• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Dua Warga Hilang, 2.300 Mengungsi Pasca Operasi Militer di Melagi, Lanny Jaya

November 11, 2025
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Alberth Yomo
Dua Warga Hilang, 2.300 Mengungsi Pasca Operasi Militer di Melagi, Lanny Jaya
0
SHARES
1.5k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Wamena, Jubi — Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) melaporkan dua warga sipil hilang dan lebih dari 2.300 orang mengungsi setelah operasi militer yang terjadi di Kampung Yigemili, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada 5 Oktober 2025.

Direktur Eksekutif YKKMP, Theo Hesegem, menyampaikan laporan ini dalam konferensi pers di Wamena, Senin (10/11/2025). Ia menyebut operasi gabungan yang melibatkan helikopter dan pasukan TNI dari berbagai arah dilakukan tanpa peringatan, ketika warga sedang bersiap menuju gereja untuk ibadah dan Perjamuan Kudus.

“Helikopter menembaki area perkebunan dan pemukiman. Warga panik dan lari mencari perlindungan ke gereja. Tidak ada tembakan balasan dari pihak TPNPB. Ini serangan brutal terhadap warga sipil,” ujar Hesegem.

Kronologi Penyerangan

Menurut laporan YKKMP, penyerangan dilakukan dengan dua helikopter dari arah barat, dua kompi pasukan dari arah utara, serta kendaraan taktis dari arah Tiom secara serentak.
Dalam peristiwa itu, Wiringga Walia Wenda (23 tahun) — yang diduga anggota TPNPB kelompok Puron Wenda — ditembak mati ketika berusaha melarikan diri ke hutan, sementara Yoban Kine Wenda (60 tahun), warga sipil, hilang tanpa jejak.

Saksi mata yang tak ingin disebutkan namanya menyatakan Yoban dibawa oleh anggota TNI menuju jalan utama arah Tiom. Namun, ketika keluarga menanyakan keberadaannya ke Pos TNI, aparat mengaku tidak tahu menahu karena pasukan operasi telah ditarik.

“Keluarga diberi waktu tiga jam untuk mencari korban, tapi lokasi yang jauh dan trauma membuat pencarian sangat sulit,” kata Hesegem.

BERITATERKAIT

Penembakan warga Maybrat: YKKMP surati Komnas HAM RI

KNPB Balim Barat desak presiden hentikan pengiriman militer ke Lanny Jaya

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

Rumah Dirusak, Warga Mengungsi

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

YKKMP mencatat 28 rumah warga rusak berat, 25 di antaranya adalah honai tradisional, satu dibakar, dan tiga rumah beratap seng dirusak aparat.
Seluruh barang warga — alat masak, tempat tidur, pakaian, dan peralatan kerja — dihamburkan, bahkan ternak dibiarkan lepas hingga memakan tanaman di kebun warga.

Pasca operasi militer itu, seluruh aktivitas sosial lumpuh: sekolah, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi berhenti total.

“Warga ketakutan, anak-anak trauma berat, dan pengungsi hidup dalam kekurangan makanan,” tulis laporan YKKMP.
Salah seorang pengungsi di Kampung Wuyukwi mengaku, “Kami hanya punya lima kilo beras. Kami masak untuk anak-anak, tapi orang dewasa tidak makan. Kami ingin pulang, tapi takut karena tentara masih ada di Unabunggu.”

Upaya Pencarian dan Pemasangan Baliho HAM

Tim Kemanusiaan YKKMP bersama tokoh gereja dan masyarakat Melagi telah tiga kali melakukan pencarian korban hilang sejak akhir Oktober, namun belum berhasil menemukan jasad mereka.

Pada 28 Oktober 2025, tim melakukan pencarian di lokasi kejadian dan memasang baliho bertuliskan ajakan menghormati hukum humaniter internasional dan perlindungan warga sipil di zona perang.
Pemasangan dilakukan setelah doa bersama yang dipimpin Pendeta Berpus Tabuni, Ketua Wilayah Melagi, dan disaksikan langsung oleh Danpos TNI Melagi.

“Kami pasang baliho sebagai tanda seruan moral agar militer menghormati kehidupan warga sipil dan tidak melakukan kekerasan di kampung,” kata Hesegem.

Data Korban Menurut YKKMP

Kategori Nama / Jumlah Status / Keterangan
Korban meninggal dunia Wiringga Walia Wenda (23) Ditembak saat operasi militer, 5 Oktober 2025
Korban hilang Yoban Kine Wenda (60) Warga sipil, hilang dari rumahnya pada hari yang sama
Pengungsi anak-anak ±300 jiwa Masih mengungsi
Pengungsi dewasa ±2.000 jiwa Masih mengungsi
Kepala keluarga terdampak ±900 KK Masih mengungsi
Rumah rusak / dibakar 28 unit (25 honai, 3 rumah seng) 1 dibakar, lainnya dirusak aparat

Rekomendasi YKKMP

Dalam pernyataannya, YKKMP meminta agar:

  1. TNI non-organik yang bertugas di Melagi bertanggung jawab atas hilangnya dua warga sipil dan segera mengungkap keberadaan mereka.
  2. Aparat tidak lagi melakukan intimidasi, teror, atau kekerasan terhadap warga sipil setelah para pengungsi dipulangkan.
  3. Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya segera menggelar pertemuan bersama Forkopimda dan lembaga kemanusiaan untuk memulangkan pengungsi secara aman.
  4. Diperlukan rekonsiliasi budaya antara warga dan aparat sebagai syarat pemulangan, difasilitasi oleh pemerintah dan YKKMP.
  5. Pemerintah provinsi dan kabupaten segera melakukan rehabilitasi rumah-rumah warga dan pemulihan psikologis pengungsi.

“Keadilan tidak bisa datang dari senjata. Kami meminta pemerintah berpihak pada warga sipil yang tak bersenjata,” tegas Hesegem.

Laporan YKKMP dari Melagi menambah panjang daftar krisis kemanusiaan di wilayah pegunungan tengah Papua akibat operasi militer. Dalam banyak kasus serupa di Nduga, Intan Jaya, dan Puncak, warga sipil menjadi korban utama: kehilangan rumah, ladang, bahkan anggota keluarga.

Sementara pemerintah pusat menyebut operasi dilakukan demi keamanan, di lapangan yang terdengar adalah suara helikopter, bukan suara sekolah dan gereja.

Di Melagi, 2.300 jiwa kini hidup dalam pengungsian, menunggu satu hal yang belum datang: jaminan keselamatan untuk pulang. (*)

Tags: Lanny JayaPasca operasi militerWarga hilangwarga mengungsiYKKMP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Penembakan warga Maybrat

Penembakan warga Maybrat: YKKMP surati Komnas HAM RI

August 18, 2026
KNPB Balim Barat desak Presiden tarik militer

KNPB Balim Barat desak presiden hentikan pengiriman militer ke Lanny Jaya

August 4, 2026

YKKMP: 122.931 warga di Tanah Papua masih hidup di pengungsian

June 21, 2026

Kelompok kerja masyarakat di Lanny Jaya dibantu material pembuatan bata

June 20, 2026

Lanny Jaya Students Submit Complaint to Papua Human Rights Commission

June 16, 2026

Teenager in Lanny Jaya Reportedly Killed After Stepping on Suspected Landmine

June 12, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

September 24, 2026
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

September 24, 2026
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

September 24, 2026
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

September 24, 2026
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

September 24, 2026
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

September 24, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Program Sekolah Sepanjang Hari

Program Sekolah Sepanjang Hari diluncurkan di Kabupaten Puncak Jaya

September 24, 2026
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

0
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

0
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

0
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

0
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

0
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

0
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara