanah Papua patut didukung

February 6, 2026

YKKMP salurkan bantuan alat tulis bagi anak pengungsi di Jayawijaya

February 2, 2026

Koalisi: Danton Yonif TP 817 jangan intervensi konflik tanah masyarakat adat dengan investor

January 26, 2026

Polisi didesak bebaskan 11 orang yang ditangkap di halaman Gereja Katedral Merauke

January 26, 2026

Mahasiswa tolak aparat keamanan dan investasi di Pegunungan Bintang

January 24, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
BMP

BMP canangkan program Kota Jayapura bersih

February 7, 2026
Kartu Identitas Anak (KIA) Kabupaten Jayapura

Capaian penerbitan KIA di Kabupaten Jayapura masih rendah

February 7, 2026
Pendidikan

Gereja dan lembaga pendidikan perlu edukasi masyarakat untuk mempertahankan tanah adatnya

February 7, 2026
PSN dan MBG

PSN dan MBG, janji kesejahteraan yang melahirkan penderitaan

February 6, 2026
PSN

PSN, instrumen pemerintah merampas tanah masyarakat adat Papua

February 6, 2026
Persipura Jayapura

Seberapa siap Persipura mengejar tiket promosi?

February 6, 2026
DPRK Tambrauw

DPRK Tambrauw dorong pemetaan wilayah adat jadi dasar kebijakan pemerintah

February 6, 2026
Gereja

GKI Tanah Papua tolak pembangunan batalyon dan bandar antariksa, Dewan Adat Byak akan gelar Peradilan Adat

February 5, 2026
Persipura Jayapura

Seberapa siap Persipura mengejar tiket promosi?

February 6, 2026
utra mantan Perdana Menteri PNG,

Putra mantan PM PNG Sir Julis Chan memimpin di kursi regional

February 4, 2026
Pemprov Papua Tengah

Para kepsek berterimakasih kepada Pemprov Papua Tengah terkait bantuan pendidikan

February 4, 2026
PGI

Sikap PGI terhadap PSN dan militerisme di Tanah Papua patut didukung

February 6, 2026
DPRK Tambrauw

DPRK Tambrauw dorong pemetaan wilayah adat jadi dasar kebijakan pemerintah

February 6, 2026
TPNPB

TPNPB klaim tembak empat BIN yang menyamar sebagai guru di Yahukimo

February 3, 2026
BMP

BMP canangkan program Kota Jayapura bersih

0
Kartu Identitas Anak (KIA) Kabupaten Jayapura

Capaian penerbitan KIA di Kabupaten Jayapura masih rendah

0
Pendidikan

Gereja dan lembaga pendidikan perlu edukasi masyarakat untuk mempertahankan tanah adatnya

0
PSN dan MBG

PSN dan MBG, janji kesejahteraan yang melahirkan penderitaan

0
PSN

PSN, instrumen pemerintah merampas tanah masyarakat adat Papua

0
Persipura Jayapura

Seberapa siap Persipura mengejar tiket promosi?

0
DPRK Tambrauw

DPRK Tambrauw dorong pemetaan wilayah adat jadi dasar kebijakan pemerintah

0

Trending

  • Gereja

    GKI Tanah Papua tolak pembangunan batalyon dan bandar antariksa, Dewan Adat Byak akan gelar Peradilan Adat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seberapa siap Persipura mengejar tiket promosi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putra mantan PM PNG Sir Julis Chan memimpin di kursi regional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Para kepsek berterimakasih kepada Pemprov Papua Tengah terkait bantuan pendidikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sikap PGI terhadap PSN dan militerisme di Tanah Papua patut didukung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara