Papua No.1 News Portal | Jubi

Dishub Jayawijaya belum temukan kenaikan tarif, Polres lakukan razia pengantre BBM nakal

Writer: Islami AdisubrataEditor: Kristianto Galuwo
Jayawijaya
Razia yang dilakukan jajaran Polres Jayawijaya terhadap para pengantre nakal di APMS Lasminingsih Wamena. -Istimewa

Wamena, Jubi – Menyikapi adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) atau kenaikan jenis pertalite, solar, dan pertamax, Dinas Perhubungan Jayawijaya belum menemukan adanya kenaikan tarif angkutan secara sepihak.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayawijaya, Pardomoan Harahap saat dihubungi, Selasa (6/9/2022) mengatakan sementara ini pihaknya masih melakukan pemantauan lapangan terkait kenaikan harga BBM.

“Belum ada pergerakan siginifikan, belum ada angkutan umum yang menaikkan harga, ucapnya.

Ia menilai, kondisi di Jayawijaya dalam beberapa bulan terakhir ini sempat terjadi penyesuaian dari jenis premium ke pertalite dan pertamax. Dimana, pada 2021 lalu pemerintah telah menerbitkan SK Bupati terkait dengan batas maksimal tarif angkutan umum. Namun, setelah disusun, terjadi peralihan BBM dari premium ke pertalite dan pertamax, dan akan ada penyesuaian tarif.

“Yang jelas kami masih memantau dan jika ada perubahan-perubahan signifikan pasti akan menyesuaikan dengan tarif-tarif angkutan. Pasti kita menyikapi itu dengan perubahan tarif, karena tidak mungkin BBM naik baru tidak disesuaikan,” katanya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Jayawijaya melakukan razia terhadap para pengantre BBM nakal di APMS Lasminingsih Wamena, sebagai langkah mengantisipasi adanya penyalahgunaan BBM subsidi.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Hesman S. Napitupulu mengatakan razia yang dipimpin Kasat Lantas Polres Jayawijaya itu menyasar kendaraan yang tangkinya telah dimodifikasi untuk mengantre BBM.

“Razia atau pun penertiban ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan penimbunan BBM bersubsidi, serta menindak para pelaku yang memodifikasi tangki kendaraannya untuk mengantre BBM,” kata kapolres.

Dari hasil razia, katanya, polisi berhasil mengamankan 10 unit kendaraan roda empat yang memodifikasi tangki dan satu unit roda dua, selanjutnya dibawa ke Polres untuk dilakukan penyelidikan.

Kapolres juga menegaskan pihaknya akan menindak tegas terhadap para pelaku penimbun BBM bersubsidi, karena selain merugikan negara juga dapat merugikan masyarakat khususnya di Kabupaten Jayawijaya. (*)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 728x250