Jayapura, Jubi – Gerakan Pembebasan dan Persatuan untuk Papua Barat atau United Liberation Movement for West Papua akan melaporkan kepada para pemimpin negara-negara Pasifik mengenai perjuangan Rakyat Papua dalam menuntut penentuan atas nasib sendiri. Mereka berharap negara-negara Pasifik turut bersolidaritas atas perjuangan itu.
Wakil Presiden Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Octovianus Mote mengatakan laporan tersebut akan mereka sampaikan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-53 Forum Kepulauan Pasifik (PIF) di Tonga. Konferensi tersebut berlangsung pada hari ini hingga Jumat mendatang.
“ULMWP hadir bersama [delegasi] Gereja [di Pasifik] [pada KTT PIF]. Kami berkesempatan menyampaikan materi tentang ULMWP dan perjuangan Rakyat West Papua dalam [menuntut] penentuan nasib sendiri,” kata Mote dalam pesan singkat kepada Jubi. id, Senin (26/8/2024).
ULMWP dijadwalkan menyampaikan pandangan mereka tersebut pada hari ketiga konferensi atau lusa. Mote menilai kesempatan itu sangat berharga bagi perjuangan Rakyat Papua.
“Ini kesempatan untuk memperlihatkan persoalan dan perjuangan atas penentuan nasib sendiri [bagi Papua]. Masalah [kedaulatan] West Papua mendapat dukung bukan hanya dari pemerintah, melainkan juga seluruh Bangsa Pasifik,” kata Mote.
Dia melanjutkan rencana penyampaian pandangan ULMWP diawali dengan doa pagi bersama. Mereka juga akan turut mendoakan perjuangan Bangsa Kanaky, Bangsa Tahiti, dan bangsa-bangsa lain yang masih sama-sama terjajah.
Mote menyerukan seluruh Rakyat Papua juga melakukan doa pagi bersama pada Rabu lusa. Seruan serupa disampaikan Presiden Eksekutif ULMWP Manase Tabuni
“Saya mengimbau seluruh Rakyat Papua menyatukan hati [atas perjuangan bagi penentuan nasib sendiri]. Kita berdoa bersama dan berpuasa untuk Tanah Air dan Bangsa West Papua,” kata Tabuni.
FIP dibentuk pada 1971 atas inisiatif Selandia Baru. Pembentukkannya untuk memperkuat kerja sama dan menyatukan kebijakan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi, pembangunan berkelanjutan, tata pemerintahan yang baik, serta keamanan regional di Pasifik.
Sekretariat PIF berkedudukan di Suva, Fiji, dan dikepalai seorang Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal PIF saat ini dijabat Baron Waqa.






















Discussion about this post