• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Headline

(Ekslusif) Lukas Enembe : Mereka ingin singkirkan saya dari jabatan gubernur, untuk kalahkan Demokrat di Papua

September 26, 2022
in Headline, Nasional & Internasional
Reading Time: 4 mins read
0
Penulis: - Editor:
Enembe

Gubernur Papua, Lukas Enembe hendak melakukan terapi jalan kaki di sekitar kediaman pribadinya di Koya, Jumat (23/9/2022) sore - Jubi/Nuevaterra)

0
SHARES
601
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi TV – Sejak dijadikan tersangka gratifikasi satu miliar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Papua Lukas Enembe belum memberikan pernyataan kepada pers. Ia menyerahkan urusan komunikasi dengan media massa kepada kuasa hukumnya. Enembe memilih beristirahat di rumahnya untuk memulihkan kesehatannya. Penetapan tersangka Lukas Enembe ini berkembang menjadi polemik luas di tengah masyarakat Papua, media sosial hingga media massa.

Jumat (23/9/2022) siang, Jubi mendapatkan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Gubernur Papua ini berkaitan dengan penetapan dirinya sebagai tersangka gratifikasi, pemblokiran rekeningnya, tuduhan setoran ratusan miliar ke kasino di Singapura, hingga sakit yang dideritanya.

“Kaki saya bengkak dan suara saya sering hilang,” kata Lukas Enembe, saat ditemui di rumah pribadinya di Koya, Kota Jayapura, sambil memperlihatkan kakinya yang bengkak. Saat ditemui, Enembe sedang berjalan perlahan dari kamarnya menuju ruang makan. Ia hendak makan siang.

Lukas Enembe disebut telah menderita sejumlah penyakit sejak 6 bulan terakhir. Mulai dari stroke, diabetes, hipertensi, jantung, dan komplikasi ginjal.

Menu yang disediakan pramusaji gubernur di meja makan hanya sayur sawi putih rebus, labu kuning rebus, pisang dan ubi jalar rebus dan ikan asar. Ada juga semangkuk papeda dan ikan kuah bening. Selain makanan, ada tiga gelas air putih dan satu gelas air yang disebutkan oleh Enembe berisi obat ginjal.

“Saya harus minum tiga gelas air putih setiap makan ditambah 2 liter air setiap hari,” jelas Enembe. Ia memang tampak sedikit sulit berkomunikasi. Bahkan suaranya beberapa kali tidak terdengar sehingga harus mengulang perkataanya.

Sambil mulai menyantap makan siangnya, Enembe berkisah tentang kasus yang sedang dihadapinya. Ia mengatakan tidak terkejut dengan penetapan statusnya sebagai tersangka. Karena ini bukan pertama kalinya ia menghadapi upaya-upaya mengkriminalisasi dirinya. Ia menyebut apa yang dihadapinya ini sebagai kriminalisasi bermotif politis.

BERITATERKAIT

Cegah korupsi SDA, GIZ dan KPK latih masyarakat adat jadi paralegal

Hasil MCP KPK, Papua belum capai target

Perkuat pengawasan Dana Otsus, MRP Papua Barat Daya gandeng GIZ dan KPK

KPK dan Kejati Papua diminta tindak lanjuti dugaan gratifikasi PTFI

“Motifnya politis. Mereka ingin menyingkirkan saya dari jabatan gubernur. Mereka ingin jatuhkan Demokrat di Papua. Mereka beranggapan, selama saya masih menjadi gubernur, mereka sulit mengalahkan Partai Demokrat di Papua. Ini Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) yang ingin menyingkirkan Partai Demokrat di Papua.,” ungkap Enembe.

Saat ini memang Lukas Enembe kembali menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua untuk periode kepengurusan 2022 -2027.

Keinginan PDIP untuk menyingkirkan dirinya ini, menurutnya dijalankan oleh jenderal-jenderal purnawirawan polisi. Enembe menyebutkan nama TK, BG dan PW sebagai orang-orang dibalik apa yang dihadapinya saat ini.

“Tahun 2017 mereka (TK dan BG) membawa saya lalu meminta saya menerima PW sebagai pasangan saya untuk maju sebagai gubernur Papua. Saya menolak karena saya sudah memutuskan maju bersama Clemen Tinal almarhum,” jelas Enembe.

Enembe berhenti berkisah. Ia menggeser piring makannya dan mengambil mangkuk yang berisi papeda lalu mengangkat mangkuk berisi ikan kuah untuk memindahkan kuah dan ikan ke mangkuk berisi papeda. Setelah itu, ia melanjutkan makan siangnya dengan papeda.

Lalu, Enembe melanjutkan kisahnya, hal yang sama terjadi lagi pada tahun 2021. Bedanya, tahun 2021 ini TK datang seorang Menteri untuk mengajukan nama PW sebagai pengganti almarhum Clemen Tinal yang meninggal dunia. Saat itu, Enembe mengatakan dirinya menanggapi pengajuan nama tersebut dengan mengatakan keputusan berkaitan dengan calon pengganti alrmahum Clemen Tinal sebagai wakil gubernur sudah diserahkan kepada koalisi partai pendukung Lukas Enembe dan Clemen Tinal saat maju sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur.

“Jadi apa yang saya hadapi saat ini saya sebut sebagai kriminalisasi karena sudah ada upaya-upaya sebelumnya untuk mengkriminalisasi saya oleh orang-orang yang sama untuk kepentingan PDIP,” ujar Enembe.

Mantan Bupati Puncak Jaya ini mengambil satu gelas berisi air lalu meneguknya sampai habis. Dilanjutkan dengan gelas kedua dan ketiga, lalu ditutup dengan gelas berisi obat yang harus ia minum setelah makan.

Enembe memastikan ia tidak akan menghindar dari pemeriksaan KPK. Jika kesehatannya sudah benar-benar pulih, ia akan datang memenuhi panggilan KPK untuk memberikan penjelasan ataupun diperiksa. Ia pun membantah ada pengerahan massa untuk melindungi dirinya. Demonstrasi dan penjagaan massa di rumah pribadinya pada tanggal 20 September lalu adalah bentuk dukungan moral rakyat Papua.

“Jika kesehatan saya pulih, saya akan penuhi panggilan KPK itu,” tegas Enembe.

Tak seperti beberapa hari sebelumnya, rumah pribadi Lukas Enembe tampak sepi. Hanya tersisa beberapa orang yang berjaga di depan pintu gerbang rumah. Lukas Enembe pun tinggal di rumah dengan seorang pramusaji, seorang ajudan dan dua keluarga dekatnya. Ibu gubernur dan anaknya tinggal di gedung negara.

“Saya sendiri susah meminta mereka pulang. Mereka tidak mengijinkan saya keluar rumah. Karena jika saya keluar rumah dan terjadi sesuatu pada saya, mereka akan “baku bunuh” antar mereka sendiri. Jadi saya pun harus berhati-hati meminta mereka pulang,” jelas Enembe tentang ribuah orang yang datang dan berkumpul di rumahnya beberapa hari lalu.

Enembe menegaskan lagi bahwa uang satu miliar yang dikirimkan ke rekening BCA nya adalah uangnya sendiri yang dikirimkan oleh seseorang yang bekerja di rumahnya. Sedangkan uang ratusan miliar yang disebutkan oleh Mahfud MD sebagai dana yang disetorkan ke kasino di Singapura, disebutkan oleh Lukas Enembe sebagai tidak masuk akal.

“Pertama, saya tidak punya uang sebanyak itu. Lalu bagaimana cara membawa uang itu dalam bentuk cash ke luar negeri? Ini tidak masuk akal,” kata Enembe.

Meski demikian Enembe tidak membantah tudingan bahwa ia pernah pergi ke kasino di luar negeri. Baginya, itu hanyalah refreshing yang juga dilakukan oleh pejabat-pejabat lain. Namun aktivitas ini sudah dihentikannya sejak ia sakit.

Ia juga mengakui bahwa rekening bank miliknya, istrinya dan seorang anaknya telah diblokir sejak empat bulan lalu.

“Saya tidak akan berobat ke luar negeri meskipun ada surat ijin dari Menteri Dalam Negeri. Saya akan tetap di Indonesia untuk menghadapi upaya kriminalisasi saya ini,” ujar Enembe tegas.

Bagi Enembe, upaya pihak-pihak yang ingin menjatuhkannya (kriminalisasi) ini sangat aneh. Karena ia sendiri akan habis masa jabatannya sebagai gubernur dalam waktu satu tahun lagi.

“Tidak perlu mereka susah payah menjatuhkan saya. Nanti juga saya berhenti sebagai gubernur. Satu tahun lagi masa jabatan saya habis,’ kata Enembe.

Bertahun-tahun menjadi Ketua Partai Demokrat Provinsi Papua membuat Enembe sangat memahami perebutan kekuasaan antar partai politik maupun intrik-intrik politik lainnya. Sebagai kepala daerah hampir dua puluh tahun, pria asal Mamit, Kabupaten Tolikara ini sudah kenyang mengurusi konflik panjang di atas Tanah Papua ini untuk menjaga Papua tetap dalam NKRI.

“Mengurusi Papua ini tidak mudah. Salah urus, bisa berbahaya,” kata Enembe menutup perbincangan dengan Jubi. (*)

Artikel ini terbit pertama kali di JubiTV dengan judul Lukas Enembe : Mereka ingin jatuhkan Demokrat di Papua

 

Tags: DemokratKPKLukas EnembePDIP
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pelatihan Paralegal Masyarakat Adat

Cegah korupsi SDA, GIZ dan KPK latih masyarakat adat jadi paralegal

August 28, 2025
Hasil MCP KPK, Papua belum capai target

Hasil MCP KPK, Papua belum capai target

July 10, 2025

Perkuat pengawasan Dana Otsus, MRP Papua Barat Daya gandeng GIZ dan KPK

March 22, 2025

KPK dan Kejati Papua diminta tindak lanjuti dugaan gratifikasi PTFI

February 17, 2025

Direktur Diklat KPK jadi Penjabat Bupati Mimika

January 15, 2025

LBH Papua desak KPK usut tuntas dugaan gratifikasi tambang di Papua Tengah

January 8, 2025
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

October 11, 2026
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

October 11, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
PSN penghancur hutan hujan tropis

Aliansi: Hentikan PSN penghancur hutan hujan tropis di Tanah Papua

0
Indonesia mesti menjawab pelanggaran HAM

Koalisi: Berikan akses kepada PIF memantau kondisi HAM di Tanah Papua

0
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara