Penyelundupan narkotika di Myanmar melonjak sejak kudeta militer


Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 70

Warning: Trying to access array offset on false in /home/jubi/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageNormalLoad.php on line 73

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Penyelundupan narkotika di Myanmar melonjak sejak kudeta militer di negara itu. Ketidakstabilan sejak kudeta militer satu tahun yang lalu telah menyebabkan lonjakan dalam tingkat produksi narkotika di negara tersebut dan penyelundupan ke kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya.

Tercatat otoritas di Laos, Thailand, dan Myanmar menyita setidaknya 90 juta tablet metamfetamin dan 4,4 ton kristal metamfetamin pada bulan lalu, yang kebanyakan dibuat di area perbatasan yang terpencil di negara bagian Shan di Myanmar, menurut UNODC.

“Produksi metamfetamin meningkat pada tahun lalu, dari tingkat sebelumnya yang sudah terbilang ekstrem di Myanmar, dan tak ada tanda-tanda ini akan mereda,” kata perwakilan kawasan UNODC di Asia Tenggara, Jeremy Douglas, kepada Reuters, dikutip Antara, Selasa, (1/2/2022) kemarin.

Baca juga : Krisis narkoba di Tonga dan penanggulangannya
Kudeta militer Myanmar, Amerika serikat dan Inggris keluarkan sanksi
Nama gembong narkoba Meksiko jadi branding bir

Ia menyebutkan narkoba tak dapat dipisahkan dari konflik di Myanmar, keduanya saling mendorong satu sama lain. “Kekacauan dan ketidakstabilan menjadi kesempatan bagi para penyelundup,” ujar Douglas menambahkan.

BERITATERKAIT

Kesulitan ekonomi telah menghantui Myanmar sejak kudeta berlangsung dan Douglas mengatakan bahwa para petani di Shan State yang tak lagi punya pilihan kemungkinan akan kembali menanam opium dalam jangka waktu dekat atau menengah.

Di Thailand yang terletak berdekatan dengan Myanmar, yang merupakan saluran tradisional untuk obat-obatan terlarang yang diproduksi di Myanmar, sebanyak 520 juta tablet metamfetamin telah disita pada tahun 2021, naik dari angka 361 juta pada tahun 2020, menurut data dari Kantor Dewan Pengendalian Narkotika (ONCB). Penyitaan kristal metamfetamin atau sabu-sabu menurun sebesar 22 persen menjadi 21,6 ton dibandingkan dengan tahun 2020, namun angka itu masih jauh lebih tinggi dibandingkan 18,2 ton yang disita oleh pihak berwenang pada tahun 2019.

Produksi narkoba di Segitiga Emas, sebagaimana area yang meliputi Myanmar utara dan sebagian Laos dan Thailand itu, dijalankan oleh kelompok-kelompok kejahatan Asia dalam kemitraan dengan faksi-faksi bersenjata dari beberapa etnis minoritas Myanmar.

Obat-obatan terlarang yang mereka produksi mendominasi pasar Asia-Pasifik, menurut temuan UNODC.

Di tengah kekacauan dan kerusuhan sipil di Myanmar menyusul terjadinya kudeta, beberapa faksi etnis minoritas yang terlibat dalam perdagangan narkoba telah memperluas wilayah mereka, kata para analis dan pejabat kepada Reuters.

Dalam beberapa pekan terakhir, Angkatan Darat Negara Bagian Wa Bersatu (UWSA), salah satu pasukan etnis minoritas bersenjata di Myanmar yang mengendalikan wilayah yang luas dari utara Negara Bagian Shan, telah memindahkan pasukan ke selatan bersama dengan milisi sekutu yang lebih kecil dan memperluas kendali teritorial mereka atas wilayah tersebut.

Wilayah yang dikendalikan oleh UWSA telah lama digunakan untuk produksi obat-obatan terlarang, meskipun kelompok bersenjata lainnya juga terlibat dalam perdagangan tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Festival Kopi Papua Tengah

English Story

Challenges and hopes for the new AJI Jayapura City chair for 2026-2029

Jayapura, Jubi – Theo Kelen and Maurits Yansip have been elected chair and secretary of the Alliance of Independent Journalists [...]

PAPEDA encourages shared parenting and breastfeeding support in Keerom

Jayapura, Jubi – The Papua Breastfeeding Awareness Community (PAPEDA) held a maternal and child health education session for residents of [...]

Jayapura braces for floods as rainy season returns

Jayapura, Jubi – Flooding is a recurring problem in Jayapura City, Papua province. Its hilly terrain and high rainfall make [...]

Forest and land fires driven not only by El Niño but also by corporate  expansion

Jayapura, Jubi – Forest and land fires (karhutla) should not be attributed solely to El Niño and climate change, but [...]

Papua conservation agency develops plan to restore pig-nosed turtle  population

Jayapura, Jubi – The Papua Natural Resources Conservation Agency (BBKSDA Papua), in collaboration with WWF-Indonesia’s Papua Programme, is developing a [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist