• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

WITNESS luncurkan panduan merekam protes di Papua

October 15, 2025
in Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Silpester Kasipka - Editor: Syofiardi
Witness

Grafis gerak visual untuk keamanan dan etika merekam aksi protes di Papua. –Jubi/Tim Witness

0
SHARES
38
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Organisasi internasional WITNESS meluncurkan panduan grafis gerak berjudul ‘Merekam Protes di Papua’ melalui webinar yang digelar secara daring pada Selasa (14/10/2025).

Panduan yang dibuat WITNESSS itu bertujuan membantu masyarakat, jurnalis, dan pegiat hak asasi manusia di Papua agar dapat merekam aksi protes secara aman, etis, dan berpihak kepada masyarakat sipil.

Webinar bertajuk ‘Panduan Visual Aman dan Etis dalam Merekam Aksi Protes di Papua’ itu diikuti sejumlah aktivis, jurnalis, dan pendamping hukum dari berbagai daerah di Papua.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tantangan di lapangan, terutama terkait keamanan, etika, serta perlindungan terhadap subjek dan perekam dalam situasi aksi protes.

Perwakilan WITNESS menjelaskan, panduan tersebut disusun bersama mitra lokal di Papua dan hadir dalam dua bentuk, yakni dokumen tipsheet dan video grafis gerak. Format tersebut dipilih agar mudah diakses dan dipahami berbagai kelompok masyarakat.

“Melalui panduan ini, kami ingin memperkuat kemampuan komunitas dan jurnalis dalam mendokumentasikan peristiwa dengan cara yang bertanggung jawab, serta memastikan dokumentasi dapat mendukung keadilan dan akuntabilitas,” ujarnya.

Aktivis perempuan Papua Novita Opki yang menjadi salah satu narasumber mengatakan panduan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas masyarakat sipil dalam mendokumentasikan aksi tanpa menimbulkan risiko hukum maupun kekerasan.

BERITATERKAIT

Indonesia didesak fasilitasi kunjungi Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat

Franky Samperante: PSN upaya kolonialisme memanfaatkan sumber daya alam Papua

Musik perlawanan Zoonde, rapper yang lantang menyuarakan realitas Tanah Papua

Dewan Gereja Papua dan pusat studi HAM STTWP gelar webinar tambang nikel Raja Ampat

“Saya jadi tersadar bahwa perjuangan kita masih banyak kekurangan, terutama dalam cara merekam dan mendampingi aksi protes secara aman dan etis,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Opki menjelaskan, sejak 2018 ruang gerak aktivis di Papua semakin menyempit akibat meningkatnya operasi militer dan proyek strategis nasional. Kondisi itu berdampak pada terbatasnya ruang berekspresi, terutama bagi perempuan Papua yang memperjuangkan hak politik dan lingkungan.

Papua Witness
Aktivis perempuan Papua Julia Opki. – Jubi/Dok Julia Opki

Ia menyoroti tindakan represif terhadap aktivis dan lembaga advokasi, seperti penangkapan tujuh tahanan politik Papua pada 2019 serta teror terhadap kantor LBH Papua dan media Jubi.

“Upaya semacam ini adalah bentuk pembungkaman terhadap masyarakat yang masih berani menyuarakan penindasan,” ujarnya.

Aktivis sekaligus pendamping hukum itu juga menilai aparat penegak hukum masih menggunakan standar ganda dalam menangani massa aksi.

Menurutnya, organisasi seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan BEM mahasiswa kerap dilabeli separatis, meskipun penyampaian pendapat di muka umum dijamin Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2012.

“Dalam praktiknya, aparat justru melakukan sweeping sebelum aksi, memeriksa warga di jalan, bahkan menangkap pendamping hukum dan jurnalis,” katanya.

Ia menyinggung kasus penangkapan seorang advokat LBH Papua pada 12 Juni 2025 serta kekerasan terhadap wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai, saat meliput demonstrasi mahasiswa Universitas Cenderawasih pada 30 September 2025.

“Produk hukum yang ada seharusnya melindungi masyarakat, bukan hanya kepentingan negara,” ujarnya.

Opki juga menyoroti menurunnya keberanian aktivis perempuan Papua di ruang publik akibat tekanan sosial dan trauma lintas generasi.

“Ruang gerak kami makin sempit karena dikontrol oleh negara,” ujarnya.

Ia menyerukan kolaborasi antara media, lembaga advokasi, dan jaringan aktivis perempuan agar dokumentasi aksi di Papua dapat dilakukan secara aman dan berdaya guna.

Pendokumentasian oleh warga sangat penting

Jurnalis dan dokumenteris Dandhy Laksono yang juga menjadi pembicara menekankan pentingnya kredibilitas dan jaringan dalam penyebaran informasi dari daerah konflik seperti Papua.

Ia menyebut, di tengah ancaman seperti internet shutdown, intimidasi, dan pembatasan akses informasi, pendokumentasian oleh warga menjadi semakin penting.

“Pendokumentasian yang paling efektif dan masif saat ini ada di tangan warga negara,” ujarnya.

Namun Dandhy mengingatkan, masyarakat harus tetap menjunjung tinggi akurasi dan tanggung jawab. “Di daerah konflik, menyebarkan informasi yang benar saja sudah berisiko, apalagi yang tidak akurat,” katanya.

Ia mengatakan di era media sosial, peran media massa bergeser menjadi lembaga verifikasi dan validasi informasi.

“Keunggulan media justru pada kemampuannya memvalidasi agar publik yakin informasi itu bukan hoaks atau hasil manipulasi AI,” ujarnya.

Dandhy juga menekankan pentingnya identitas yang jelas dalam rantai penyebaran informasi.

“Kalau semuanya anonim —sumbernya, pengunggahnya, medianya— itu rawan diserang. Identitas yang jelas meningkatkan kredibilitas,” katanya.

Ia mencontohkan pengalamannya membentuk media alternatif Acehkita.com saat darurat militer di Aceh (2003–2005). Media tersebut dibentuk untuk memantau operasi militer secara independen saat kebebasan pers dibatasi.

Dengan sistem dua lapis, kontributor anonim di lapangan dan redaksi terbuka di Jakarta, timnya mampu menjaga keamanan sekaligus tetap dilindungi oleh Undang-Undang Pers.

Menutup paparannya, Dandhy menegaskan, kekuatan masyarakat sipil dalam melawan propaganda bukan pada banyaknya konten, tetapi pada jaringan dan kredibilitas.

“Walau kecil, kalau informasi kita kredibel, daya sebarnya akan jauh lebih kuat daripada konten yang banyak tapi tidak bermutu,” katanya.

Melalui kegiatan ini, WITNESS berharap terbentuk kolaborasi yang lebih kuat di antara jaringan pendokumentasi berbasis komunitas di Papua serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya dokumentasi yang aman, etis, dan bertanggung jawab dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan keadilan sosial di wilayah Tanah Papua. (*)

Tags: Hak Asasi ManusiaWebinarwitness
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Komisaris Tinggi PBB

Indonesia didesak fasilitasi kunjungi Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat

September 3, 2026
PSN

Franky Samperante: PSN upaya kolonialisme memanfaatkan sumber daya alam Papua

October 14, 2025

Musik perlawanan Zoonde, rapper yang lantang menyuarakan realitas Tanah Papua

October 2, 2025

Dewan Gereja Papua dan pusat studi HAM STTWP gelar webinar tambang nikel Raja Ampat

July 12, 2025

JPIC Papua Luncurkan Seri Memoria Passionis ke-43: “Tong Bicara Tapi Dong Jalan Terus”

April 12, 2025

Komnas HAM dan Kemenko Kumham Imipas bahas isu strategis HAM

February 27, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

September 20, 2026
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

0
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

0
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara