Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Kesehatan menggelar pelatihan kader posyandu lansia atau lanjut usia di lima distrik (kelurahan dan kampung) guna meningkatkan kapasitas.
“Tujuan dari pelatihan kader posyandu ini adalah agar menuju lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari di Grand Abe Hotel Jayapura, Kota Jayapura, Selasa (5/12/2023).
Dikatakannya, peran kader kesehatan lansia menjadi sangat penting karena sebagai ujung tombak pembinaan kesehatan lansia di masyarakat, terutama memotivasi orang tua dengan menetapkan prinsip-prinsip kesehatan.
“Kader dapat berperan dalam penyuluhan, penggerak masyarakat, membantu pelayanan serta pendampingan terhadap lansia dan keluarganya agar hidup sehat, supaya dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Dikatakannya, melalui pelatihan kader posyandu lansia ini, agar saat pendampingan kepada 25.000 orang lansia, kader sudah dapat memahami tupoksinya masing-masing sehingga penanganan lansia semakin maksimal.
“Pengetahuan lansia harus ditambah agar terhindar dari penyakit hipertensi, jantung, dan stroke. Untuk itu, harus makan teratur, banyak minum air putih, rutin periksa kesehatan, minum obat teratur. Sekaligus untuk menurunkan stunting di Kota Jayapura,” ujarnya.
Antari berharap peserta pelatihan kader posyandu lansia benar-benar mengaplikasi ilmu yang sudah didapat, guna melakukan perubahan di lingkungan masyarakat terutama untuk pelayanan lansia dan meningkatkan derajat hidup.
“Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan melibatkan seluruh lintas sektor terkait salah satunya melibatkan kader posyandu lansia. Kader ini nantinya sekaligus menjadi garga terdepan dalam menurunkan stunting yang masih mencapai 1.600 anak,” ujarnya. (*)






















