• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Komnas HAM RI: Kematian warga sipil di Intan Jaya adalah tragedi kemanusiaan

July 6, 2026
in Polhukam
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Arjuna Pademme
Komnas HAM RI

Warga Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah saat mengarak jenazah korban penembakan, Melkiana Duwitau yang tewas bersama janin dalam kandungan - Dok. Untuk Jubi

0
SHARES
280
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Komisi Nasiona Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atau Komnas HAM RI menyatakan kematian warga sipil dalam konflik bersenjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB dengan TNI/Polri di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah merupakan tragedi kemanusiaan dan pelanggaran atas hak hidup.

Ketua Komnas HAM RI, Anis Hidayah mengatakan pihaknya telah mengumpulkan sejumlah informasi awal, dan melakukan pemantauan mengenai peristiwa kontak senjata di Intan Jaya.

Katanya, terjadi kontak tembak antara aparat keamanan (Koops TNI Habema) dan kelompok bersenjata TPNPB-OPM di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada Kamis, 2 Juli 2026 malam.

Dalam insiden tersebut, seorang perempuan bernama Melkiana Duwitau, yang tengah hamil sekira 7-8 bulan, meninggal dunia bersama jani dalam kandungannya, akibat terkena peluru saat berada di dalam rumahnya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di tengah rangkaian eskalasi kekerasan yang lebih luas di Tanah Papua dalam beberapa hari terakhir, dan menewaskan seorang pendeta, seorang anggota kelompok bersenjata, seorang prajurit TNI, dan seorang pilot pesawat perintis berkewarganegaraan asing.

Menurutnya, pihak TNI menyatakan tembakan yang mengenai korban berasal dari kelompok bersenjata, namun proses verifikasi independen atas klaim ini belum tersedia bagi publik.

Selain itu, Komnas HAM memperoleh informasi terkait peristiwa pembakaran pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) di Bandara Perintis Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo.

BERITATERKAIT

Pemprov Papua Tengah kirim logistik medis ke Intan Jaya

Legislator Papua Tengah desak presiden tarik pasukan keamanan dari Intan Jaya

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

Mobil yang ditumpangi pimpinan gereja Katolik ditembak di Intan Jaya

Peristiwa yang terjadi pada 2 Juli 2026 tersebut, diduga dilakukan oleh kelompok TPNPB OPM Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.

Selain pembakaran, para pelaku menembak pilot pesawat tersebut yang diketahui bernama Nicholas F. Goselin, merupakan warga negara Amerika Serikat (AS). Sementara tujuh orang penumpang yang merupakan orang asli Papua  selamat.

Berdasarkan catatan Komnas HAM RI selama Januari hingga Juli 2026, peristiwa penyerangan terhadap pesawat komersil juga terjadi pada 11 Februari 2026 di bandara Koroway Batu yang mengakibatkan dua pilot tewas ditembak oleh TPNPB OPM Kodap Yahukimo.

“Kedua peristiwa ini diduga dilakukan oleh pelaku yang sama yaitu TPNPB-OPM Kodap Yahukimo,” kata Anis Hidaya melalui pesan elektronik yang diterima Jubi, Senin (6/7/2026).

Ia mengatakan, hak hidup adalah hak yang paling mendasar dan bersifat non-derogable yang tidak dapat dikurangi bahkan dalam situasi darurat atau konflik bersenjata.

Ini sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Kovenan internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia melalui Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2005, serta Pasal 28A dan 28I UUD 1945.

“Kematian warga sipil akibat operasi keamanan atau kontak senjata, merupakan pelanggaran atas hak. Ini yang wajib diusut,” ucapnya.

Menurutnya, dalam situasi yang menyerupai konflik bersenjata non internasional, prinsip-prinsip hukum humaniter internasional tetap relevan sebagai standar etis dan hukum.

Para pihak yang berkonflik wajib membedakan antara kelompok sipil bersenjata dan warga sipil, serta tidak menjadikan permukiman sebagai medan pertempuran. Operasi harus mengindarkan risiko terhadap warga sipil.

Ia mengatakan, fakta menunjukkan bahwa insiden ini terjadi di dalam permukiman warga, dan menunjukkan adanya kegagalan kolektif dalam menegakkan prinsip-prinsip ini, terlepas dari pihak mana yang menembakkan peluru mematikan.

Standar HAM internasional menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban prosedural untuk melakukan investigasi yang independen, cepat, menyeluruh, dan dapat diakses publik setiap kali terjadi kematian yang diduga melibatkan aparat negara atau terjadi dalam operasi keamanan negara.

“Investigasi yang dilakukan semata oleh institusi yang terlibat langsung dalam insiden (dalam hal ini TNI menyelidiki insiden yang melibatkan operasinya sendiri), berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan tidak memenuhi standar independensi,” ujarnya.

Konflik berkepanjangan di Intan Jaya lanjut Anis Hidaya, secara khusus berdampak pada kelompok rentan, yaitu perempuan, anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia yang tidak memiliki kapasitas untuk menghindar dari zona konflik maupun mengakses layanan kesehatan darurat secara memadai.

Ini juga berkaitan dengan hak atas kesehatan (termasuk kesehatan reproduksi) dan hak anak (termasuk janin/bayi yang belum lahir dalam konteks hak atas kehidupan ibu) yang turut terenggut dalam peristiwa ini.

Berulangnya kasus serupa di Tanah Papua dalam beberapa tahun terakhir disebut menunjukkan lemahnya akuntabilitas atas kekerasan terhadap warga sipil.

Tanpa proses hukum yang transparan dan berujung pada pertanggungjawaban yang jelas, situasi ini berisiko melanggengkan pola impunitas yang pada akhirnya merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara maupun proses penyelesaian konflik itu sendiri.

Atas peristiwa tersebut, Komnas HAM menyatakan sikap mengutuk hilangnya nyawa warga sipil. Kematian seorang ibu hamil beserta bayinya di dalam rumahnya sendiri, dan sejumlah warga sipil lainnya merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak dapat dibenarkan oleh pihak mana pun, terlepas dari pihak siapa yang bertanggung jawab atas tembakan tersebut.

Penyerangan ini menyebabkan pelanggaran atas hak hidup dan hak atas rasa aman yang merupakan hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non-derogable rights).

Mendesak penghentian segera kontak senjata di kawasan permukiman. Baik aparat keamanan maupun kelompok bersenjata memiliki kewajiban untuk tidak melibatkan atau membahayakan penduduk sipil dalam operasi maupun aktivitas bersenjata mereka.

Berulangnya insiden serupa dari waktu ke waktu di wilayah konflik, menunjukkan adanya pola struktural, bukan sekadar insiden tersendiri, yang memerlukan evaluasi menyeluruh atas pendekatan keamanan yang diterapkan.

Mendesak investigasi yang independen, transparan, dan imparsial, tidak semata mengandalkan klaim sepihak dari salah satu pihak yang terlibat kontak senjata.

Aparat penegak hukum harus turun langsung ke Distrik Sugapa untuk melakukan pemeriksaan forensik lokasi, wawancara saksi agar mekanisme akuntabilitas hukum dapat berjalan demi tegaknya rasa keadilan bagi korban dan keluarganya.

Mendorong evaluasi menyeluruh atas pendekatan keamanan di Papua kepada Presiden dan lembaga terkait.

Mendorong negara untuk memfasilitasi pemulihan bagi keluarga korban, termasuk dukungan psikososial dan advokasi hak atas kompensasi/reparasi sesuai kerangka hukum yang berlaku.

Mendorong dan memfasilitasi ruang dialog antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan perwakilan masyarakat sipil Papua sebagai bagian dari resolusi konflik jangka panjang.

Meminta akses bagi Komnas HAM untuk melakukan penyelidikan tanpa hambatan ke lokasi kejadian, korban, keluarga korban, dan dokumen terkait kematian Melkiana Duwitau beserta janinnya.

Ini juga adalah pengingat bahwa di balik setiap statistik korban konflik di Tanah Papua, terdapat manusia, keluarga, dan komunitas yang kehilangan.

Perlindungan hak hidup warga sipil harus ditempatkan di atas kepentingan operasional maupun politik pihak mana pun.

Investigasi independen dan akuntabilitas yang nyata adalah langkah yang harus ditempuh untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali. (*)

Tags: Kabupaten Intan JayaKomnas HAM RIKonflik Bersenjata di Intan JayaWarga sipil ditembak
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pemprov Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah kirim logistik medis ke Intan Jaya

July 7, 2026
Papua Tengah

Legislator Papua Tengah desak presiden tarik pasukan keamanan dari Intan Jaya

July 6, 2026

LP3BH: Perlu dibentuk tim investigasi independen selidiki penembakan pilot

July 4, 2026

Mobil yang ditumpangi pimpinan gereja Katolik ditembak di Intan Jaya

July 2, 2026

Mahasiswa desak Komnas HAM RI tetapkan Kembru berdarah sebagai pelangaran HAM Berat

June 23, 2026

Anggota DPRK Puncak: Kami capek melahirkan anak untuk dibunuh

June 9, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
Festival Kopi Papua Tengah

English Story

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental restoration at Makimi gold mine
30 October 2026
WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture
30 October 2026
Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting
29 October 2026
Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled
29 October 2026
Bad weather disrupts flights at Sentani Airports, 225 services cancelled

Sentani, Jubi – A total of 225 flights at Sentani International Airport in Jayapura Regency, Papua Province, were cancelled between [...]

Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari
28 October 2026
Student arrested after clash with Dutch national in Manokwari

Manokwari, Jubi – A joint team from the Manokwari Police Criminal Investigation Unit and Amban Police have arrested PH, a [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Karhutla bukan hanya karena El Nino

Karhutla bukan hanya karena El Nino, namun akibat ekspansi korporasi

October 30, 2026
Rotasi Pejabat Papua Barat

Gubernur Papua Barat: Rotasi pejabat adalah instrumen organisasi

October 30, 2026
Wagub minta OAP dilibatkan dalam pembangunan

Wagub Geley minta OAP dilibatkan dalam pembangunan kampung nelayan

October 30, 2026
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

October 30, 2026
Ondel-ondel

Ondel-ondel di panggung diplomasi

October 30, 2026
PLN UP3 Jayapura

PLN UP3 Jayapura siapkan cadangan daya 21 megawatt jelang Natal 2026

October 30, 2026
KPPN

KPPN Manokwari salurkan TKD Rp5,9 triliun untuk enam pemerintah daerah

October 30, 2026
Sekolah di PNG terdampak El Nino

El Nino memaksa sekolah-sekolah di Madang PNG ditutup lebih awal

October 28, 2026
Krisis air di Fiji karena El Nino

Fiji hadapi krisis air berkelanjutan seiring berkembangnya El Niño

October 29, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia perkuat kerja sama transisi energi

October 30, 2026
Kemitraan dengan Israel

Pacific Elders’ Voice serukan pembatalan kemitraan dengan Israel

October 29, 2026
Kemitraan Israel

Ketua PEV: Kemitraan PIF-Israel tidak dapat dibenarkan secara moral

October 30, 2026
Peringatan masker di PNG

Peringatan untuk memakai masker di PNG

October 29, 2026
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

October 30, 2026
Karhutla bukan hanya karena El Nino

Karhutla bukan hanya karena El Nino, namun akibat ekspansi korporasi

0
Rotasi Pejabat Papua Barat

Gubernur Papua Barat: Rotasi pejabat adalah instrumen organisasi

0
Wagub minta OAP dilibatkan dalam pembangunan

Wagub Geley minta OAP dilibatkan dalam pembangunan kampung nelayan

0
Bahasa Indonesia

Siapa pembentuk Bahasa Indonesia?

0
Ondel-ondel

Ondel-ondel di panggung diplomasi

0
PLN UP3 Jayapura

PLN UP3 Jayapura siapkan cadangan daya 21 megawatt jelang Natal 2026

0
KPPN

KPPN Manokwari salurkan TKD Rp5,9 triliun untuk enam pemerintah daerah

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara