Jayapura, Jubi – Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia atau DPC RI BMP Kota Jayapura mencanangkan program “Kota Jayapura Bersih”, Sabtu (7/2/2026).
Pencanangan dilakukan di halaman gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) yang ditandai pelepasan balon sebagai simbol dimulainya gerakan kebersihan.
Pencanangan itu diikuti aksi nyata dengan melakukan pembersihan Kali Sborhoinyi dan jalan di kawasan SMK Negeri 3 Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Lokasi ini dipilih sebagai titik awal pembersihan, dan akan terus berlanjut di berbagai titik di Kota Jayapura.
Puluhan relawan yang dilengkapi peralatan berupa sapu, sarung tangan, dan kantong sampah melalukan pembersihan di kawasan yang telah ditentukan.
Ketua DPC BMP RI Kota Jayapura, Bobby Awy mengatakan, gerakan yang diinisiasi BMP dengan sebutan program Lihat Sampah Angkat atau Lisa ini, menggandeng sejumlah komunitas pemuda, yakni Dewan Presidium Pemuda Adat Tani, Papua Muda Inspiratif, dan Black Danger Community (BDC) Persipura.
Menurut Bobby Awy, kegiatan ini merupakan respons terhadap arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang baru digelar belum lama ini.
Dalam rakornas itu, Presiden Prabowo menginstruksikan agar semua wilayah dari Sabang sampai Merauke harus bersih.
“Amanat ini disampaikan kepada kepala daerah yang merupakan representasi dari kami masyarakat,” kata Bobby Awy dalam siaran pers tertulis yang diterima Jubi, Sabtu (7/2/2026).
Katanya, aksi ini membuktikan bahwa masyarakat tidak hanya mendengar, tetapi langsung bertindak merespons instruksi presiden yang ditujukan kepada Wali Kota Jayapura.
Dalam aksi perdana itu, tim relawan berhasil mengumpulkan puluhan kantong sampah dari kali dan pinggiran jalan di samping SMK Negeri 3 Kotaraja.
“[Aksi pembersihan seperti] ini bukan hanya kali ini saja, tetapi merupakan awal dari pergerakan kami untuk terus menggerakkan kebersihan di Kota Jayapura,” ujarnya.
Bobby Awy mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk berpartisipasi aktif menjaga kebersihan lingkungan. Seba, jika seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam gerakan kebersihan, Kota Jayapura akan menjadi semakin bersih dan nyaman untuk ditinggali bersama.
Katanya ke depan, BMP dan komunitas pendukung akan terus mengevaluasi dan menentukan titik-titik lokasi lain yang membutuhkan aksi pembersihan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Kota Jayapura yang bersih dan berkelanjutan.
“Kita semua berhak berdiam di kota yang bersih, nyaman, dan aman. Semuanya berawal dari partisipasi kita sebagai masyarakat,” ucapnya. (*)






















Discussion about this post