Jayapura, Jubi – Persewar Waropen akhirnya menyudahi paceklik poin dalam kompetisi Liga 2 2024/2025, setelah berhasil menahan imbang Persipal Palu pada laga lanjutan Grup 3 yang berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Rabu (13/11/2024). Gol telat Samuel Gwijangge membuat laga Persewar kontra Persipal berakhir dengan skor 2 – 2.
Pada awal pertandingan, Persewar Waropen mencoba menekan pertahanan Persipal. Baru satu menit laga berjalan, mereka langsung mendapatkan sebuah peluang, namun tembakan Nevi Duaramuri masih tipis di sebelah kanan gawang Persipal.
Persipal akhirnya justru mencetak gol terlebih dahulu. Pada menit ke-18, pergerakan yang dilakukan oleh Fikri Adriansyah berujung gol. Tembakannya dari luar kotak penalti berhasil menembus gawang Persewar, dan mengubah skor menjadi 0 – 1.
Menjelang turun minum, tim Persewar Waropen terus mencoba membangun serangan, namun gagal membahayakan gawang Persipal Palu. Persewar mendapat tendangan bebas, namun peluang itu tak berbuah gol.
Persipal balik menyerang, dan justru mendapatkan tendangan sudut. Bola sundulan Daffa Sahrian akhirnya menembus gawang Persewar pada menit ke-38, membuat Persipal unggul dengan skor 0 – 2. Skor itu tidak berubah hingga babak pertama usai.
Gol telat selamatkan Persewar
Demi mengejar ketertinggalan, juru taktik Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua. Persewar kembali berinisiatif untuk menekan pertahanan Persipal.
Serangan yang mereka bangun akhirnya membuahkan peluang emas. Persewar Waropen mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-52, setelah Manuel Maker dijatuhkan oleh pemain Persipal. Victor Pae yang mengeksekusi penalti tersebut sukses menjebol gawang Persipal, skor berubah menjadi 1 – 2.
Sebuah insiden terjadi pada menit ke-57. Kiper Persewar, Sheva Ananda berbenturan dengan pemain Persipal. Sheva akhirnya harus ditandu ke luar lapangan dan mendapatkan perawatan. Situasi di Stadion Mandala sempat panas.
Persipal yang sudah unggul gol lebih banyak menunggu dan bertahan. Sedangkan Persewar terus mencoba menekan pertahanan lawannya. Sejumlah peluang dibuat oleh Persewar, tapi tidak membahayakan gawang Persipal.
Wasit memberikan tambahan waktu 9 menit. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Persewar. Serangan mereka akhirnya membuahkan hasil, Samuel Gwijangge berhasil mencetak gol penyeimbang menjelang pertandingan bubar. Kedudukan pun berubah menjadi 2 – 2, dan tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Raih Poin Perdana
Hasil imbang melawan Persipal Palu itu membuat Persewar Waropen meraih poin pertamanya pada kompetisi Liga 2 musim ini. Hasil imbang itu juga memutus rentetan tujuh kekalahan beruntun yang dialami Persewar sepanjang putaran pertama Liga 2 musim ini.
Juru taktik Persewar Waropen, Eduard Ivakdalam bangga melihat perjuangan anak asuhnya yang tampil habis-habisan saat menjamu Persipal di Stadion Mandala. Meski sempat tertinggal dua gol, para pemain Persewar tak lantas menyerah.
“Kita tetap bersyukur atas satu poin hari ini, satu poin yang tidak mudah kami raih. Pemain kami bersusah payah berjuang mendapatkan poin, dan kami bisa ‘memecahkan telur’ poin kami,” kata Eduard Ivakdalam pada konferensi pers seusai pertandingan.
Pelatih yang kental disapa Edu itu salut dengan kerja keras anak asuhnya yang bermain spartan. Menurutnya, hasil seri itu merupakan hasil terbaik yang bisa diraih oleh timnya, karena para pemain Persewar hanya sempat berlatih satu kali sebelum bertanding menghadapi Persipal Palu.
“Kami baru latihan kemarin, jadi saya pikir hasil [imbang] itu adalah hasil terbaik untuk kami. Kami sempat tertinggal dua gol, tapi anak-anak masih punya semangat yang luar biasa dan mau berjuang. Akhirnya [kami] bisa membalas ketertinggalan dan menyamakan kedudukan,” ujarnya.
Ia mengangkat topi kepada para pemainnya yang tetap bersemangat dan punya hati berjuang untuk Persewar. “Pemain kami sudah berjuang semaksimal mungkin, dan saya sangat berterima kasih kepada mereka yang masih mau bertanding dan berjuang untuk tim ini. Kami patut bersyukur karena bisa pecahkan paceklik poin kami,” katanya.
Salah satu pemain Persewar, Alberto Yumame juga tak bisa menutupi rasa bahagianya ketika Persewar bisa meraih poin perdana pada kompetisi Liga 2 musim ini. “Kami berterima kasih kepada Tuhan, karena atas pertolonganNya kami bisa mendapatkan poin. Kami seluruh pemain mengucap syukur atas hasil laga sore ini,” kata Yumame.
Dari kubu Persipal, pelatih Achmad Zulkifli legowo menerima hasil imbang itu. Achmad memuji penampilan Persewar yang spartan hingga pertandingan selesai. Hanya saja, ia merasa kecewa dengan sejumlah keputusan wasit yang dianggapnya kurang jeli.
“Pertandingan yang sangat menarik dan sangat seru. Kami bertanding dengan baik, tapi lawan juga tampil luar biasa. Sangat disayangkan, laga itu dinodai dengan keputusan wasit yang membuat pertandingan jadi tidak menarik,” kata Achmad.
Kendati meraih satu poin, Persewar Waropen masih menjadi juru kunci yang menempati posisi terbawah klasemen sementara Grup 3 Liga 2 2024/2025. Sementara Persipal Palu turun dari peringkat kedua ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup 3, dengan raihan 12 poin. (*)






















Discussion about this post