• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Meepago

Pemerintah didesak tarik pasukan keamanan dari Kabupaten Paniai

November 25, 2025
in Meepago
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Aida Ulim - Editor: Arjuna Pademme
Kabupaten Paniai

Tim Peduli Kemanusiaan dan Alam Paniai Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Paniai atau FKM-KP Kota Studi Jayapura, di Kota Jayapura, Papua Selasa (25/11/2025).-Jubi/Aida Ulim

0
SHARES
855
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pemerintah pusat dan daerah didesak segera menarik pasukan keamanan organik dan non organik yang selama ini dikirim ke Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Desakan itu disampaikan Tim Peduli Kemanusiaan dan Alam Paniai, Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Paniai atau FKM-KP Kota Studi Jayapura.

Tim Peduli Kemanusiaan dan Alam Paniai berpendapat, keberadaan pasukan organik dan non organik di wilayah itu, justru memperburuk situasi keamanan masyarakat, dengan meningkatnya operasi militer di sana.

Koordinator tim, Yulianus Bunai  mengatakan meningkatnya operasi militer di Paniai selama beberapa tahun terakhir, justru membuat masyarakat merasa tidak aman dan nyaman, menimbulkan trauma berkepanjangan juga menjadi penyebab warga mengungsi.

“Sejumlah peristiwa buruk seperti intimidasi terjadi di Kabupaten Paniai. Persoalan sosial yang dialami masyarakat Paniai, intimidasi dari aparat, operasi militer, Blok Wabu, proyek strategis nasional, merupakan konflik yang tidak pernah diselesaikan pemerintah,” kata Yulianus Bunai, Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, dampak dari situasi dirasakan langsung oleh masyarakat Paniai dan mahasiswa. Operasi militer juga menyebabkan masyarakat Paniai tidak percaya satu sama lain, dan masyarakat trauma tidak berani keluar rumah.

“Mahasiswa dari Paniai yang berada di luar kota seperti Kota Jayapura juga terdampak karena kesulitan ekonomi, tidak bisa bayar kos-kosan. Pindah-pindah tempat tinggal, orang tua tidak kirim uang karena, orang tua juga susah berkebun takut dengan pengiriman militer yang terus menerus terjadi,” ucapnya.

BERITATERKAIT

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

Wagub Geley: Pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah mesti rampung akhir Desember

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

Gubernur Nawipa: LPPD merupakan gambaran kinerja pemerintahan daerah

Katanya, FKM-KP sebagai wadah kerja sama mahasiswa Paniai di daerah, sudah berulang kali menyampaikan kesulitan yang mereka alami di masing-masing kota studi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai. Namun Pemkab Paniai tidak menanggapinya dengan membantu mahasiswa maupun masyarakat di Paniai.

Mereka berpendapat, pemerintah daerah lebih cenderung sibuk dengan agenda politik, sehingga mahasiswa Paniai di berbagai kota studi harus berjuang sendiri untuk hidup, bahkan mengandalkan solidaritas sesama mahasiswa.

Sementara itu, penanggung jawab tim, Gabriel Gobai mengatakan kontak senjata antara TNI dan TPNPB-OPM di beberapa titik di Paniai seperti di Distrik Yagai, Aweyda, dan Kebo kembali terjadi sejak awal Oktober 2024 hingga awal 2025.

Katanya, konflik bersenjata kedua pihak itu, membuat masyarakat Paniai ketakutan, sehingga masyarakat mengungsi ke daerah lain yang dianggap aman dan menyebabkan anak-anak tidak bersekolah, sebab TNI membangun pos-pos baru, yang membuat masyarakat trauma.

“Ketika masyarakat minta penjelasan kenapa pasukan militer yang masuk banyak sekali, pemerintah daerah tidak pernah memberikan informasi resmi. Tidak ada publikasi mengenai jumlah pasukan militer dari pusat. Informasi ditutup rapat,” kata Gabriel Gobai.

Tim Peduli Kemanusiaan dan Alam Paniai, FKM-KP Kota Studi Jayapura pun menyatakan beberapa poin pernyataan sikap mereka, di antaranya meminta Presiden Republik, Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan Bupati Paniai, Yanpit Nawipa segera menarik militer non organik dan organik di Paniai yang masuk di Distrik Kebo, Yagai dan Aweida, serta beberapa distrik lainnya di Kabupaten Paniai dan  Tanah Papua secara umum.

Meminta DPR Kabupaten Paniai segera menyurati Presiden Republik Indonesia untuk menarik militer non organik dari Kabupaten Paniai, dan hentikan praktik militerisasi untuk kepentingan korporasi ekstraktif.

Meminta Pemkab Paniai melihat masalah sosial di kalangan mahasiswa Paniai di setiap kota studi. Mengecam keras MRP-PPT yang dinilai gagal menjalankan fungsi perlindungan masyarakat adat di Kabupaten Paniai. (*)

Tags: Kabupaten PaniaiPasukan keamananpemerintah
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Wagub Geley

Wagub Geley: Pembangunan pusat pemerintahan Papua Tengah mesti rampung akhir Desember

September 23, 2026

AHY: Pemerintah pusat dan daerah di Papua satu tim

September 18, 2026

Gubernur Nawipa: LPPD merupakan gambaran kinerja pemerintahan daerah

August 20, 2026

Pemerintah mesti serius memperhatikan daerah dengan angka kemiskinan tinggi

August 8, 2026

Oposisi mengecam pemerintah Kepulauan Solomon terkait kesepakatan dengan AS

August 6, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara