• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Rilis Pers

Imparsial minta usut kekerasan bersenjata TNI di Banten

January 4, 2025
in Rilis Pers
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Admin Jubi - Editor: Timoteus Marten
Komnas HAM, Penembakan

Ilustras penembakan. - Pixabay.com

0
SHARES
27
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Imparsial menyatakan bahwa Indonesia darurat kekerasan senjata api, dan meminta agar kekerasan bersenjata api di Tangerang, Banten, diusut tuntas.

Imparsial menginformasikan bahwa terjadi penembakan di rest area KM 45 Tol Tangerang, Merak, Banten, Kamis dinihari (2/1/2025). Kejadian itu mengakibatkan seorang pemilik rental mobil, berinisial IA tewas, dan satu orang lainnya luka berat.

Imparsial turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban meninggal dunia dan korban kritis atas peristiwa tersebut.

“Pelaku kejahatan tersebut diperkirakan berjumlah empat orang dan ada diantaranya yang mengaku sebagai anggota TNI,” kata Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra melalui siaran pers kepada Jubi di Jayapura, Papua, Sabtu (4/1/2025).

Menurut informasi yang diperoleh Imparsial, katanya, penembakan ini terjadi ketika korban sedang mengejar pelaku yang diduga akan menggelapkan satu unit mobil yang disewa.

Saksi yang juga merupakan korban peristiwa tersebut memberikan keterangan bahwa pengejaran ini, dilakukan lantaran waktu penyewaan mobil yang sudah habis, tetapi unit mobil tidak kunjung dikembalikan oleh penyewa.

Dalam pengejaran yang dilakukan dari daerah Pandeglang menuju arah Jakarta, terjadi cekcok antara pelaku dan korban.

BERITATERKAIT

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

“Pelaku mengaku sebagai anggota TNI dan membawa senjata api,” katanya.

Status mobil, katanya, ternyata sudah berpindah tangan dari penyewa asli kepada pelaku penggelapan mobil. Imparsial memandang peristiwa kriminal yang melibatkan anggota TNI harus benar-benar diselesaikan secara serius, termasuk dalam hal penegakan hukumnya.

“Jika benar pelaku penembakan atau ada anggota TNI terlibat dalam tindak kriminal tersebut, maka sudah seyogyanya harus diadili secara transparan dan terbuka melalui peradilan sipil. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada hal yang ditutupi sebagaimana mungkin terjadi pada peradilan militer yang cenderung tertutup,” kata Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra.

Imparsial menyatakan, sebenarnya tindak kriminal dan kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga sipil sudah banyak terjadi. Awal 2024 lalu, terungkap adanya sindikat pencurian dan penadahan kendaraan bermotor curian yang pelakunya adalah anggota TNI.

Dalam peristiwa itu, Imparsial mencatat adanya penyalahgunaan gudang milik TNI sebagai tempat menimbun kendaraan curian tersebut.

Menurut dia, peristiwa penembakan dan upaya penggelapan mobil di Tangerang ini, telah terindikasi adanya keterlibatan anggota TNI AL. Kabar terbaru saat penulisan rilis ini, pelaku sudah diamankan di Puspomal.

“Peristiwa ini menjadi catatan merah bagi institusi TNI, bahwa ternyata TNI tidak melakukan evaluasi yang serius dalam membina anggotanya pasca rentetan tindak kriminal yang terjadi,” katanya,

Imparsial memandang tindak kekerasan yang mengakibatkan tewasnya warga sipil harus segera dihentikan.

“Kita juga tidak boleh lupa bahwa sebelumnya telah terjadi penyerangan dan pembunuhan terhadap warga sipil oleh puluhan anggota TNI aktif di Deli Serdang yang hingga kini proses hukumnya juga tidak jelas,” katanya.

“Hal ini semakin membuktikan bahwa reformasi peradilan militer harus segera dilakukan. Sudah seharusnya apabila ada anggota TNI terlibat dalam tindak pidana umum, maka sepatutnya diadili dalam sistem peradilan umum yang lebih terbuka dan minim intervensi komando,” lanjutnya.

Imparsial mencatat bahwa sepanjang tahun 2024 terdapat delapan kasus penembakan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga sipil. Penyimpangan peran lainnya adalah kekerasan terhadap warga sipil yang masih terjadi seperti di Deli Serdang, di mana, 33 anggota TNI menyerang warga secara membabi-buta, sehingga menimbulkan satu korban jiwa dan lainnya luka-luka.

Papua
Diskusi Forum Akademisi untuk Papua Damai dan Imparsial bertajuk Papua Pasca Pemilu 2024: Eskalasi atau Resolusi Konflik, Kamis (24/4/2024). -Dok imparsial.org

Imparsial menilai, peristiwa kriminal dan kekerasan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga sipil harus menjadi peringatan keras bagi institusi TNI.

“Kasus di awal tahun 2025 ini seyogyanya mampu mendorong Panglima TNI dan Puspom TNI untuk segera memberikan solusi konkrit terhadap kekerasan yang kian terus meningkat. Pimpinan TNI tidak boleh berhenti sekadar pada penindakan anggota yang terlibat secara transparan dan akuntabel, tetapi pimpinan TNI juga harus menyentuh pada perubahan sistemik yang menyelesaikan akar persoalan yaitu kultur kekerasan terhadap warga sipil dan budaya impunitas di tubuh TNI,” katanya.

Selain itu, adanya keterangan korban yang menyatakan bahwa polisi menolak adanya pendampingan juga harus ditanggapi secara serius, terlebih akibat penolakan tersebut menyebabkan tewasnya korban.

Ardi mengatakan, hal ini juga menunjukkan ketidakprofesionalan anggota Polri yang melayani masyarakat sehari-hari. Untuk itu, pimpinan kepolisian juga harus mengevaluasi kinerja jajarannya.

“Jangan sampai penolakan-penolakan terhadap laporan tindak kriminal kembali diabaikan di masa masa mendatang,” katanya.

Imparsial menilai, setelah berbagai rentetan penyalahgunaan senjata api yang sebelumnya dilakukan oleh oknum anggota kepolisian, seperti dalam kasus polisi tembak polisi di Kabupaten Solok Selatan dan tewasnya seorang pelajar bernama Gamma di Semarang, kini giliran oknum TNI yang melakukan tindak kriminal dengan menggunakan senjata api yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Maka Indonesia saat ini harus waspada karena darurat penyalahgunaan senjata api,” katanya. (*)

Tags: ImparsialTNI
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Warga sipil ditembak di Maybrat

Tiga warga sipil di Maybrat diduga ditembak TNI AL

August 14, 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan Centralized Drone Command Center - Dok. Puspen TNI

TNI Punya Markas Kodal Drone untuk Operasi di Papua

July 16, 2026

Maskapai nyatakan pesawat AMA tidak digunakan mengangkut TNI-Polri

July 3, 2026

Bupati desak presiden evaluasi keberadaan TNI non organik di Intan Jaya

July 2, 2026

TPNPB claims to have killed one TNI soldier in Intan Jaya, seven other wounded

June 30, 2026

TPNPB bertanggung jawab terhadap tewasnya seorang prajurit TNI di Intan Jaya

June 29, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary Forest Management
10 October 2026
Papuan Indigenous Communities Achieve Self-Reliance Through Customary  Forest Management

Teminabuan, Jubi – Indigenous Papuans have their own ways of managing customary forests to ensure they remain protected. They harvest [...]

Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault
9 October 2026
Cenderawasih University student reports police officers over alleged assault

Jayapura, Jubi – Wialo Silak, chair of Cenderawasih University’s Student Consultative Assembly (MPM Uncen) for the 2026–2027 term, has reported [...]

Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities
9 October 2026
Merauke regent calls for 2027 special autonomy funds to target three priorities

Merauke, Jubi – Merauke Regent Yoseph Bladib Gebze has called for Papua’s 2027 Special Autonomy (Otsus) funds to focus on [...]

Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke
8 October 2026
Authorities stop smuggling of 115 parrot eggs from Merauke

Merauke, Jubi – Authorities in Indonesia’s South Papua province have intercepted an attempt to smuggle 115 wild parrot eggs from [...]

Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration
8 October 2026
Asian churches for an end to violence in Papua through Chiang Main declaration

Jayapura, Jubi – A symposium of Asian churches has called for an end to violence in Papua through a declaration [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

October 11, 2026
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

October 11, 2026
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

October 11, 2026
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

October 11, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

October 10, 2026
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

October 10, 2026
Bakal calon ketua PSSI

Empat orang mendaftar sebagai bakal calon Ketua Pengprov PSSI Papua Barat

October 9, 2026
Hibah renovasi gedung parlemen Vanuatu

Pemerintah Indonesia berikan hibah untuk renovasi gedung parlemen Vanuatu

October 10, 2026
MRP verifikasi dokumen IPDN

MRP Papua Tengah verifikasi faktual dokumen, memastikan hak OAP masuk IPDN

October 10, 2026
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

October 10, 2026
RSUD Yowari

Keluarga pasien berharap Pemkab Jayapura evaluasi menyeluruh RSUD Yowari

March 17, 2026
Komnas HAM

Penggusuran paksa tanah masyarakat adat Biak diadukan ke Komnas HAM

March 17, 2026
Pemilu PNG

KPU PNG membutuhkan banyak waktu selenggarakan Pemilu 2027

0
Pesta Olahraga Melanesia

Akankah segera ada pesta olahraga Melanesia?

0
PM Solomon hari kemerdekaan Fiji

PM Solomon ucapkan selamat kemerdekaan Fiji ke-56

0
KRI tiba di Fiji

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Fiji

0
Gempa Bumi Panama

Gempa bumi di Panama memicu kekhawatiran akan tsunami Pasifik

0
Samudra Pasifik

Samudra Pasifik bukanlah penyebab krisis iklim

0
Air di PNG

Air menjaga proses belajar mengajar tetap berjalan Sepik Timur PNG

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara