Jayapura, Jubi – Ketua 1 KNPB Sorong Raya, Dengki Pagawak mengatakan pada momentum Hari Ulang Tahun Komite Nasional Papua Barat (HUT KNPB) ke-14 tahun, pihaknya menerima anggota baru sebanyak tujuh orang yang bergabung dalam KNPB Sorong Raya.
“Pada momentum ini kami lakukan penerimaan anggota baru KNPB Sorong Raya. Ada sebanyak tujuh orang anggota baru yang mau bergabung dalam organisasi KNPB, sehingga kami resmi melantik mereka,” tulisnya dalam rilis yang diterima Jubi melalui layanan Whatsapp, Senin (21/11/2022).
Ketujuh anggota baru menyatakan bersedia ikut bersama organisasi KNPB, menjalankan roda organisasi menuju referendum bagi bangsa Papua Barat.
“Secara organisasi kami menyambut baik kehadiran tujuh anggota KNPB sorong Raya ini, sebab melalui kesadaran nasional dan kepedulian terhadap nasib bangsa untuk bergabung bersama KNPB menyuarakan kemerdekaan bangsa Papua,” katanya.
Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Elko Kossay menyambut baik kehadiran tujuh anggota baru KNPB Sorong Raya.
“KNPB ini sebagai media rakyat bangsa Papua, kami menyampaikan terimakasih kepada kawan kawan anggota yang baru saja dilantik pengurus KNPB,”katanya.
Kossay menegaskan kepada rakyat Sorong dan seluruh rakyat bangsa Papua Barat (West Papua), penentuan pembebasan Nasional bangsa Papua Barat ujung tombaknya ada di rakyat bangsa Papua, dan untuk memerdekakan ditentukan oleh rakyat Bangsa Papua itu sendiri.
“Persatuan menjadi kunci menuju kemerdekaan bangsa Papua adalah rakyat Papua bersatu mendorong Mogok Sipil Nasional (MSN) teritorial West Papua. Agenda ini didorong oleh KNPB secara organisasi dari pusat hingga ke wilayah dan sektor sektor di teritori West Papua,”katanya
Kossay menegaskan, rakyat bangsa Papua yang hari ini merasakan penjajahan oleh kolonial Indonesia. Tidak boleh meratapi penjajahan sepanjang hayat.
“Sebagai bangsa besar kita harus mengakhiri penjajahan dari Indonesia atas kebenaran sejarah yang dicaplok oleh kolonial Indonesia, agar kita mengatur diri kita sendiri sebagai bangsa yang merdeka,”kataya.
Mewakili gereja Ev. Res Wenda mengatakan, bangsa Papua itu sudah merdeka. Hanya saja kolonial Indonesia yang belum mengakui tentang status Papua.
“Kami gereja, aktivis, mahasiswa, pelajar dan rakyat Papua kita bersatu dan melawan kolonial untuk merebut kemerdekaan West Papua melalui jalur ( MSN) yang sudah diagendakan oleh KNPB,”katanya.
Ketua Panitia HUT KNPB ke-14 Ronaldo Kogoya mengatakan, panitia pelaksana HUT KNPB ke-14 juga telah menyiapkan hadiah pertandingan futsal yang diselenggarakan oleh panitia.
“Pada momentum itu juga saya telah memberikan hadiah kepada tim putra dan putri yang sudah menjuarai 1,2 dan 3,”katanya.
Mewakili gereja Ev. Res Wenda mengatakan, bangsa Papua itu sudah merdeka cuman kolonial Indonesia yang belum mengakui tentang status Papua.
“Kami gereja, aktivis, mahasiswa, pelajar dan rakyat Papua kita bersatu dan melawan kolonial untuk merebut kemerdekaan west Papua melalui jalur ( MSN) yang sudah diagendakan oleh KNPB,”katanya.
Sementara itu, Kogoya mengatakan, KNPB Sorong Raya menyambut hari HUT KNPB yang ke 14 tahun dengan budaya orang Papua.
“Kami membeli satu ekor babi dengan hasil penggalangan dana, panitia menyerahkan babi kepada pengurus. Setelah itu babi tersebut dipotong dan masak bersama dalam momen HUT KNPB,” katanya.
Kogoya mengatakan, pihaknya mengusung tema sentral yaitu, KNPB siap merebut kembali kedaulatan melalui Mogok Sipil Nasional (MSN).
“Sub tema yang digunakan oleh panitia adalah melalui HUT KNPB yang ke 14 tahun 19 November 2008-19 November 2022 KNPB tidak kemana-mana, tetapi ada dimana-mana bersama rakyat menuju hak penentuan nasib sendiri bagi Bangsa West Papua,”katanya.(*)




















