• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Berita Papua

Bill Rettob melahirkan banyak wartawan di Tanah Papua

June 16, 2026
in Berita Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Arjuna Pademme
Bill Rettob

Bill Rettob (duduk tengah)dan jurnalis Nunung Kusmiati (kiri) mantan jurnalis Tifa Irian- Jubi/IST

0
SHARES
10
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Direktur Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Desa (YPMD) Papua, Yan Hambur mengatakan ‘Paitua’ Bill Rettob mantan pemimpin redaksi Tifa Irian milik Yayasan Pers Katolik di Irian Jaya, merupakan wartawan senior yang melahirkan banyak wartawan di Tanah Papua.

”Saya bekerja dengan Pak Bill Retob sejak 1980 an di Kantor Redaksi Tifa Irian bersama Wolas Krenak, Chris Ansaka, Matias Refra dan Carl Lukas Degey,” kata Yan Hambur kepada Jubi di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026)

Menurut Yan Hambur, Bill Rettob juga pernah menjadi koresponden daerah untuk Harian Pagi Kompas di Jakarta.

“Beliau pernah meraih penghargaan sebagai koresponden Kompas terbaik dari daerah di seluruh Indonesia waktu itu,” ucap Hambur yang pernah menjadi koresponden The Jakarta Post di Jayapura.

Hal senada juga dikatakan Wolas Krenak, mantan wartawan Tifa Irian dan Suara Pembaruan di Jakarta. Katanya Bill Rettob ketekunan dan kerajinan dalam membimbing para wartawan muda kala itu.

“Suatu hari di Kantor Redaksi Tifa Irian, Pak Bill Rettob bilang, Wolas saya mau lihat kau mewawancarai Presiden Indonesia. Rupanya benar, bahwa pesan dari beliau terwujud,” kata Krenak.

“Saya bertugas di Istana Kepresidenan dan mewawancari Presiden Gus Dur, Presiden Megawati sampai dengan Presiden SBY selama masih bertugas di Redaksi Harian Sore Suara Pembaruan di Jakarta,” ucap mantan anggota MRP Papua Barat.

BERITATERKAIT

Dualisme kepengurusan HNSI Papua Selatan jangan menghambat pembinaan nelayan

Lanny Jaya Students Submit Complaint to Papua Human Rights Commission

Kuyawage Community and West Papua Baptist Church Reject Deployment of Non-Organic TNI troops

Dosen asli Papua Selatan bentuk organisasi untuk perkuat SDM

Bill Rettob menyelesaikan Pendidikan di Sekolah Menengah (SMA) Gabungan Dok V di Kota Jayapura, Papua. Rekan-rekan seangkatannya, di antaranya Dr. JR Mansoben, Ir. Henock Mackbon dan jurnalis Burhan yang pernah di studi Sosiologi Universitas Leiden.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Ya saya memang teman sekolah dengan Bill Rettob dan juga Burhan saat di SMA Gabungan serta sama sama dengan Burhan melanjutkan kuliah di Universitas Leiden Negeri Belanda,” kata Mansoben kala itu.

Sementara itu jurnalis senior Papua, Nunung Kusmiati saat menerima Penghargaan Apresiasi Noken Pers Papua dari Asosiasi Wartawan Papua (AWP) dalam Festival Media se-Papua Raya di Nabire, mengaku penghargaan yang diterima didedikasikan kepada jurnalis senior, Bill Rettob.

Mengutip seputarpapua.com, Nunung menuturkan pertama kali ke Papua pada 1990-1991, saat mengikuti Pertukaran Pemuda Antar Provinsi Irian Jaya – Jawa Barat.

“Karena basicnya penulis freelence, ia ditempatkan di SKM Tifa Irian yang saat itu pemimpin redaksinya adalah Bill Rettob,” kata mantan jurnalis Pikiran Rakyat di Bandung itu.

Ia mengatakan, Bill Rettob merupakan jurnalis senior yang banyak melahirkan jurnalis di Papua seperti Wolas Krenak, Alm. Lukas Degei, Alm. Pater Neles Tebay, Alm. Frans Tekege, Alm. Anton Kelanangame, Kris Ansaka, Albert Yogi, Markus Youw, Marcel Douw dan yang lainnya.

Bill Rettob menekuni dunia jurnalis sejak 1975, setelah lulus dari Sekolah Tinggi Publisistik Jakarta. Ia kemudian dipercayakan mengelola Tifa Irian yang sebelumnya bernama De Tif, milik Yayasan Pers Katolik, selanjutnya Bernama Tifa Irian.

Putra kelahiran Kokonao, Mimika 78 tahun ini mengelola Tifa Irian dari 1975 hingga 1998 dan sempat menjadi reporter BBC untuk Papua.

Tak lama berselang bersama Zadrak Wamebu mendirikan Tabloid Jubi, sekitar era 2000-an. Bukan hanya Tabloid Jubi saja, Bill Rettob juga ikut mendirikan Harian Fajar Papua di Sorong, sejak itulah ia terkena stroke.

Akibat sakit stroke yang dideritanya, Bill Rettob kembali ke Jayapura dan tinggal bersama istrinya hingga sekarang.

Bupati Kabupaten Mimika, Papua Tengah, John Rettob mengatakan bahwa Bill Rettob merupakan kakak ke empat dari 11 bersaudara.

“Kami bersaudara 11 orang dan kaka Biil anak ke empat dari pasangan Bapak Caspar Rettob dan Ibu Fransina Kebubun,” kata John Rettob mantan penulis Bulletin Pandora SMA Gabungan di era 1980 an.

Ayah dari Bill Rettob bernama Caspar Rettob, pertama kali datang ke Bumi Mimika sebagai seorang guru perintis dan misionaris Katolik yang berasal dari Kepulauan Kei, Maluku.

Pada 1939, saat berusia muda 19 tahun, Caspar memutuskan untuk merantau ke Mimika guna menyusul ayahnya (kakek John Rettob yang bernama Cristian Rettob) demi mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, pengajaran agama, serta pemberdayaan masyarakat lokal di wilayah pesisir Mimika.

Ayah kandung dari John Rettob dan Bill Rettob ini juga dikenal sebagai sosok yang menggabungkan tiga wilayah (Ipiri, Paripi, dan Yaraya) menjadi nama Ipaya untuk memudahkan akses sekolah bagi anak-anak setempat. (*)

Tags: BillMelahirkanPapuaRettobWartawan
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

kecerdasan buatan

Redaksi Jubi jajal kecerdasan buatan untuk kerja jurnalistik

January 26, 2026
BBM

Gubernur Papua pastikan pasokan BBM Nataru terpenuhi

November 27, 2025

Pengungsi Yalimo di Wamena 684 orang

September 23, 2025

Mahasiswa KKN UGM Unit PBD 005 “Raja Ampat Berkisah” resmi kembali ke kampus usai masa pengabdian

August 8, 2025

Para Pendeta ajak warga jangan golput dan jaga kedamaian

August 6, 2025

Gubernur Papua Tengah: Semua perizinan minerba dari Pemerintah Pusat

July 18, 2025

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey
  • Latest
  • Trending
  • Comments
Petani kakao di PNG

Petani kakao di PNG dibekali pelatihan pelatih

June 16, 2026
Kemerdekaan Bougainville

Pembicaraan Kemerdekaan Bougainville dibahas dalam pertemuan Marape-Wale

June 16, 2026
Forum ekonomi Fiji

Forum ekonomi Fiji menuai kritik dari kepala suku terkait inklusivitas

June 16, 2026
Pelajar ditembak di Yahukimo

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

June 16, 2026
Bill Rettob

Bill Rettob melahirkan banyak wartawan di Tanah Papua

June 16, 2026
Pemprov dan PLN

Pemprov dan PLN petakan kebutuhan listrik di Papua Selatan

June 16, 2026
Dualisme kepengurusan HNSI

Dualisme kepengurusan HNSI Papua Selatan jangan menghambat pembinaan nelayan

June 16, 2026
Perusahaan Sawit

Perusahaan sawit investasikan 2,7 miliar dollar untuk perekonomian PNG

June 13, 2026
PNG

Kemarahan melanda PNG karena kapal Filipina menangkap lumba-lumba

June 13, 2026
Mahasiswa Lanny Jaya

Mahasiswa Lanny Jaya serahkan aduan ke Komnas HAM perwakilan Papua

June 15, 2026
DPRK Nduga

Fraksi Perindo soroti kinerja Sekwan dan unsur pimpinan DPRK Nduga

June 15, 2026
Masyarakat Kuyawage dan Gereja Baptis West Papua tolak kehadiran TNI non organik

Masyarakat Kuyawage dan Gereja Baptis West Papua tolak kehadiran TNI non organik

June 15, 2026
Mahasiswa

Mahasiswa desak pengusutan dugaan pelanggaran HAM di Lanny Jaya

June 15, 2026
Persipura Jayapura

Ketum Persipura Jayapura: Manajemen segera lakukan evaluasi dan mencari pelatih

June 14, 2026
Petani kakao di PNG

Petani kakao di PNG dibekali pelatihan pelatih

0
Kemerdekaan Bougainville

Pembicaraan Kemerdekaan Bougainville dibahas dalam pertemuan Marape-Wale

0
Forum ekonomi Fiji

Forum ekonomi Fiji menuai kritik dari kepala suku terkait inklusivitas

0
Pelajar ditembak di Yahukimo

Pelajar di Yahukimo dilaporkan ditembak saat operasi militer

0
Bill Rettob

Bill Rettob melahirkan banyak wartawan di Tanah Papua

0
Pemprov dan PLN

Pemprov dan PLN petakan kebutuhan listrik di Papua Selatan

0
Dualisme kepengurusan HNSI

Dualisme kepengurusan HNSI Papua Selatan jangan menghambat pembinaan nelayan

0

English Stories

Lanny Jaya
Pacnews

Lanny Jaya Students Submit Complaint to Papua Human Rights Commission

June 16, 2026
Kuyawage
Pacnews

Kuyawage Community and West Papua Baptist Church Reject Deployment of Non-Organic TNI troops

June 16, 2026
Four Yahukimo Residents
Pacnews

Four Yahukimo Residents Reportedly Detained by Security Task Force and Marines

June 12, 2026
Jayapura Health
Pacnews

Jayapura Health Department Holds TB and HIV/AIDS Awareness Program for Journalists

June 12, 2026
Teenager in Lanny Jaya
Pacnews

Teenager in Lanny Jaya Reportedly Killed After Stepping on Suspected Landmine

June 12, 2026

Trending

  • Perusahaan Sawit

    Perusahaan sawit investasikan 2,7 miliar dollar untuk perekonomian PNG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemarahan melanda PNG karena kapal Filipina menangkap lumba-lumba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Lanny Jaya serahkan aduan ke Komnas HAM perwakilan Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fraksi Perindo soroti kinerja Sekwan dan unsur pimpinan DPRK Nduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masyarakat Kuyawage dan Gereja Baptis West Papua tolak kehadiran TNI non organik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara