Sentani, Jubi – Bupati Jayapura, Papua, Dr. Yunus Wonda, SH, MH menyatakan partisipasi masyarakat rendah dalam pelaksanaan pemungutan suara ulang pemilihan gubernur dan wakil gubernur atau PSU pilgub Papua di wilayah pemerintahannya.
Pernyataan itu disampaikan Yunus Wonda saat meninjau sejumlah tempat pemungutan suara atau TPS di Kabupaten Jayapura, ketika pelaksanaan PSU pilgub Papua, Rabu (6/8/2025).
“Kami lihat hari ini, hampir saya sudah keliling sampai berapa tempat [pemungutan suara]. Saya sudah jalan, memang partisipasi sangat rendah. Pantauan tadi, kami lakukan [pukul] 9.00 sampai 10.00 [WIT],” katanya usai melakukan peninjauan di TPS 33 Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani.
“Contoh, rumahnya ada di BPD Gunung, tapi [daftar] pemilihan dia ditaruh [berada] di Lapangan Theis di sana. Ini hampir terjadi dan ini bertahun-tahun, setiap pemilihan selalu model itu,” ucapnya.
“Jadi, ke depan kalau memang [pemilih berada] di kompleks itu, namanya dan tempat pemilihnya harus di situ. Tidak bisa lempar ke sana. Hal itu yang bisa berpengaruh terhadap partisipasi pemilih,” katanya lagi.
Menurut Wonda, hal itu menjadi catatan Pemerintah Kabupaten Jayapura kedepan agar peristiwa seperti itu tidak berulang lagi. Pemkab Jayapura bersama Dukcapil akan memperbaiki dan merapikan data by data, supaya datanya akurat.
“Nanti setelah ini kami akan evaluasi, pemerintah dengan KPU, kami akan buat data yang baik. Tim harus benar-benar turun mendata kembali karena banyak orang yang sudah meninggal masih ada [terdaftar]. Bahkan yang sudah pindah, [juga] masih ada,” ujarnya. (*)





















Discussion about this post