• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ingin tetap berwirausaha, Petrus Wenda berhasil biayai kuliah dari jualan aksesori khas Papua

Ia mewarisi bakat bapaknya yang juga seorang pengrajin aksesori kawakan khas Papua di Timika

May 14, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-10 - Editor: Zely Ariane
aksesori

Petrus Wenda saat menggelar aksesori dagangannya di salah satu lokasi di Distrik Heram Kota Jayapura Papua, Sabtu (12/5/2024).-Jubi/CR-10

0
SHARES
384
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sudah berjalan dua tahun sejak Petrus Wenda (22), mahasiswa asal Timika Provinsi Papua Tengah, mulai berjualan aksesori khas Papua sejak 2022. Mahasiswa semester empat, Fakultas Ekonomi, Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Cenderawasih itu bahkan sukses membiayai kuliahnya dari berjualan aksesori.

Sambil menyiapkan lapak jualannya di Waena, Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (13/5/2024), Petrus Wenda bercerita kepada Jubi bahwa ia mewarisi bakat bapaknya, yang juga seorang pengrajin aksesori kawakan khas Papua di Timika. Dari dialah Wenda belajar berjualan.

“Sejak SMA sudah memulai belajar dari Bapak, karena bapak saya sudah puluhan tahun membuat dan menjual aksesori Papua yang bahannya berasal dari bulu ayam yang dalam bahasa Lani disebut ‘Toeri’, juga bulu kasuari untuk membuat mahkota cenderawasih, taring babi, koteka, dan beberapa barang lainnya,” ujar Petrus Wenda.

aksesori
Petrus Wenda saat berjualan aksesori Papua, di Buper Heram, Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (12/5/2024).-Jubi/CR-10

Sejak awal duduk di bangku kuliah, Wenda sudah merencanakan untuk berjualan. Menginjak semester kedua tahun 2022 dia mulai rencana tersebut dengan berjualan souvenir. Wenda merasa aktivitas jualannya itu juga selaras dengan ilmu pendidikan yang ditempuh di Jurusan Ekonomi Pembangunan.

“Jadi memang tidak sia-sia saya berjualan ini. Selain berjualan ini sambil biayai kuliah tapi sesuai saya punya jurusan, karena di jurusan saya disitu lebih banyak belajar terkait bisnis dan berbisnis,” kata Wenda.

Beberapa aksesoris dan souvenir khas Papua yang ia jual adalah gelang tangan seharga Rp30 ribu, gelang leher Rp100 ribu, gelang anggrek Rp300 ribu, gantungan kunci motor Rp20 ribu dan mahkota polos Rp300 ribu.

“Pendapatan perhari tergantung pembelinya. Misalnya saya berjualan dari  pagi hingga sore bisa mendapatkan hasil sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu, namun pada bulan November sampai Desember perhari bisa menghasilkan uang sampai Rp1 juta hingga Rp1,5 juta,” katanya.

BERITATERKAIT

Uncen dorong kewirausahaan mahasiswa

Wagub Papua Tengah ajak generasi muda jadi wirausaha

Kemenpora: Wujudkan Gen-Z berkualitas melalui ekosistem pendidikan dan kewirausahaan

Uncen gelar kegiatan ECO Camp agar wirausaha mahasiswa makin terampil

Wenda mengatakan, ia berjualan menyesuaikan dengan jadwal kuliahnya, tak selalu pagi sampai sore. Dia tetap mengutamakan kuliah, dan bisnis nomor dua. Selepas pulang kuliah sekitar pukul 14 WIT hingga selesai ia gelar lapaknya di Pasar Youtefa, Abepura Jayapura Papua.

“Saya tetap berjualan, namun mengutamakan kuliah daripada berjualan di pasar. Saya juga berjualan tidak satu tempat tapi berpindah-pindah,” ujarnya.

aksesori
Bermacam aksesori khas papua yang dijual Petrus Wenda di Buper Heram, Kota Jayapura, Papua pada Sabtu (12/5/2024). – Jubi/CR-10

Kadang Petrus Wenda berjualan di Pasar Youtefa, di lain waktu ia menggelar dagangannya di tepat jalan masuk bandara.Sentani, Kabupaten Jayapura. Wenda mengaku saat ini ia tidak memiliki tempat berjualan tetap atau permanen, sehingga ia akan bolak balik membawa hasil dagangannya dari Pasar Youtefa atau dari Bandara Sentani, setiap hari.

Terlepas lelah karena setiap hari berjualan, Wenda senang karena dari hasil berjualan lah ia bisa membayar uang kuliah. Bahkan dia bisa membeli satu unit sepeda motor dari hasil pendapatannya sejak Juni hingga Oktober 2023. Sepeda motor yang harganya sekitar Rp7 juta rupiah itu yang mengantarnya pulang pergi berjualan.

Petrus Wenda berkeinginan untuk bisa terus melanjutkan bisnis berjualan aksesori Papua selesai kuliah nanti.

Namun tantangan berjualan juga banyak, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku, lokasi dan lapak berjualan yang tetap serta tim kerja.

“Beberapa barang seperti bulu kasuari, bulu cendrawasih, taring babi, tidak gampang didapatkan, selain itu  belum memiliki tempat jualan, kemudian dalam proses pembuatan aksesori saya tidak punya teman,” kata dia.

Memang dalam pembuatan gelang tangan dan beberapa aksesori lain Wenda masih bekerja sendiri. Kini dia mulai merasa perlu ada teman untuk bekerja bersama.

Petrus Wenda merasa bangga telah meneruskan jejak ayahnya, sambil berkuliah di jurusan yang sesuai dengan potensi dirinya di bidang  kewirausahaan.(*)

Tags: aksesori khas Papuamahasiswa berwirausahawirausaha
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Mahasiswa

Uncen dorong kewirausahaan mahasiswa

March 14, 2026
Wirausaha

Wagub Papua Tengah ajak generasi muda jadi wirausaha

February 26, 2026

Kemenpora: Wujudkan Gen-Z berkualitas melalui ekosistem pendidikan dan kewirausahaan

October 28, 2024

Uncen gelar kegiatan ECO Camp agar wirausaha mahasiswa makin terampil

October 10, 2024

Sarjana OAP mulai berwirausaha, tak lagi andalkan tes CPNS

May 12, 2024

Festival kuliner dan pasar murah mendorong minat warga berwirausaha

March 20, 2024

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting
26 October 2026
Nduga lawmaker calls for review of security force deployment after fatal shooting

Sentani, Jubi – A member of the Nduga Regency Legislative Council has called on Indonesia’s central government to review the [...]

Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown
26 October 2026
Thobias Bagubau warns against sidelining Indigenous landowners in illegal mining crackdown

Jayapura, Jubi – A member of the Central Papua Legislative Council has warned that efforts to crack down on illegal [...]

Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster
24 October 2026
Amnesty urges Indonesia to stop suppressing forest fire protest and declare national disaster

Jayapura, Jubi – Amnesty International has called on the government to stop suppressing protest over forest and land fires and [...]

Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands
24 October 2026
Residents condemn suspected forest arson in Papua Highlands

Jayapura, Jubi – Residents of Mulima village in Libarek district, Jayawijaya regency, Papua Highlands, have condemned suspected arson after a [...]

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

October 26, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

October 26, 2026
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

October 26, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

October 25, 2026
Kantor Sinode GKI di Tanah Papua

70 Tahun GKI Di Tanah Papua: Pembawa keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan

October 25, 2026
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

October 26, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

October 26, 2026
Museum Fiji

Museum Fiji mendesak pemerintah menghentikan proyek penambangan pasir besi

October 25, 2026
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

October 26, 2026
Bougainville jelang keputusan parlemen PNG

Luka mendalam Bougainville jelang keputusan besar Parlemen PNG

October 25, 2026
Pemerintah Distrik menata Pasar Lama Sentani

Pemerintah Distrik Sentani mulai menata kawasan Pasar Lama

0
Keluarga mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

Keluarga Pratu Andi Bugis mengadu ke Panglima TNI dan DPR RI

0
Kebakaran dusun sagu Kimaam

Kebakaran dusun sagu di Kimaam ancam pangan masyarakat adat

0
Perencanaa iklim nasional di Kepulauan Solomon

Kepulauan Solomon memajukan perencanaan adaptasi iklim nasional

0
Pimpinan pro-kemerdekaan Kaledonia Baru

Pemimpin pro-kemerdekaan Kaledonia Baru boikot Kesepakatan mineral Uni Eropa

0
Masyarakat PNG menghadapi kekeringan

Masyarakat PNG berjuang menghadapi kekeringan akibat El Nino

0
Penertiban tambang ilegal

Thobias Bagubau: Penertiban tambang ilegal jangan mengorbankan pemilik ulayat

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara