Jayapura, Jubi – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah menyusun langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi ke depan melalui Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) II Kadin Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Nabire, Kamis (24/9/2026).
Ketua Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai mengatakan, Rapimprov II ini, juga bertujuan memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pelaku usaha.
Mendorong penguatan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan organisasi terkait guna memperkuat perekonomian daerah menuju 2027.
“Semoga Rapimprov II ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi dalam membangun perekonomian Papua Tengah menuju 2027,” kata Alexander Gobai dalam sambutannya.
Katanya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diperlukan agar berbagai potensi ekonomi di Provinsi Papua Tengah dapat dikembangkan secara lebih terarah.
Menurut Gobai, Kadin Provinsi Papua Tengah perlu mendorong program kerja yang tidak hanya memperkuat organisasi.
Akan tetapi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan membuka ruang yang lebih luas bagi keterlibatan dunia usaha dalam pembangunan daerah.
“Memasuki tahun 2027, kita perlu memperkuat kerja sama dan menyusun program-program yang konkret, sehingga keberadaan Kadin dapat semakin dirasakan oleh dunia usaha maupun masyarakat,” ujarnya.
Rapimprov II Kadin Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Kemandirian Organisasi dan Sinergitas Kemitraan Menuju Penguatan Peran Kadin dalam Pembangunan Ekonomi Papua Tengah.”
Gobai mengatakan, tema tersebut menjadi pijakan pembahasan untuk memperkuat kemandirian organisasi, membangun kemitraan, serta meningkatkan peran Kadin sebagai wadah dunia usaha dan mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah.
“Melalui Rapimprov ini, Kadin Papua Tengah diharapkan merumuskan program dan langkah kerja yang dapat memperluas kemitraan, memperkuat dunia usaha, serta mendorong keterlibatan pelaku usaha dalam pembangunan ekonomi Provinsi Papua Tengah pada 2027,” kata Alexander Gobai. (*)























Discussion about this post