Jayapura, Jubi – Menjelang pilkada serentak 27 November 2024, Tim Asistensi Damai Cartenz 2024 meninjau kesiapan pilkada di tiga kabupaten, diantaranya, Kabupaten Puncak dan Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, serta Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.
Di Kabupaten Puncak, Senin (18/11/2024), Tim Asistensi Operasi Damai Cartenz 2024 dipimpin Kaminops DC-2024, Kombes Pol Irfa Asrul Hanafi, bersama sejumlah pejabat penting dalam Satgas Damai Cartenz 2024, seperti Kasatgas Ban DC-2024 AKBP Egia Kusumawiatmajaya, Wakasatgas Tindak DC-2024 Kompol Reynaldo T. Bullo, Wakasatgas Humas DC-2024 Kompol Yusuf Tausiri, serta beberapa perwira dan anggota ODC-2024.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, asistensi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan jelang pilkada serentak di Kabupaten Puncak.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pilkada di wilayah Puncak dapat terlaksana dengan aman, tanpa adanya gangguan dari kelompok kriminal atau ancaman lainnya. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan dan memberikan dukungan penuh kepada Polres Puncak dalam mengamankan wilayah yang dianggap rawan,” kata Faizal dikutip dari siaran pers kepada Jubi di Jayapura, Papua, Selasa (19/11/2024).
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Disebutkan bahwa tim asistensi tiba di Bandara Aminggaru, Puncak, sekitar pukul 07.30 WIT dan langsung bergerak menuju Polres Puncak, untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran Satwil Polres Puncak.
Rapat ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Puncak, AKP Yulius Harikatang, yang mewakili Kapolres Puncak. Beberapa hal penting dibahas dalam rapat tersebut, termasuk pengamanan wilayah rawan pilkada dan potensi gangguan yang mungkin timbul. Salah satu isu yang disampaikan oleh Ipda Sudomo, Dan Sektor Puncak, adalah adanya proyek yang melibatkan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) yang belum terealisasi, dan dapat berisiko pada gangguan keamanan.
Kaminops DC-2024, Kombes Pol Irfa Asrul Hanafi mengatakan, asistensi ini merupakan perintah dari Kepala Operasi Damai Cartenz yang juga menjabat Wakapolda Papua.
“Selain tetap fokus pada penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Pemberontak (KKP), jajaran Damai Cartenz 2024 juga siap mendukung pengamanan Pilkada, terutama di daerah-daerah rawan,” kata Kombes Irfa Asrul Hanafi.
Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, serta pengawasan yang ketat terhadap penggunaan peralatan dan amunisi.
Kabag Ops Polres Puncak, AKP Yulius Harikatang mengatakan, Polres Puncak telah menyusun rencana pengamanan pilkada, dengan membagi wilayah menjadi beberapa zona, termasuk Ilaga, Omukia, Gome, Beoga, Sinak, dan Doufo sebagai lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pengamanan tambahan akan difokuskan di wilayah Omukia yang dianggap rawan.
Setelah rapat di Polres Puncak, tim asistensi melanjutkan perjalanan ke Pos Satgas Tindak Belukar ODC 2024 di Puncak, untuk mengadakan pertemuan dengan personel satgas.
Kasatgas Humas, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno mengatakan, tim asistensi juga memonitor Posko Satgas Gakkum di Polsek Ilaga.
Kegiatan asistensi di Kabupaten Puncak berjalan lancar, dan tim melanjutkan perjalanan ke Intan Jaya untuk melanjutkan asistensi.
“Dengan koordinasi yang baik antara Satgas Damai Cartenz dan Polres Puncak, kami berharap pengamanan Pilkada Serentak di wilayah ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kombes Bayu.
Intan Jaya

Setelah Kabupaten Puncak, Tim Asistensi ODC 2024 memastikan kesiapan pilkada di Intan Jaya, Selasa (19/11/2024).
Tim asistensi tiba di Intan Jaya pada pukul 11.00 WIT, setelah menempuh perjalanan udara dari Bandara Aminggaru, Puncak, menuju Bandara Moses Kilangen di Mimika. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Bandara Bilorai di Intan Jaya.
Setibanya di Bandara Bilorai, tim langsung menuju Polsek Sugapa untuk melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran Polres Intan Jaya. Rapat ini dihadiri oleh Wakapolres Intan Jaya, AKP Mattineta, sejumlah perwira Polres Intan Jaya, serta jajaran Satgas ODC sektor Intan Jaya.
Kombes Pol Irfa Asrul Hanafi selaku ketua tim menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Intan Jaya, atas kesiapan mereka dalam mengamankan daerah tersebut.
“Personel ODC 2024 harus tetap fokus pada tugas utama mereka, yaitu penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun, mereka juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengamanan Pilkada, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Saya juga mengingatkan untuk menjaga kesehatan dan semangat personel agar operasi dapat berjalan lancar dan aman,” kata Kombes Irfa.
Sementara itu, Wakil Kepala Satgas Tindak ODC 2024, Kompol Reynaldo T. Bullo mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi konflik yang dapat muncul selama pilkada, terutama yang melibatkan kerusuhan massa. Ia menekankan pengaturan penggunaan amunisi tajam oleh personel ODC untuk menghindari kesalahan, yang bisa berujung pada masalah baru.
Kapolsek Sugapa, Iptu Angel Mayor mengatakan, potensi kerawanan bisa terjadi saat pleno pilkada. Dia berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga ketertiban, serta menyelesaikan masalah sesuai prosedur hukum jika ketegangan terjadi.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dapat memberikan dukungan penuh, bagi kelancaran pelaksanaan Pilkada di wilayah tersebut.
Setelah rapat koordinasi, tim asistensi melanjutkan kunjungan ke beberapa pos, termasuk Pos Wabup Intan Jaya dan Pos Tower Satgas Tindak ODC 2024, untuk memberikan semangat dan memastikan kesiapan personel yang sedang bertugas.
Kombes Pol Irfa Asrul Hanafi mengingatkan agar setiap pos dijaga dengan baik, kebersihan selalu diperhatikan, serta kesehatan dan keselamatan personel menjadi prioritas.
Rangkaian kegiatan asistensi di Intan Jaya berakhir pada pukul 14.30 WIT, sebelum tim melanjutkan perjalanan kembali ke Polsek Sugapa untuk beristirahat.
Pegunungan Bintang

Tim asistensi juga melakukan asistensinya di Pegunungan Bintang, Selasa (19/11/2024), yang dipimpin Waka Ops Damai Cartenz 2024 Kombes Pol. Ronny Suseno.
Kombes Ronny dampingi Kasatgas Intelijen Kombes Pol. Angling Guntoro, Kasatgas Tindak AKBP Agus Waluyo, Wakasatgas Ban Ops AKP Rosman Latuconaina Mansyur bersama rombongan.
Setiba di Bandara Oksibil rombongan Waka Ops disambut Wakapolres Pegunungan Bintang Kompol Micha Toding Potty, bersama PJU Polres, Dansektor Iptu M. Kasim Lating, dan perwira lainnya.
Kombes Ronny mengatakan, personel ODC dapat digunakan untuk pengamanan pilkada, tetapi tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam Harkamtibmas. Tupoksi ODC tetap pada penanganan KKB dan KKP.
“Tentukan titik-titik ploting yang rawan untuk perimeter luar dan bila melakukan penindakan harus sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP),” kata Kombes Pol Ronny Suseno.
Kombes Pol. Ronny melanjutkan, penggunaan personel ODC adalah perintah langsung dari Wakapolda Papua yang juga sebagai Ka Ops Damai Cartenz 2024.
“Tidak perlu adanya keraguan dalam menggunakan kekuatan personel ODC namun teknis pelaksanaannya harus diperhatikan dengan tupoksi dari ODC,” katanya. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post