• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Parlemen PNG membahas keputusan Referendum Bougainville

August 26, 2026
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
PNG

Para anggota parlemen Papua Nugini berdoa memohon kebijaksanaan di Parlemen, 25 Agustus 2026, menjelang debat mereka tentang apakah akan meratifikasi suara kemerdekaan Bougainville.- Jubi/NZ Pasifik/Sumber foto:PNG PM Media

0
SHARES
1.1k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Papua Nugini (PM PNG) mendesak bangsa itu untuk memahami betapa seriusnya keputusan tentang hasil referendum Bougainville yang akan dibahas parlemen minggu ini.

Parlemen PNG kembali bersidang pada Selasa (25/8/2026), dan mulai hari Kamis para anggota parlemen akan membahas apakah akan meratifikasi suara 97,7 persen dari warga Bougainvillea untuk kemerdekaan dalam referendum tidak mengikat mereka pada 2019.

Anggota parlemen nasional PNG memiliki wewenang terakhir, sesuai dengan Perjanjian Perdamaian Bougainville (BPA) tahun 2001, yang ditandatangani setelah perang saudara Bougainville dan krisis terkait pada tahun 1990-an, dan pada akhirnya mengatur diadakannya referendum.

“Referendum tersebut sah, damai, dan hasilnya sangat meyakinkan, dan kami menghormati suara yang diungkapkan oleh rakyat Bougainville,” kata Perdana Menteri James Marape dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Jubi dari laman RNZ Pasifik, Rabu (26/8/2026).

Saat hasil referendum akhirnya akan diajukan ke parlemen, Marape memperingatkan anggota parlemen dan masyarakat untuk tidak menciptakan perpecahan atas masalah ini melalui ancaman, ketakutan, regionalisme, atau permusuhan.

“Setiap anggota parlemen akan memiliki kesempatan untuk berbicara. Setiap anggota pada akhirnya harus menjalankan tanggung jawabnya sesuai dengan hati nuraninya, berpedoman pada Konstitusi dan kepentingan negara kita,” ucapnya.

Marape mengatakan, ini adalah tugas yang sulit, tetapi kewajiban menuntut pihaknya untuk melakukannya, ia mengajak berdoa bersama anggota parlemen lainnya memohon kebijaksanaan untuk membimbing pertimbangan mereka mengenai masalah ini.

BERITATERKAIT

Menanti Parlemen PNG meratifikasi hasil referendum Bougainville

Petani bertujuan meningkatkan kualitas kopi Milne Bay PNG

Bougainville didesak bersiap menghadapi kekeringan karena El Niño

Provinsi Tengah PNG melawan penyakit tidak menular

Ia mengatakan bahwa warga Papua Nugini harus memahami betapa seriusnya masalah ini karena keputusan tentang Bougainville akan berdampak pada generasi mendatang.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Ini bukan debat parlementer biasa. Ini menyangkut Konstitusi kita, kedaulatan kita, identitas nasional kita, aspirasi rakyat Bougainville dan, yang terpenting, perdamaian yang telah diupayakan rakyat kita dengan susah payah untuk dipertahankan,” ucapnya.

Masih belum pasti apakah debat minggu ini akan berujung pada pemungutan suara tentang ratifikasi hasil referendum segera setelah debat selesai, atau apakah akan dijadwalkan di waktu yang lebih kemudian.

Awal tahun ini, parlemen menetapkan persyaratan ambang batas mayoritas tiga perempat untuk ratifikasi.

Pemerintah Otonom Bougainville (ABG) mengatakan pihaknya berencana untuk mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 2030, sementara itu mereka berupaya membangun dan mempersiapkan diri untuk kemerdekaan.

Referendum kemerdekaan yang tidak mengikat telah diadakan di Bougainville , sebuah wilayah otonom Papua Nugini , antara 23 November dan 7 Desember 2019.

Pertanyaan referendum menyajikan pilihan antara otonomi yang lebih besar di Papua Nugini dan kemerdekaan penuh. Hasilnya referendum ternyata bahwa para pemilih dari rakyat Bougainville memberikan suara mayoritas (98,31%) untuk kemerdekaan.

Referendum tersebut merupakan hasil dari kesepakatan tahun 2001 antara pemerintah Papua Nugini dan Pemerintah Otonom Bougainville yang mengakhiri perang saudara yang berlangsung dari tahun 1988 hingga 1998.

Pemungutan suara tersebut tidak mengikat, dan pemerintah Papua Nugini memiliki wewenang akhir untuk memutuskan status politik Bougainville.

Para pengamat mengatakan bahwa hasil yang jelas akan menyulitkan Papua Nugini untuk mengabaikan atau menunda hasilnya, tetapi kemerdekaan bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk dicapai. (*)

Continue Reading
Tags: BougainvillePerdana Menteri Papua NuginiPNGReferendum Bougainville
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PNG

Menanti Parlemen PNG meratifikasi hasil referendum Bougainville

August 27, 2026
Petani kopi PNG

Petani bertujuan meningkatkan kualitas kopi Milne Bay PNG

August 25, 2026
Bougainville bersiap hadapi kekeringan El Nino

Bougainville didesak bersiap menghadapi kekeringan karena El Niño

August 25, 2026

Provinsi Tengah PNG melawan penyakit tidak menular

August 25, 2026

Laporkan pelecehan kepada pihak berwenang untuk melindungi anak di PNG

August 24, 2026

PNG memperkuat infrastruktur sekolah yang siap hadapi bencana

August 23, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara