• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Mamta

JPIC Papua Luncurkan Seri Memoria Passionis ke-43: “Tong Bicara Tapi Dong Jalan Terus”

April 12, 2025
in Mamta
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Alberth Yomo
JPIC

Suasana saat peluncuran buku JPIC Papua di Aula STFT Fajar Timur, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (11/3/2025). – Jubi/Larius Kogoya

0
SHARES
43
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Justice, Peace, and Integrity of Creation Ordo Fratrum Minorum (JPIC OFM) Papua meluncurkan buku Memoria Passionis seri ke-43 yang berjudul “Tong Bicara Tapi Dong Jalan Terus.” Buku ini merupakan kumpulan analisis, kronik, dan rekomendasi terkait situasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua. Peluncuran buku berlangsung di Aula Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (11/3/2025).

Peluncuran buku ini dihadiri oleh mahasiswa, aktivis HAM, aktivis lingkungan, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat umum. Diskusi buku yang berlangsung selepas peluncuran mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun para pembicara.

Salah satu penulis buku, Bruder Ignasius Ngari, OFM, menjelaskan bahwa ini merupakan terbitan ke-43 dari seri Memoria Passionis yang telah diterbitkan JPIC Papua sejak era reformasi. Buku ini bertujuan mencatat berbagai penderitaan yang dialami orang Papua agar menggugah kepedulian publik.

IMG 20250411 115107 scaled
Suasana saat peluncuran buku JPIC Papua di Aula STFT Fajar Timur, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Jumat (11/3/2025). – Jubi/Larius Kogoya

“Seringkali masalah-masalah di Papua hanya dianggap lalu begitu saja, dan banyak orang tidak peduli. Tapi meskipun orang lain tidak peduli, itu bukan berarti kita harus berhenti bicara. Kita harus terus bersuara,” kata Ignasius.

Buku ini terdiri dari delapan bab yang mengulas topik-topik seperti deforestasi dan masyarakat adat, pelanggaran HAM, kekerasan bersenjata, peredaran narkoba dan miras, pembatasan kebebasan berpendapat, serta korupsi.

“Papua kini dilihat sebagai tempat yang bisa menyelamatkan banyak orang dari luar, tetapi apakah itu juga menyelamatkan orang yang tinggal di sini? Masalahnya adalah, orang luar mengeruk kekayaan Papua, tapi tidak melibatkan orang Papua dalam dialog,” ujarnya.

Ignasius berharap buku ini dapat memperluas jangkauan suara-suara dari Papua dan mendorong masyarakat untuk bergerak, dimulai dari komunitas-komunitas kecil.

BERITATERKAIT

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

Polda didesak usut dugaan teror bom molotov di kantor Komnas HAM Papua

Kunjungan komisioner PBB untuk HAM ke Papua Barat berjalan sesuai rencana

Komnas HAM dan DPD RI bahas situasi HAM di Tanah Papua

“Buku ini ditujukan untuk menggerakkan hati para pemimpin, pembuat kebijakan, agar pembangunan di Papua tidak mengabaikan, apalagi mematikan masyarakat lokal,” tambahnya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Suara dari Penyelenggara

Pastor Goklian Lumban Gaol, OFM, sebagai penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa JPIC Papua secara rutin menerbitkan seri Memoria Passionis setiap tahun. Buku ini mencatat berbagai peristiwa dan situasi kemanusiaan yang terjadi di Papua dari tahun ke tahun.

“Judul Memoria Passionis berarti kenangan atas penderitaan. Terinspirasi dari Yohanes Pembaptis, buku ini menjadi media untuk mengangkat kembali realitas kehidupan manusia dan alam di Papua. Ini bukan hanya catatan sejarah, tapi juga refleksi nyata atas kondisi yang ada,” jelas Pastor Goklian.

Ia menekankan bahwa tujuan utama dari buku ini adalah membangun kesadaran kolektif.

“Jika kita semua memiliki kesadaran yang sama, maka kita dapat bergerak bersama sesuai kapasitas dan kompetensi kita. Kami ingin mengajak semua pihak untuk bangkit dan menyadari bahwa ada hal-hal yang perlu diperbaiki di Papua,” ungkapnya.

Tanggapan Peserta

Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Agus Kosay, menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku ini. Ia menyebut JPIC Papua konsisten mencatat penderitaan orang Papua secara kritis.

“Setiap tahun mereka mencatat secara kronik, dan ini penting agar generasi muda paham bahwa Papua tidak sedang baik-baik saja. Tulisan-tulisan ini memberi motivasi dan wawasan bagi generasi penerus,” ujar Kosay.

Ia menambahkan bahwa buku ini menyajikan isu-isu penting seperti perampasan tanah, pelanggaran HAM, dan konflik bersenjata yang tak kunjung selesai.

“Ini bisa menjadi bahan refleksi bagi Jakarta, bahwa Papua sedang mengalami persoalan serius. Buku ini juga membantu memperjelas realitas yang harus dipahami oleh pemerintah pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Walhi Papua, Maikel Primus Peuki, menyebut buku ini sebagai bentuk kritik terhadap situasi faktual yang sedang berlangsung.

“Judulnya tepat, kita bicara terus tapi di lapangan eksploitasi terus jalan. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama masyarakat Papua, bahwa yang terjadi di Merauke, Boven Digoel, dan Sorong merupakan ancaman serius bagi masyarakat adat dan lingkungan,” kata Maikel.

Ia juga mendorong agar buku ini dibaca oleh seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua, karena isinya bisa menjadi acuan untuk menyeimbangkan pembangunan dengan pelestarian ekosistem dan budaya lokal.

Antoni Ibra dari Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) turut mengapresiasi buku ini. Ia menilai bahwa buku ini sangat relevan, meski tidak secara eksplisit menyebut siapa yang “bicara” dan siapa yang “jalan terus”.

“Buku ini sebenarnya ditujukan untuk semua pihak—pemerintah, aktivis, tokoh agama, tokoh pemuda, dan perempuan—yang peduli pada persoalan ketidakadilan di Papua,” jelas Antoni.

Ia menyarankan agar JPIC Papua melibatkan pemerintah dalam diskusi peluncuran buku ke depan.

“Undang pemerintah dalam kegiatan semacam ini, dan presentasikan isi buku dalam bentuk workshop agar mereka juga tahu dan memahami apa yang terjadi di Papua,” sarannya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menciptakan keadilan dan keberlanjutan di Papua. (*)

Tags: Hak Asasi ManusiaHAMJPIC OFM PapuaPeluncuran Buku
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

teror

Teror berulang bukti kegagalan negara melindungi pekerja HAM di Papua

September 14, 2026
Komnas HAM Perwakilan Papua

Polda didesak usut dugaan teror bom molotov di kantor Komnas HAM Papua

September 10, 2026

Kunjungan komisioner PBB untuk HAM ke Papua Barat berjalan sesuai rencana

September 5, 2026

Komnas HAM dan DPD RI bahas situasi HAM di Tanah Papua

September 5, 2026

Indonesia didesak fasilitasi kunjungi Komisaris Tinggi PBB ke Papua Barat

September 3, 2026

Dugaan penembakan warga Maybrat: Komnas HAM RI kumpulkan informasi

August 20, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua
18 September 2026
Amnesty International Indonesia calls for end to killings of civilians in Papua

Jayapura, Jubi – Amnesty International Indonesia has called for an end to the killing of civilians in Papua by armed [...]

Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say
18 September 2026
Dialogue and understanding Papua’s history key to peace, speakers say

Jayapura, Jubi — Pastor Yance Douw of the Jayapura Diocese says dialogue, access to information, solidarity and a better understanding [...]

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

September 20, 2026
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

September 19, 2026
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

September 19, 2026
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

September 19, 2026
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

September 19, 2026
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

September 19, 2026
Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

Persipura ditahan imbang Kendal Tornado FC

September 18, 2026
Presiden Lai Ching-te

Presiden Lai Ching-te sebut Tuvalu dan Taiwan seperti saudara

September 19, 2026
Gubernur Fakhiri

Gubernur Fakhiri sampaikan tantangan pembangunan Papua ke pemerintah pusat

September 18, 2026
PEPARDA Papua Tengah

PEPARDA I Papua Tengah: Ruang disabilitas untuk berprestasi

September 19, 2026
LMA dukung Suku Awyu menolak PSN

LMA Boven Digoel dukung Suku Awyu menolak PSN

September 19, 2026
Pemuda adat Moi

Pemuda adat Moi memberikan waktu Pemkab Sorong menjawab tuntutan

0
Uncen

Manfun Kawasa Byak berdukacita atas meninggalnya Rektor Uncen

0
Kursi, Pendidikan, Sekolah Rusak

Tak ada kursi, lantai pun jadi

0
e-Sport

Kabupaten Jayapura gelar kompetisi e-sport Mobile Legend Bang-bang

0
Papua Barat

Warga Papua Barat mengucapkan selamat HUT kemerdekaan PNG ke 51 tahun

0
PNG

PNG naikkan gaji guru 30 persen selama tiga tahun ke depan

0
Hutan di PNG

PBB mendesak PNG lindungi hak atas tanah masyarakat adat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara