Jayapura, Jubi – Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Papua Tengah yang berasal dari Kabupaten Deiyai telah menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan menyambut kunjungan kerja (kunker) Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ke Kabupaten Deiyai.
Rapat tersebut berlangsung di salah satu rumah makan di Kota Nabire, Kabupaten Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah, Jumat (4/9/2026).
Rapat ini dihadiri oleh para pejabat eselon 2, eselon 3 dan eselon 4 asal Kabupaten Deiyai yang bekerja di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah.
Para pejabat asal Deiyai itu berkumpul untuk menyusun berbagai hal teknis dan penyambutan terkait rencana kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah ke Kabupaten Deiyai yang dijadwalkan pada Selasa, 8 September 2026.
Kordinator ASN Deiyai di Provinsi Papua Tengah, Albertus Adii, ST, M.Si mengatakan, dalam rapat tersebut, pihaknya telah membahas berbagai hal penting, dimulai dari persiapan penyambutan, agenda kegiatan selama kunjungan, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat agar kunjungan berjalan lancar, aman dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Deiyai.
“Kami sudah rapat dan satukan langkah dalam rangka Kunker Pak Gubernur di Deiyai. Untuk itu, langkah pertama yang kami lakukan adalah besok kami semua berangkat ke Deiyai, selanjutnya kami menyesuaikan dengan keputusan yang ditetapkan oleh Bupati Deiyai,” kata Albertus Adii.
Para pejabat menyampaikan harapannya, agar kunjungan kerja Gubernur Nawipa ini tidak hanya menjadi seremonial. Tetapi membawa dampak nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deiyai.
Menurut Albertus Adii, pihaknya sebagai putra dan putri daerah Deiyai yang diutus untuk bekerja di lingkungan Provinsi Papua Tengah menilai, kunker tersebut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi pihaknya, sebab orang nomor satu di provinsi baru itu bakal berkomunikasi dengan masyarakat setempat.
“Terutama soal pengembangan sumberdaya manusia melalui pendidikan, ekonomi dan kesehatan, itu kami bangga. Sehingga kami akan kawal bersama-sama selama kunker nanti,” ucapnya.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap daerah asal menjadi landasan utama dalam setiap langkah persiapan ini. (*)




Discussion about this post