Jayapura, Jubi – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatat ada enam perusahaan bidang perkebunan kelapa sawit yang saat ini beroperasi di Papua.
Ketua Gapki Papua Tulus Sianipar kepada ANTARA, Selasa, di Jayapura, mengatakan enam perusahaan itu beroperasi di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.
“Memang baru enam perusahaan yang aktif di bidang kelapa sawit dan dari enam penanaman tercatat dua perusahaan yang sudah memiliki pabrik pengolahan CPO,” katanya.
Hasil pengolahan sawit di pabrik CPO atau minyak sawit mentah itu nantinya dikirim keluar Papua untuk diproses lebih lanjut, kata Tulus.
Menurut dia, dari data yang dimiliki tercatat ada 15 perusahaan kelapa sawit yang memegang izin usaha perkebunan namun yang beroperasi baru enam perusahaan dengan luas areal yang bervariasi antara 6.500 hektare hingga 30.000 hektare.
Sembilan perusahaan yang belum beroperasi itu ada yang tidak aktif karena izinnya dicabut oleh Gubernur Papua sedangkan yang lainnya belum memiliki hak guna usaha (HGU).
“Tercatat enam perusahaan yang tidak aktif terkait HGU dan tiga perusahaan lainnya izin usaha perkebunan (IUP) dicabut,” kata Ketua Gapki Papua Tulus Sianipar. (*)


























Discussion about this post