Jayapura, Jubi – Redaksi media Jujur Bicara atau Jubi mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI untuk memperkuat kerja-kerja jurnalistik. Bertempat di kantor redaksi Jubi, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada Sabtu, 29 November 2025, sejumlah jurnalis mengikuti sharing session atau sesi berbagi sekaligus pelatihan mengenai penggunaan sejumlah tools berbasis AI dari Google, yakni Gemini dan Pinpoint.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 jurnalis, para editor dan pimpinan redaksi, serta mahasiswa magang dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta. Pelatihan ini bertujuan mengeksplorasi efisiensi teknologi dalam membantu riset naskah hingga teknis transkripsi data. Disamping sarana mencari inspirasi dalam merancang sebuah konten jurnalistik profesional dan independen.
Arga Reysamputra, salah satu staf IT Jubi, menyebutkan bahwa penggunaan Google Gemini dan Pinpoint sangat membantu dalam membedah data yang kompleks. “Ada tools bernama Pinpoint yang sangat membantu mengubah transkrip video menjadi teks secara cepat. Penggunaannya pun mudah,” katanya sambil menambahkan cukup bermodalkan ponsel dan koneksi internet tools AI tersebut bisa digunakan.
Senada dengan Arga, calon reporter Jubi, Elfride Rumaseuw, menyoroti fitur Deep Search pada Gemini. Menurutnya, fitur tersebut memudahkan jurnalis mencari data perbandingan dari tahun-tahun sebelumnya untuk memperkuat konteks naskah berita. “Gemini mempermudah kerja jurnalistik karena memiliki banyak opsi akses,” kata Elfride.
Selain soal teknologi, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi mengenai keamanan jurnalis perempuan. Wartawan Jubi, Aida Ulim, membagikan pengalamannya saat mengikuti forum jurnalis perempuan Indonesia Timur di Makassar pada medio November lalu.

Aida menekankan pentingnya mitigasi kekerasan bagi perempuan saat bertugas di lapangan. “Saat meliput aksi demonstrasi, jurnalis perempuan perlu melakukan mitigasi untuk mencegah kekerasan verbal maupun non-verbal yang kerap dialami,” tutur Aida.
Integrasi teknologi AI dan penguatan keamanan di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta perlindungan bagi awak redaksi Jubi dalam memproduksi berita-berita kekinian dari Tanah Papua. (*)
Jimmy Wantik, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta perserta magang di media Jubi.id berkontribusi dalam laporan ini.




Discussion about this post