Jayapura, Jubi – Direktur Utama PT Air Minum atau AM Jayapura Robongholo Nanwani, Entis Sutisna memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat Jayapura terpenuhi menyongsong hari ulang tahun Republik Indonesia atau HUT RI ke-80 tahun ini.
“Kami pastikan semua intec dan bak penampung air bersih tetap ful dan menopang aktivitas masyarakat Jayapura menyongsong HUT RI ke-80 Tahun,” Tutur Entis Sutisna kepada Jubi melalui pesan singkatnya di Kota Jayapura, Papua pada Selasa (12/8/2025).
Entis menyampaikan, pihaknya terus mengawasi semua sistem pengaliran yang mendistribusikan air ke rumah-rumah masyarakat Jayapura supaya tetap normal.
Menurutnya, menyongsong HUT RI, curah hujan setiap minggu selalu ada sehingga tentunya ketersediaan dan pasokan air bersih tetap terjamin.
“Dengan curah hujan yang stabil ini, saya pastikan pelayanan kami dari sisi sumber air tidak ada masalah. Kami mau mengimbau kepada masyarakat, supaya sistem pengaliran air yang pihak kami sudah pasang di sekitar rumah warga, jangan diambil alih untuk mengatur, itu bisa menyusahkan warga sendiri,” ujarnya.
Entis mengatakan, sebelumnya beredar informasi dari masyarakat di wilayah Distrik Jayapura Utara khususnya Polimak bahwa dua-tiga bulan terakhir mereka mengalami kesusahan air.
Menindaklanjuti itu, pihaknya menelusuri sistem pengaliran air seluruh wilayah Jayapura dan menemukan bahwa ada oknum masyarakat di Polimak membongkar selongsong valve pengatur air ke Pipa tiga inci.
“Jadi susah kalau warga sendiri mau mengatur dan tidak taat apa yang sudah kami [PT AM] atur, akibatnya pasti banyak warga yang dirugikan,” ucapnya.
Entis juga mengimbau kepada warga Jayapura, jika menemukan atau pasokan air di rumah-rumah tidak mengalir bisa langsung menghubungi pihak PT AM Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) dengan menunjukan ID (nomor sambungan).
“Kalau nomor sambungan sudah ada, maka kami pastikan tim akan monitor ke lapangan untuk menangani masalah yang dihadapi warga,” Tandasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik, PT AM Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), Yan Nasadit menyampaikan, seluruh petugas teknis di lapangan, terutama di Distrik Jayapura Selatan, telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) untuk pengontrolan sistem perairan air bersih.
“Mereka [petugas teknis lapangan] sudah bikin jadwal dan mereka juga sudah tahu valve pisa mana yang harus segera diganti, jadi kami pastikan suplai air bersih menyongsong HUT RI normal. Tapi warga harus patuh dengan apa yang telah kami atur di lapangan sehingga tidak merugikan warga lainnya,” tandas Yan Nasadit. (*)





















Discussion about this post