Wamena, Jubi – Darma Wanita Persatuan (DWP) Papua Pegunungan (Papeg) menyertakan 10 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dari delapan kabupaten dalam Festival UMKM guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat orang asli Papua (OAP) di daerah setempat.
Ketua DWP Papua Pegunungan Rode N Giban di Wamena, Rabu, mengatakan dalam rangkaian HUT ke-27 DPW itu beberapa kegiatan dilaksanakan salah satunya Festival UMKM yang digelar di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan.
“Ada beberapa pelaku UMKM binaan DWP maupun DWP unsur yang dilibatkan dalam kegiatan ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha tersebut,” katanya.
Menurut dia, para pelaku usaha memamerkan berbagai hasil kerajinan tangan seperti noken, hasil pertanian seperti buah-buahan, dan madu.
“Kami berharap dalam HUT ke-27 DWP ada memberikan manfaat ekonomi baru bagi masyarakat, karena kami menyiapkan tempat dan mereka bisa memamerkan atau menjual hasil bumi dan kerajinan mereka,” ujar dia.
Selain kegiatan ekonomi, ia mengatakan pihaknya juga menggelar program DWP mengajar, kreatif, dan peduli dengan membuat donor darah.
“Dalam kegiatan DWP mengajar kami akan mengunjungi SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Kabupaten Lanny Jaya untuk memberikan materi tentang bahaya pergaulan bebas, reproduksi remaja. Salah satu kegiatan juga kami akan turun memberikan perhatian bagi warga binaan Lapas Kelas II B Wamena,” katanya.
Sementara itu, Sekda Papua Pegunungan Elai Giban menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh DWP Papua Pegunungan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan kepedulian sosial serta membantu pemahaman bagi generasi muda tentang reproduksi.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-27 bagi DWP. Dan program yang dilaksanakan oleh DWP tahun ini (2026) sangat luar biasa di mana mereka membantu perekonomian masyarakat melalui Festival UMKM, serta kegiatan donor darah maupun memberikan pemahaman bagi generasi muda tentang reproduksi dan pergaulan bebas,” ujar dia. (*)

























Discussion about this post