Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H menyatakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua tengah mesti dapat menyatukan pemuda, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan di Papua Tengah.
Pesan Gubernur Nawipa ini disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Herman Kayame, S.T., M.T saat mewakali gubernur menyampaikan sambutan pada pelantikan Dewan Pempinan Daerah atau DPD KNPI Provinsi Papua Tengah di aula Kantor Bupati Paniai, Rabu (26/8/2026).
Menurut Kayame, pemuda memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan sebuah daerah. Papua Tengah membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat, juga memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, disiplin, dan kemampuan untuk bekerja bersama.
“Karena itu, KNPI harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda tanpa membedakan suku, agama, daerah asal, maupun organisasi,” kata Herman Kayame.
Katanya, Gubernur Nawipa menegaskan DPD KNPI Provinsi Papua Tengah harus mampu menyatukan berbagai potensi pemuda dan mengarahkannya kepada kegiatan yang produktif.
Gubernur Nawipa juga tidak ingin organisasi pemuda hanya aktif pada saat pelantikan, rapat, atau kegiatan seremonial.
“Setelah [pelantikan] hari ini, harus ada program yang jelas dan hasil yang dapat dirasakan oleh pemuda di delapan kabupaten,” ucapnya.
Karenanya lanjut Kayame, Gubernur Nawipa berharap KNPI benar-benar menjadi organisasi yang hadir dan bekerja untuk pemuda di seluruh wilayah Papua Tengah.
Melaksanakan amanah dengan rendah hati. Membangun organisasi dengan kebersamaan. Jangan hanya banyak berbicara, tetapi mesti menunjukkan kerja dan hasil.
“Mari kita siapkan generasi muda Papua Tengah yang cerdas, sehat, kreatif, mandiri, berkarakter, dan mampu menjadi pemimpin di masa depan. Selamat bekerja kepada seluruh Pengurus KNPI Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Herman Kayame mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan ruang yang besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan.
Sebab, pemprov ingin anak-anak muda Papua Tengah menjadi pelaku pembangunan, bukan hanya menjadi penonton. Potensi pertanian, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, teknologi, dan usaha kecil harus dapat dimanfaatkan oleh generasi muda.
KNPI diharapkan dapat membantu membuka ruang kolaborasi antara pemuda, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga adat, dan masyarakat.
Ia mengatakan, pelantikan pengurus DPD KNPI Provinsi Papua Tengah yang dilaksanakan di Kabupaten Paniai, menunjukkan bahwa aktivitas tingkat provinsi tidak harus selalu dilaksanakan di Nabire. Sebab, seluruh kabupaten merupakan bagian yang sama pentingnya dari Provinsi Papua Tengah.
Dalam pelantikan itu, Gubernur Nawipa menyampaikan lima pesan kepada pengurus DPD KNPI Provinsi Papua Tengah, yaitu pertama menjaga persatuan pemuda Papua Tengah.
Perbedaan organisasi dan pandangan jangan menjadi alasan untuk saling menjatuhkan. Pemuda harus menjadi contoh dalam menjaga persaudaraan dan kedamaian.
Kedua, menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing. Dorong pemuda untuk meningkatkan pendidikan, keterampilan, kewirausahaan, olahraga, seni, budaya, serta kemampuan menggunakan teknologi secara positif.
Ketiga, memberikan perhatian kepada pemuda di kampung dan daerah terpencil. Jangan sampai kegiatan kepemudaan hanya berpusat di kota. KNPI harus hadir sampai ke kabupaten, distrik, dan kampung.
Keempat, menjauhkan pemuda dari minuman keras, narkoba, kekerasan, dan kegiatan yang merusak masa depan. KNPI harus menjadi bagian dari gerakan membangun pemuda yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.
Kelima, jadilah mitra pemerintah yang kritis dan konstruktif. Silakan memberikan masukan dan kritik kepada pemerintah, tetapi sampaikan dengan data, gagasan, dan solusi.
Adapun pengurus DPD KNPI Provinsi Papua Tengah adalah Yustinus Tebai sebagai Ketua, Clarce Levina Wambrauw sebagai Sekretaris, Betty Goo sebagai Bendahara, dan perwakilan 242 jajaran pengurus lainnya.
Dalam pidato perdananya usai dilantik, Ketua DPD I KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai menegaskan KNPI Papua Tengah perlu menjaga kekompakan, sinergi, dan kerja sama dengan berbagai elemen, baik Pemerintah Daerah, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, maupun seluruh lapisan masyarakat di Papua Tengah.
Katanya, dengan bersinergi, mau mendengarkan masukan, serta menerima kritik, pemuda Papua Tengah dapat secara bersama-sama membawa daerah ke arah pembangunan yang lebih baik.
“Semangat pemuda bukan hanya sekadar nama, huga tindakan nyata untuk membawa perubahan. Kita adalah orang-orang pertama yang meletakkan fondasi bagi Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Tengah,” kata Yustinus Tebai.
Karenanya lanjut Tebai, perlu kerja keras untuk menjalankan konsolidasi hingga ke tingkat kampung. Ini dinilai sangat penting, agar gerakan pemuda bisa aktif dan terasa hingga ke tingkat bawah. (*)























Discussion about this post