Sentani, Jubi — Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Jayapura menyambut baik dukungan pemerintah pusat memberikan bantuan alat berat untuk pertanian, melalui Komisi IV DPR RI dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bantuan yang diberikan berupa sepuluh unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua akan segera disalurkan kepada kelompok tani di sejumlah wilayah.
Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda, S.H., M.H mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu langkah penting untuk mempercepat pengembangan pertanian lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar Papua.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan Komisi IV DPR RI. Bantuan alat berat ini sangat dibutuhkan petani di berbagai wilayah. Selama ini mereka kesulitan menggarap lahan tanpa peralatan yang memadai,” kata Wonda di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua Jumat (31/10/2025).
Katanya, pemerintah daerah menargetkan pengolahan 200 hektare lahan pertanian baru pada tahun 2026. Untuk mendukung hal itu, Pemkab Jayapura juga tengah menyiapkan sistem irigasi di wilayah Nibokra dan Nibotong dengan memanfaatkan aliran air dari Kali Biru.
“Kami akan pastikan minggu depan kondisi irigasi siap, sehingga alat berat bisa segera masuk dan digunakan oleh kelompok tani,”ujarnya.
Selain alat berat, kata Wonda pihaknya juga telah mengusulkan bantuan bibit pertanian agar produksi pangan lokal semakin meningkat.
Pemerintah Kabupaten Jayapura menargetkan produksi beras dan komoditas pertanian lainnya dapat memenuhi kebutuhan pangan di tingkat lokal dan antar kabupaten.
“Kami ingin Kabupaten Jayapura tidak lagi bergantung pada pasokan dari Jawa atau Sulawesi. Kita harus mampu produksi sendiri dari tanah kita,” ucapnya.
Yunus Wonda juga mendorong masyarakat agar aktif mengembangkan usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan sebagai sumber utama pertumbuhan ekonomi daerah. (*)





















Discussion about this post