• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Dua dekade terakhir 10 bencana paling mematikan terjadi akibat perubahan iklim

November 1, 2024
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: ANTARA - Editor: Kristianto Galuwo
Banjir

Ilustrasi banjir.-Pixabay

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

London, Jubi – Perubahan iklim telah memperburuk 10 peristiwa cuaca ekstrem paling mematikan sejak 2004. Ini mengakibatkan lebih dari 500.000 kematian, menurut laporan terbaru pada Kamis (31/10/2024).

Para ilmuwan dari kelompok World Weather Attribution di Imperial College London mendapati bahwa perubahan iklim yang dipicu oleh aktivitas manusia memperparah badai, gelombang panas, dan banjir mematikan yang telah melanda Eropa, Afrika, dan Asia selama 20 tahun terakhir.

Menganalisis ulang 10 peristiwa cuaca paling mematikan sejak 2004, kajian tersebut mencatat bahwa gelombang panas dahsyat pada 2003 dengan puluhan ribu korban tewas di seluruh Eropa adalah “bukti tak terbantahkan pertama” bahwa perubahan iklim bukanlah ancaman abstrak dan berada jauh di masa depan.

“Itu adalah pertama kalinya para ilmuwan dengan jelas mengidentifikasi jejak perubahan iklim dalam suatu peristiwa cuaca tertentu dan menandai dimulainya bidang penelitian baru yang sekarang dikenal sebagai ‘ilmu atribusi’,” kata laporan tersebut.

Menyebutkan peristiwa cuaca ekstrem lain dalam beberapa tahun terakhir, kajian itu menegaskan bahwa tidak ada yang disebut sebagai bencana alam semata; yang mengubah bahaya meteorologi menjadi bencana kemanusiaan adalah kerentanan dan paparan populasi terhadapnya.

“Pekerjaan kami, bersama literatur ilmiah lainnya, kini menunjukkan bahwa dalam setiap ton batu bara, minyak, dan gas yang dibakar, semua gelombang panas semakin panas, dan mayoritas besar kejadian hujan lebat, kekeringan, dan siklon tropis menjadi lebih intens.”

Laporan itu juga menyoroti bahwa dalam beberapa kasus, seperti gelombang panas mematikan di Rusia pada 2010, peran perubahan iklim dalam memperburuk skala peristiwa cuaca tersebut kemungkinan telah diremehkan.

BERITATERKAIT

Perubahan Iklim Mengancam Stok Tuna Pasifik

Kepulauan Marshall akan pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

Lokakarya media tentang perubahan iklim dimulai di Honiara

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

“Gelombang panas paling ekstrem di seluruh dunia menjadi jauh lebih mungkin terjadi akibat perubahan iklim,” katanya.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Peristiwa mematikan lain yang menjadi fokus para ilmuwan adalah kekeringan di Somalia pada 2011, gelombang panas di Prancis pada 2015, serta gelombang panas di Eropa pada 2022 dan 2023 yang menyebabkan total 37.000 kematian.

Siklon tropis di Bangladesh, Myanmar, dan Filipina pada 2007, 2008, dan 2013 juga dievaluasi dalam kajian ini, yang mendapati bahwa semua peristiwa itu menjadi lebih mungkin terjadi dan lebih intens akibat perubahan iklim.

Menyebutkan pentingnya mengurangi kerentanan dan paparan untuk menyelamatkan nyawa dari berbagai peristiwa cuaca mematikan, kajian ini menyatakan bahwa kerugian dan kerusakan yang tak terhindarkan sebagai akibatnya menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang mendesak untuk mengurangi kecepatan dan jumlah peristiwa ekstrem yang sangat langka di masa depan. (*)

Tags: bencana alamCuaca EkstremPerubahan Iklim
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Ikan Tuna

Perubahan Iklim Mengancam Stok Tuna Pasifik

July 11, 2026
Kepulauan Marshall

Kepulauan Marshall akan pimpin Dewan Fasilitas Ketahanan Pasifik

June 27, 2026

Lokakarya media tentang perubahan iklim dimulai di Honiara

May 12, 2026

Waspada cuaca ekstrem di Tanah Papua sepekan ke depan, ini penjelasan BMKG

April 2, 2026

Pakar PBB khawatir upaya menghambat resolusi iklim yang dipimpin Vanuatu

March 13, 2026

Satu anak tewas akibat cuaca ekstrem siklon Urmil di Fiji

March 5, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project
22 September 2026
Malind Indigenous landowners lose legal challenge over 135km road project

Jayapura, Jubi – The Jayapura Administrative Court (PTUN Jayapura) has rejected a legal challenge brought by Malind Indigenous representatives against [...]

Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice
22 September 2026
Yobe residents protest alleged diversion of subsidised rice

Jayapura, Jubi – Dozens of residents of Yobe urban village in Abepura district, Jayapura city, Papua, gathered at the local [...]

Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura
21 September 2026
Broken classrooms and missing furniture expose education challenges in Jayapura

Sentani, Jubi – Conditions at many schools in Jayapura Regency, Papua, are concerning. Some schools no longer have adequate desks, [...]

Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project
19 September 2026
Boven Digoel customary council backs Awyu community in opposing the National Strategic Project

Jayapura, Jubi – The Boven Digoel Customary Community Institution (LMA) in South Papua has declared its support for the Awyu [...]

Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence
19 September 2026
Vocational training gives students with disabilities a pathway to independence

Jayapura, Jubi – Pembina Papua State Special School (SLB Negeri Pembina Papua) is expanding vocational education for students with disabilities [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Kriminalisasi masyarakat adat Malind

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

September 22, 2026
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

September 22, 2026
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

September 22, 2026
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

September 22, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

September 22, 2026
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

September 22, 2026
Wagub Geley pembangunan gedung

Wagub Geley: Pembangunan sejumlah gedung mesti rampung akhir Desember 2026

September 22, 2026
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

September 22, 2026
Pembinaan perempuan

Pembinaan perempuan bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga

September 21, 2026
Gugatan Masyarakat Adat Malind Ditolak PTUN

PTUN Jayapura tolak gugatan masyarakat adat Malind

September 21, 2026
Rektor Uncen

Syowi kasumasa, Rektor Uncen Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw

September 21, 2026
Kriminalisasi masyarakat adat Malind

Polisi didesak hentikan kriminalidasi terhadap masyarakat adat Malind

0
Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah perkuat tata kelola dana hibah

0
Tanah Papua

Tanah Papua tak butuh kegaduhan, namun kerja nyata

0
Aktivis perempuan dari Vanuatu

Aktivis perempuan Vanuatu raih penghargaan keberagaman dan inklusi global

0
Fiji

Pemimpin Fiji serukan pengawasan terhadap perjanjian keamanan Fiji-Australia

0
Bougainville

Percayalah pada prosesnya, Bougainville akhirnya bisa merdeka dari PNG

0
Pemetaan wilayah adat

Pemetaan wilayah adat Suku Nasawat dibahas lewat lokakarya

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara