• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

DPRK Tambrauw dorong pemetaan wilayah adat jadi dasar kebijakan pemerintah

February 6, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
DPRK Tambrauw

Ketua Fraksi Otsus DPRK Tambrauw, Steven Soter Hae saat sebagai masyarakat adat melakukan pemetaan beberapa tahun lalu. Jubi/IST

0
SHARES
236
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Pemetaan wilayah adat yang telah dilakukan masyarakat adat di Distrik Ases, Mawabuan, Ireres, dan Miyah Selatan, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya dinilai sejalan dengan amanat konstitusi dan kebijakan otonomi khusus Papua. Ketua Fraksi Otonomi Khusus DPRK Tambrauw, Steven Soter Hae, menegaskan bahwa pemetaan tersebut harus menjadi dasar kebijakan pemerintah pusat dan daerah agar pengakuan hak masyarakat adat tidak berhenti pada wacana, tetapi diwujudkan melalui regulasi resmi guna mencegah konflik dan perampasan tanah atas nama pembangunan.

“Kami di DPRK akan berdiri bersama masyarakat adat. Pemetaan ini harus menjadi dasar kebijakan daerah. Jangan lagi buat kebijakan di atas tanah adat tanpa persetujuan pemilik tanah,” ujarnya kepada wartawan Jubi melalui sambungan telepon, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya putusan MK 35 menegaskan hutan adat bukan hutan negara. “Otsus Papua mengakui orang asli Papua sebagai subjek utama pembangunan tapi semua itu percuma kalau tidak diwujudkan dalam kebijakan daerah,” katanya.

Ia mengkritik pemerintah daerah yang dinilai lamban dalam menetapkan dan mengakui wilayah adat secara resmi. “Harus ada Perda, harus ada keputusan resmi, harus ada pengakuan wilayah adat secara hukum. Kalau tidak, konflik tanah akan terus terjadi,” katanya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Untuk itu Steven menegaskan bahwa DPRK Tambrauw, khususnya Fraksi Otsus, akan mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam pengakuan wilayah adat.

Konsolidasi masyarakat adat di Distrik Ases, Mawabuan, Ireres, dan Miyah Selatan telah berlangsung beberapa tahun terakhir, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat adat, mulai dari kepala suku, tokoh adat, pemuda, perempuan adat, hingga para tetua kampung sebagai saksi sejarah penguasaan wilayah.

Dalam kegiatan ini, masyarakat adat mendokumentasikan sejarah wilayah, batas-batas adat, sistem pengelolaan hutan, sungai, gunung, kebun, dan ruang hidup mereka.

BERITATERKAIT

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

LBH Papua kecam aksi cabut Salib Merah di Kampung Nakias, Merauke

Kain dan cat merah, upaya masyarakat adat Papua jaga paru-paru dunia

Pemetaan wilayah adat dilakukan secara partisipatif dengan menggali pengetahuan lokal para tetua adat yang memahami sejarah migrasi marga, batas alam, situs sakral, serta relasi sosial ekologis masyarakat Tambrauw.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Tambrauw sendiri dikenal sebagai kabupaten konservasi, dengan sekitar 80% wilayahnya berupa hutan yang berfungsi sebagai lindung dan konservasi.  Wilayah ini juga memiliki potensi pariwisata tinggi, termasuk habitat penyu belimbing terbesar di dunia di Pantai Jamursba Medi dan kekayaan alam seperti burung cenderawasih serta tradisi budaya unik seperti Barapen

“Tanah Papua adalah tanah hidup, tanah bersejarah, tanah orang asli. Kalau negara terus mengabaikan ini, maka konflik akan terus terjadi,” ujar Steven Soter Hae.(*)

 

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: DPRK tambrauwtolak PSN
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026

Pertamina pastikan harga BBM tak berubah, Perindagkop Manokwari: Kami akan sidak

April 1, 2026

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026

Kasus pembunuhan ART di manokwari dilimpahkan ke Jaksa

April 1, 2026

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

April 3, 2026
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

April 2, 2026
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

April 2, 2026
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

April 2, 2026
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Kadis pendidikan

Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

March 31, 2026
ekskavator

Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

April 1, 2026
pasifik

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
Residents evacuate one of the victims reportedly killed by gunfire during a police sweep in Kamuu District, Dogiyai Regency, Central Papua, Tuesday (March 31, 2026) - Supplied

Six civilians reported killed in Dogiyai incident

0
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

0
Fuel refueling activity at a gas station (SPBU) - Supplied

Pertamina confirms stable fuel prices : Manokwari Trade Office to conduct spot checks

0
KONI Papua

KONI Papua agendakan raker dan musorprov usai Paskah

0
Ditembak

Enam warga dilaporkan tewas dalam peristiwa di Dogiyai

0
BMKG

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

0

Trending

  • beasiswa

    Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Papua Tengah buka rekrutmen tenaga guru kontak daerah 3T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan ekskavator tiba di Sorong Selatan, warga diimbau waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara