Jayapura, Jubi – Bandar Udara atau Bandara Sentani menggelar puskesmas keliling atau pusling kepada masyarakat, yang bermukim di sekitar bandara. Kegiatan pusling dilakukan dengan memberikan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita kurang gizi.
Stakeholder Relation Manager Bandara Sentani, Surya Eka mengatakan, program puskesmas keliling PT Angkasa Pura I Bandara Sentani berjalan sejak 2021 lalu. Tahun ini puskesmas keliling digelar sejak 7 Juni 2024 sampai dengan akhir Oktober 2024.
Surya Eka berkata, program layanan kesehatan yang dilakukan Angkasa Pura 1 Bandara Sentani, sebenarnya merupakan bentuk dukungan dari program pemerintah, terkait dengan pemenuhan kesehatan bagi masyarakat di sekitar kawasan Bandara Sentani, khususnya kepada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan Balita Kurang Gizi (BGM).
“Penerima bantuan ibu hamil ada 14 orang dan 20 balita dengan total bantuan sebesar Rp 102.860.000 untuk tahun 2024 ini,” kata Surya Eka melalui siaran pers yang diterima Jubi di Jayapura, Papua, Selasa (9/7/2024).
Menurut dia, layanan kesehatan ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sentani, bekerja sama dengan Puskesmas Sentani dan Puskesmas Komba. Puskesmas Keliling sebagai salah satu bentuk dari kepedulian PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sentani-Jayapura terhadap lingkungan sekitar perusahaan.
Dia melanjutkan, puskesmas keliling ini dilakukan di beberapa Posyandu sekitar bandara, yakni di Bintang Timur, Komba, Yabaso, BTN Matoa, Ifar Besar, BTN Sereh dan Masjid Al-Aqsa.
Sasaran kegiatan puskesmas keliling adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT), khususnya untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan Balita Kurang Gizi/Bawah Garis Merah (BGM). Kegiatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Keliling memberikan bantuan berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, susu, telur dan beras.
Eka melanjutkan bahwa bantuan TJSL Pilar Sosial (kehidupan Sehat dan Sejahtera) merupakan bentuk kepedulian PT Angkasa Pura di bidang kesehatan, khususnya ibu hamil KEK dan balita stunting dan gizi buruk di Kabupaten Jayapura. Kegiatan itu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura melalui Puskesmas Sentani dan Puskesmas Komba Kabupaten Jayapura. (*)





















Discussion about this post