Nabire, Jubi – Perpecahan terjadi di kepengurusan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah. Enam cabang olahraga atau cabor yang menyatakan tidak puas dengan kepemimpinan Yampit Nawipa, ketua KONI Paniai yang periode jabatannya mestinya berakhir pada 2026, menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) dan memilih Martinus Pigai sebagai ketua baru periode 2024-2026.

Musorkablub digelar di sebuah hotel di Nabire, Papua Tengah pada Kamis (22/8/2024). Sekitar 20 orang hadir sebagai peserta. Musyawarah luar biasa itu juga dihadiri pejabat Pemkab Nabire, yaitu Pelaksana Tugas Kabag Umum Setda Kabupaten Paniai Menase Pigai yang hadir mewakili Penjabat Bupati Paniai Martha Pigome.

Ketua Panitia Musorkablub KONI Kabupaten Paniai Nias Mote kepada Jubi saat acara menjelaskan, musyawarah luar biasa tersebut diadakan setelah 6 pengurus cabor di KONI Paniai mengirimkan surat mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Yampit Nawipa dan meminta diadakannya Musorkablub.

“Kami menggelar musyawarah [luar biasa] ini berdasarkan rekomendasi dari 6 cabor, yaitu PSSI, Biliar, Karate, Taekwondo, Atlet, dan Volley. Karena pengurus KONI yang lama mengalami kendala atau berhalangan tidak tetap sehingga harus digelar Musorkablub berdasarkan AD/ART KONI,” ujarnya.

Kendala atau berhalangan itu, jelas Mote, terkait dengan aktivitas ketua KONI Paniai [Yampit Nawipa] maju sebagai Calon Bupati Paniai pada Pilkada 2024.

Pro Kontra KONI Paniai

“Sehingga muncul mosi tidak percaya dan dilakukan musyawarah,” ujarnya.

BERITATERKAIT

Menurut Mote keenam cabor berhak menyuarakan untuk pergantian pengurus KONI Kabupaten Paniai. Keenam cabor telah diberikan SK oleh pengurus sebelumnya.

“Mosi tidak percaya harus dikeluarkan agar ada pergantian antar waktu agar dapat mengaktifkan kembali cabang-vabang olahraga yang ada di Kabupaten Paniai,” katanya.

Menurut Mote selama ini terjadi kevakuman kegiatan KONI Paniai sehingga generasi muda Paniai terlibat dalam hal-hal negatif. Sementara dana untuk KONI Paniai sangat besar digelontorkan oleh pemerintah daerah.

“Makanya kita harus bentuk badan pengurus KONI Paniai antar waktu ini agar dapat menjawab. Harapan kita dalam setiap cabor dapat melakukan pembinaan kepada cabor-cabor yang ada, sekalian untuk mempersiapkan musyawarah KONI Paniai,” katanya.

Bukan abal-abal

Nias Mote mengatakan musyawarah luar biasa tersebut digelar sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI. Tujuan Musorkablub, katanya, juga murni untuk memperbaiki KONI Paniai ke depannya.

Ia menjelaskan surat mosi tidak percaya keenam cabor juga sudah diserahkan kepada Ketua Umum KONI Provinsi Papua Tengah Ribka Haluk yang juga Penjabat Gubernur Papua Tengah.

Penjabat Bupati Paniai, katanya, juga merekomendasikan panitia untuk melanjutkan ke KONI Provinsi Papua Tengah, sehingga Penjabat Gubernur mengeluarkan satu rekomendasi gubernur.

“Itu menjadi catatan untuk kita musyawarah daerah. Saya mau sampaikan bahwa Musorkablub ini bukan abal-abal, tetapi sesuai AD/ART,” katanya.

Ketua KONI Paniai terpilih hasil Musorkablub, Martinus Pigai menceritakan proses panjang musyawarah luar biasa. Setelah 6 cabor memberikan surat mandat, selama tiga bulan berjuang, termasuk bertemu dengan Penjabat Gubernur Papua Tengah dan Ribka Haluk sebagai ketua KONI Provinsi Papua Tengah memberikan mandat, maka semuanya dilalui dengan aman dan lancar.

KONI
Ketua KONI Paniai hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Martinus Pigai. – Jubi/Dok Pribadi

Pigai akan aktifkan cabor-cabor

Setelah terpilih sebagai ketua KONI yang baru melalui musyawarah luar biasa, Pigai mengatakan langkah pertama yang akan ia kerjakan adalah melakukan pembinaan dan meningkatkan persatuan olahraga di Kabupaten Paniai.

“Saya sudah diberikan mandat dan kepercayaan oleh 6 cabor melalu Musorkablub untuk membina dan mengaktifkan cabor-cabor yang telah fakum selama ini di Kabupaten Paniai. Ini adalah beban dan tanggung jawab sesuai tugas yang ada pada kami. Kami akan melaksanakan. Semua cabor kita dorong bekerja sama untuk membenahi KONI Paniai yang mengalami kevakuman,” katanya.

Pigai berpesan agar tidak saling tuduh-menuduh atau curiga-mencuriga, karena KONI ada untuk seluruh anak muda Paniai.

“Kita sama-sama mendukung pemerintah membangun olahraga. Oleh sebab itu, semua usulan dari cabor di Paniai kita terima, kami akan kaji, kasih dalam catatan, kekurangan ditulis dan evaluasi bersama,” katanya.

Ia mengatakan KONI Paniai akan melakukan kegiatan pembinaan melalui dana hibah dari pemerintah daerah dan pemda memberikan dana berdasarkan kegiatan yang dibuat. Ia akan merangkul semua cabor dan mengaktifkan pembinaan cabor.

Saat memberikan sambutan pada pembukaan musyawarah luar biara, Pelaksana Tugas Kabag Umum Setda Kabupaten Paniai Menase Pigai yang mewakili Penjabat Bupati Paniai mengatakan KONI memiliki tugas pokok untuk merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan pembinaan, dan meningkatkan prestasi atlet, kinerja wasit, pelatih, dan pengurus guna mewujudkan prestasi keolahragaan lokal, regional, dan nasional, menuju prestasi internasional.

KONI
Ketua KONI Paniai hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Martinus Pigai memberikan sambutan perdanya usai terpilih, Kamis (22/8/2024). – Jubi/Hengky Yeimo

“Karena itu Pemkab Paniai sangat mendukung agar KONI dapat menjadi wadah untuk mengangkat marwah daerah Kabupaten Paniai dan bangsa melalui olahraga,” ujarnya.

Menase Pigai berpesan agar Musorkablub dapat memperkuat organisasi menuju prestasi puncak pada PORPROV 2024 dan kegiatan-kegiatan olahraga bergengsi lainnya.

“Musorkablub KONI Kabupaten Paniai ini menjadi momentum mengevaluasi program yang telah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan oleh pengurus KONI Kabupaten Paniai yang lama. Kami harap wadah ini membahas program-program pembangunan, pembinaan keolahragaan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang untuk meningkatkan potensi olahraga di Kabupaten Paniai,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Pemkab Paniai berharap program yang dihasilkan tidak hanya untuk kepentingan organisasi, melainkan juga dapat memajukan dunia olahraga di Kabupaten Paniai.

“Siapapun yang terpilih untuk memimpin KONI ke depan agar terus membina para atlet yang ada di Kabupaten Paniai,” katanya.

Tanggapan Yampit Nawipa

Terkait Musorkablub yang telah memilih ketua baru, Jubi.id melakukan konfirmasi kepada Yampit Nawipa, ketua KONI Kabupaten Paniai yang diganti pada Sabtu (24/8/2024). Menurut Nawipa musyawarah luar biasa itu adalah ilegal.

“Mereka gelar Musorkablub itu hanya karena ambisi. Itu mereka ambisi mau jadi pengurus KONI saja, cuma mereka tidak jalan melalui prosedur, itu yang dinamakan ilegal,” katanya.

KONI
Ketua KONI Paniai yang digannti, Yampit Nawipa. –Jubi/x.com-nawipayampit

Menurut Nawipa di KONI Paniai tidak ada cabor yang resmi, kecuali Cabang PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia), dan POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia).

“Cabang olahraga yang memberikan rekomendasi itu belum memiliki Surat Keputusan (SK) yang resmi,” katanya.

Nawipa juga menyorot Musorkablub yang diadakan di Nabire, bukan di Paniai. Padahal yang menyelenggarakan adalah KONI Paniai dan orang Paniai yang seharusnya menyelenggarakan musyawarah di Paniai.

Terkait tuduhan ia sibuk mengurus pencalonan pada Pilkada, Nawipa mengatakan tidak ada urusan KONI dengan Pilkada. Saat ini Yampit Nawipa memang sedang menjalankan proses pencalonan sebagai bupati pada Pilkada Kabupaten Paniai 2024. Ia akan diusung PDI Perjuangan dan PAN.

Apa yang akan dilakukan Yampit Nawipa selanjutnya?

“Selagi KONI Provinsi [Papua Tengah] belum melantik mereka, SK saya masih berlaku sampai 2026. Setelah empat bulan ke depan, Bupati Paniai sudah definitif kembali, otomatis pengurus KONI akan berubah juga. Dan pasti pengurus KONI Paniai akan dirombak lagi, kasian juga,” ujarnya. (*)

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

WALHI Papua urges protection Indigenous rights and environmental  restoration at Makimi gold mine

Jayapura, Jubi – The Indonesian Forum for the Environment (WALHI) Papua has called for the protection of Indigenous communities’ rights [...]

Merauke farmers gain easier access to affordable fuel for agriculture

Jayapura, Jubi – Merauke regency in South Papua province is one of Indonesia’s major food-producing regions, with tens of thousands [...]

Jayawijaya KNPI calls for independent investigation into fatal Nduga shooting

Jayapura, Jubi – The Indonesian National Youth Committee (KNPI) in Jayawijaya Regency, Papua Pegunungan Province, has called for an independent [...]

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist