Jayapura, Jubi-Anggota parlemen dari pihak oposisi, Viliame Naupoto, mengatakan Pemerintahan Fiji dirancang untuk bertahan hidup, namun tidak dirancang untuk melayani rakyat Fiji.
Berbicara di Ruang Oposisi kepada media kemarin, mantan komandan militer tersebut mengatakan bahwa Pemerintah tidak efektif.
“Mereka dibentuk untuk bertahan hidup, untuk menjaga koalisi tetap utuh,” kata Naupoto kepada fijitimes.com yang dikutip jubi.id Jumat (27/10/2023).
“Dan hal itu berdampak negatif pada cara masyarakat di negara ini dilayani,” tambahnya.
Naupoto mengatakan pemerintah terlalu mengkhawatirkan diri mereka sendiri, ketimbang masyarakat yang memilih mereka.
“Ini adalah permainan bertahan hidup sehari-hari bagi mereka dan mereka kehilangan kesempatan untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan – melayani masyarakat negara ini,”katanya
“Saya mendesak pemerintah, layani masyarakat, berhenti menggunakan energi untuk bertahan hidup. Masyarakat perlu dilayani. Mereka di luar sana menangis.”tambahnya.
Sementara itu, anggota parlemen Oposisi dan staf merayakan Pinktober di kantor mereka, dan perawat klinis Masyarakat Kanker Fiji, Karolina Tamani, memberikan presentasi tentang layanan dukungan pasien, sesi pendidikan kesadaran dan pencegahan penyakit mematikan tersebut.(*)




















