• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dorong potensi wisata, BI Papua gelar Festival Cenderawasih

Sektor wisata di Biak belum terlalu terekspos, padahal Biak memiliki modal yang mirip dengan Raja Ampat

May 14, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: CR-5 - Editor: Syofiardi
wisata

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (Kekda) KPw BI Papua Dandung Tri Marsetyo menjawab pertanyaan wartawan pada kegiatan Media Briefing di Jayapura, Senin (13/5/2024). -Jubi/CR-5

0
SHARES
193
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau KPw BI Papua akan menggelar untuk pertama kalinya Festival Cenderawasih di Eks Terminal PTC Entrop, Jayapura selama tiga hari, Jumat-Minggu (17-19/5/2024).

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (Kekda) KPw BI Papua Dandung Tri Marsetyo mengatakan KPw BI Papua mengadakan Festival Cenderawasih untuk mendorong potensi wisata di Papua.

“Kegiatan ini menjadi momentum menimbulkan kesadaran masyarakat terhadap potensi pariwisata di Papua sehingga membantu pertumbuhan ekonomi. Membuka kesadaran kita bahwa kita sangat kaya, kita bisa bersaing dengan daerah lain, pariwisata kita juga modalnya cukup oke,” katanya saat acara Media Briefing KPw BI Papua di Jayapura, Senin (14/5/2024).

Sebelum pemekaran, kata Dandung, sektor pertambangan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua. Namun setelah pemekaran, perlu adanya sumber pertumbuhan ekonomi dari sektor lainnya. Menurutnya ada empat faktor pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Papua, salah satunya adalah sektor pariwisata.

Festival Cenderawasih mengusung tema ‘Upaya strategis mendorong pertumbuhan Papua yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan SDM, kemitraan global value chain, dan sustainable tourism’. Ada enam rangkaian acara yaitu, edukasi, showcasing and business matching, pariwisata, budaya, competition, dan music festival.

Festival Cenderawasih melibatkan 37 UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) binaan KPw BI Papua. UMKM tersebut terdiri dari 32 UMKM Food and Beverage, 3 UMKM fashion, 2 UMKM kerajinan, dan 3 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Manajer Tim Implementasi Kekda Kpw BI Papua Muhammad Fahrurrizki Aulia berharap kegiatan tersebut mampu menggemakan Papua di sektor ekonomi kreatif.

BERITATERKAIT

Denyut pariwisata di Kampung Arborek, Raja Ampat

Resolusi Arborek minta penambangan nikel di Raja Ampat dihentikan

Bupati Raja Ampat luncurkan program ORISUN

Dari Maluku Utara ke Raja Ampat, Institut USBA minta negara konsisten tegakkan hukum lingkungan

Salah satunya, katanya, melalui business matching dengan mengundang agregator seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua dan Jakarta, Asosiasi Pedagang Retail Indonesia Papua dan Jakarta, dan ASITA (Association of The Tours and Travel Agencies) Papua dan Papua Barat.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Pariwisatan dan ekonomi kreatif ini perlu didorong sehingga dibutuhkan keterbukaan wawasan. Kalau mau berkembang, harus ada pasarnya. Maka kami akan mengadakan business matching untuk UMKM agar usahanya berkembang luas, seperti pasar pariwisata (ASITA) dan pelaku usaha pariwisata bersinergi,” kata Aul, sapaan akrabnya.

Sedangkan dampak dari sisi ekonomi, menurut Aul, terlalu dini untuk memproyeksikan pertumbuhan ekonomi terlalu besar. Menurutnya butuh waktu sekitar tiga atau lima tahun. Ia lebih menekankan kesadaran di awal.

“Mungkin masih sedikit, tapi karena ini pionir, awareness-nya (kesadarannya) dulu, jika sudah terbuka, maka jalannya makin mudah mendorongnya lagi,” katanya.

Ia mencontohkan Raja Ampat tidak serta-merta menjadi pertumbuhan ekonomi di Papua Barat Daya. “Misalnya di Kali Biru Raja Ampat, ada tiba-tiba datang pertunjukkan suku adat datang berpakaian adat. Jadi orang di sana itu dikasih tahu dulu, bimbingan dulu, baru nanti berlanjut sampai sekarang. Itu tiga sampai lima tahun lebih, baru terasa dampaknya,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Dandung melanjutkan, paket wisata di Papua belum tersedia. Kadang orang kesulitan mencari paket wisata di daerah Papua.

“Apalagi di internet mungkin hampir tidak ketemu, kalau ada ketemu mungkin hanya sampai di Sentani, tidak sampai ke mana-mana,” ujarnya. “Mungkin malah yang populer selain Raja Ampat, ada Wamena (Festival Lembah Baliem), kalau di Jayapura (Festival Danau Sentani).”

Menurut Dandung wisata di Biak belum terlalu terekspos, padahal Biak memiliki modal yang mirip dengan Raja Ampat. Bahkan dari sisi aksesibilitas antar spot lebih mudah.

Di Raja Ampat, tambahnya, satu tempat dive-nya ke tempat dive (menyelam) lainnya agak jauh-jauh. Sedangkan di Biak begitu di darat bisa mengunjungi banyak hal yang tidak ditemukan di wilayah lain. “Ini yang bisa dijual,” katanya.

Salah satu alasan mendatangkan ASITA dari Sorong, kata Dandung, karena dinilai memiliki kemiripan pasar di Papua, misalnya dengan promosi bersama.

“Bisa tidak ya, pasang promosinya di Raja Ampat sehingga wisatawan yang berkunjung di sana juga tertarik diving atau outdoor bisa mengunjungi Biak,” ujarnya. (*)

Tags: BI PapuaFestival CenderawasihRaja AmpatSektor Pariwisata Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Raja Ampat, Kampung Arborek

Denyut pariwisata di Kampung Arborek, Raja Ampat

August 23, 2026
Raja Ampat

Resolusi Arborek minta penambangan nikel di Raja Ampat dihentikan

August 23, 2026

Bupati Raja Ampat luncurkan program ORISUN

May 11, 2026

Dari Maluku Utara ke Raja Ampat, Institut USBA minta negara konsisten tegakkan hukum lingkungan

March 10, 2026

Sorong jadi tuan rumah forum global pengelolaan laut berkelanjutan

February 10, 2026

Kemenpar promosikan Raja Ampat sebagai destinasi selam ke Australia

December 4, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods
24 September 2026
Ant-Plant Harvesting in Wasur Forest Supports Local Livelihoods

Merauke, Jubi – Carrying a bamboo pole fitted with a simple hook, Hilarius Gebze walks through the forest around Biras, [...]

Kadepa calls for political action to address Papua’s problems
23 September 2026
Kadepa calls for political action to address Papua’s problems

Jayapura, Jubi – Papua needs practical action rather than political disputes and heated debate, according to Papuan political figure Laurenzus [...]

Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender
23 September 2026
Malind Indigenous group calls for police to drop case against land defender

Jayapura, Jubi – Solidaritas Merauke has urged police to stop what it describes as the criminalisation of Ariston Moiwend Buako, [...]

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

September 24, 2026
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

September 24, 2026
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

September 24, 2026
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

September 24, 2026
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

September 24, 2026
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

September 24, 2026
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

September 24, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Bougainville

Buin tuan rumah Festival Cokelat Bougainville ke 10

September 23, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Solomon

10 Menteri Kepulauan Solomon mengundurkan diri

March 17, 2026
Pemeriksaan kesehatan

Dinkes Jayapura hadirkan dokter spesialis saat pemeriksaan kesehatan gratis

March 17, 2026
Program Sekolah Sepanjang Hari

Program Sekolah Sepanjang Hari diluncurkan di Kabupaten Puncak Jaya

September 24, 2026
Infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Kampung Yoboi

DPRK Jayapura soroti buruknya infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Yoboi

0
Pelatih Persipura

Regi Aditya ambil alih kursi pelatih Persipura

0
Kabupaten Fakfak

Karhutla dan kekeringan melanda Kabupaten Fakfak

0
kolaborasi

Pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha di Papua

0
Papua Tengah

Berbagai tantangan dalam pengembangan produk lokal di Papua Tengah

0
Fiji

PM Fiji Mendesak Media untuk Memverifikasi Fakta

0
PNG

PNG Harus Memanfaatkan Peluang LNG Saat Kondisi Menguntungkan

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara