Jayapura, Jubi – Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Papua Tengah menggelar rapat pleno pertama di Kota Nabire, Kabupaten Nabire Jumat (4/9/2026). Rapat pleno ini digelar setelah adanya keputusan pengukuhan kepengurusan PASI Provinsi Papua Tengah akhir Agustus 2026.
Ketua Umum PASI Provinsi Papua Tengah, Albertus Adii mengatakan, rapat pleno ini menjadi momentum penting bagi organisasi olahraga yang baru saja dibentuk di Papua Tengah itu.
Menurutnya, ada berbagai agenda utama yang menjadi pembahasan dalam rapat pleno pertama PASI Provinsi Papua Tengah, antara lain penataan organisasi, pembagian tugas dan fungsi masing-masing komisi serta bidang, dan persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) atletik di Papua Tengah yang direncanakan pada 2026–2027.
Katanya, dengan dikukuhkannya pengurus PASI Provinsi Papua Tengah, pihaknya mulai melakukaan penataan organisasi, menyiapkan diri, merekrut dan melatih para atlet yang akan tampil di Kejuaraan Daerah (Kejurda) maupun Kejurnas.
“Program kerja yang telah disepakati memprioritaskan penyiapan atlet di berbagai nomor lari, lempar, dan lompat. Kami mendorong pengurus kabupaten untuk segera melakukan perekrutan atlet potensial di wilayah masing-masing,” kata Albertus Adii saat membuka rapat.
Ia mengatakan, program kerja yang sudah dibahas, yaitu menyiapkan para atlet di bidang lari, lempar, lompat, dan nomor-nomor lainnya.
“Para atlet ini segera disiapkan oleh kabupaten-kabupaten melalui perekrutan, untuk kemudian menjadi atletik tingkat provinsi yang disiapkan mengikuti event-event selanjutnya,” ujarnya.
Albertus Adii mengatakan, diharapkan Kejurda dapat segera dilaksanakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah, agar semakin baik bagi kesiapan atlet.
“Kami menargetkan lahirnya atlet-atlet Papua Tengah yang mampu meraih medali emas, perak, maupun perunggu di tingkat nasional,” ucapnya.
PASI Provinsi Papua Tengah berharap, ada atlet dari wilayahnya yang dapat tampil di kancah nasional. Hingga kini kata Albertus Adii, pihaknya juga masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait langkah koordinasi dengan KONI Provinsi maupun instansi terkait lainnya. (*)




















Discussion about this post