• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Uskup Jayapura: Warga sipil di Tanah Papua yang sedang mengungsi hidup dalam penderitaan

November 10, 2023
in Tanah Papua, Nasional & Internasional, Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: - Editor:
Uskup Matopai, Tanah Papua

Uskup Jayapura, Mgr Yanuarius TM You saat diarak dari bandara Oksibil Menuju Gereja Katolik Baer Alut (Roh Kudus) Mabilabol - Dok. Meky

0
SHARES
143
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Uskup Jayapura, Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You mengatakan warga sipil di Tanah Papua yang sedang mengungsi karena konflik bersenjata di Tanah Papua hidup dalam penderitaan. Hal itu disampaikan Mgr Yanuarius dalam penyampaian Seruan untuk Perdamaian di Tanah Papua oleh para tokoh bangsa di Jakarta pada Kamis (9/11/2023).

“Mau tidak mau, [dalam] kondisi [konflik bersenjata] seperti ini, mau tidak mau [warga sipil] harus mengungsi. [Mereka] meninggalkan kampung mereka, lalu pergi ke tempat lain, seperti mereka tidak punya tanah. Hidup mereka terlunta-lunta sampai sekarang di pengungsian,” ujarnya.

Pada Kamis, sejumlah tokoh bangsa berkumpul di Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia atau PGI di Jakarta untuk menyatakan Seruan untuk Perdamaian di Tanah Papua. Seruan itu disampaikan Hj Sinta Nuriyah (Ibu Negara RI tahun 1999 – 2001, Nahdlatul Ulama), Pdt Gomar Gultom (Ketua Umum PGI), Mgr Yanuarius Theofilus Matopai You (Uskup Jayapura), Mgr Siprianus Hormat (Ketua Komisi Keadilan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia), Marzuki Darusman (Jaksa Agung RI era Presiden KH Abdurrahman Wahid), Alissa Wahid (Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), dan Usman Hamid (Direktur Amnesty International Indonesia).

Prof Dr Franz Magnis Suseno SJ, Prof Dr Makarim Wibisono MA, dan Prof Dr H Abdul Mu’ti yang tidak menghadiri pembacaan seruan itu juga dinyatakan turut mendukung dan menandatangani Seruan untuk Perdamaian di Tanah Papua.

Mgr Yanuarius mengatakan warga sipil ini harus mengungsi karena konflik yang berkepanjangan. Ia menilai eskalasi konflik bersenjata di berbagai wilayah Tanah Papua terjadi karena pemerintah tidak mau menyelesaikan akar masalah konflik Papua yang telah dirumuskan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), lembaga resmi Negara Indonesia yang kini berganti nama menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Keempat akar masalah konflik Papua rumusan LIPI itu adalah kegagalan pembangunan, marjinalisasi dan diskriminasi orang asli Papua, kekerasan negara dan tuduhan pelanggaran HAM, serta kontroversi sejarah dan status politik wilayah Papua.

“Untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan ini saya tidak melihat langkah itu. Pemerintah memang berusaha untuk membangun Papua dalam segala aspek. Kami akui bahwa pembangunan yang cukup berkembang sampai pelosok di Tanah Papua. Namun justru kekerasan terus berkepanjangan,” kata Mgr Yanuarius.

BERITATERKAIT

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

HONAI menyerukan pembukaan akses kemanusiaan ke Tanah Papua

Hj Sinta Nuriyah mengatakan berulang kali kita mendengar kabar menyedihkan dari Papua bahwa masyarakat harus mengungsi akibat konflik bersenjata antara TNI/Polri dan TPNPB. Sinta mengatakan persoalan yang terjadi di Papua menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan masalah konflik Papua. “Persoalan Papua sudah berlangsung sekian lama, tetapi apa yang kita lakukan belum menunjukan kemajuan,” ujar Sinta.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Sinta mengatakan keadaan Papua saat ini penting untuk melakukan upaya pendekatan perdamaian. Ia merefleksikan berbagai pendekatan damai yang digunakan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 1999 – 2001, termasuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua pada 2000, mampu meredakan situasi konflik Papua.

“Gus Dur menyadari persoalan Papua tidak bisa [diselesaikan] dengan pendekatan dari atasan kepada bawahan, apalagi pendekatan represif. Bagi Gus Dur persoalan Papua berakar pada martabat dan harga diri orang Papua. Karena itu, Gus Dur mengembalikan nama Papua. Di masa itu, konflik berdarah dan pelanggaran Hak Asasi Manusia dapat diminimalisir. Berangkat dari pendekatan Gus Dur tersebut, dan mencermati keadaan Papua saat ini, rasanya penting untuk mengedepankan pendekatan perdamaian yang berlandaskan keadilan,” kata Sinta.

Ibu Negara RI pada 1999 – 2001 itu meminta Pemerintah Indonesia menggunakan pendekatan perdamaian itu dalam menyelesaikan konflik Papua. “Saya mewakili para tokoh agama dan tokoh masyarakat menyerukan agar pemerintah dan pihak terkait dapat mengambil insiatif Jeda Kemanusiaan, menghentikan kekerasan, sehingga kita dapat mengurus warga sipil yang terdampak konflik ini,” ujarnya. (*)

Tags: Hj Sinta NuriyahJeda KemanusiaanKeuskupan JayapuraKonflik Bersenjata di Tanah PapuaKonflik Bersenjata Non Internasionalkonflik PapuaperdamaianseruanSeruan untuk Perdamaian di Tanah PapuaTanah Papuatokoh bangsaUskup Jayapura
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Perdamaian di Tanah Papua

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

September 17, 2026
Perbedaan dan keragaman di Tanah Papua

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

September 17, 2026

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026

HONAI menyerukan pembukaan akses kemanusiaan ke Tanah Papua

September 15, 2026

HONAI hadir untuk perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua

September 15, 2026

Korneles Howay harapan baru sepak bola Tanah Papua

September 14, 2026
Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road
17 September 2026
The West Papua National Liberation Army (TPNPB) Kodap Ndugama claims responsibility for fatal shooting on Wamena-Nduga road

Jayapura, Jubi – The West Papua National Liberation Army (TPNPB) has claimed responsibility for the shooting that killed a driver, [...]

Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves
17 September 2026
Governor urges South Papua residents to protect Payum coastal mangroves

Merauke, Jubi – South Papua Governor Apolo Safanpo has urged residents to protect and preserve mangrove forests along the coast [...]

Jayapura Police: 78 students detained during protest released
16 September 2026
Jayapura Police: 78 students detained during protest released

Sentani, Jubi – Jayapura Police said 78 students were detained while they were preparing to take part in a demonstration [...]

West Papua palm oil companies accused of dumping waste and clearing endemic forest
16 September 2026
West Papua palm oil companies accused of dumping waste and clearing endemic forest

Manokwari, Jubi – Two palm oil companies involved in National Strategic Projects (PSN), Genting Oil Kasuri Pte. Ltd (GOKPL) and [...]

Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting
15 September 2026
Papua Special Committee to use political powers to investigate Maybrat shooting

Sorong, Jubi – The Papua Special Committee of the Regional Representative Council (DPD RI) says it will use its institutional [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Perdamaian di Tanah Papua

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

September 17, 2026
Persipura

Misi balas dendam Persipura saat bersua Kendal Tornado FC

September 17, 2026
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa berjanji benahi infrastruktur jalan dan penataan Hitadipa

September 17, 2026
Masalah Papua

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

September 17, 2026
Perbedaan dan keragaman di Tanah Papua

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

September 17, 2026
MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

September 17, 2026
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

September 17, 2026
PNG

Susan Karike Huhume, perancang bendera nasional PNG

September 16, 2026
Pegubin

Bupati didesak bahas rencana pemekaran Pegubin dengan DPRK dan masyarakat

September 16, 2026
kelapa sawit

Dua perusahan perkebunan kelapa sawit di Papua Barat diduga timbun limbah

September 16, 2026
AS

Lembaga kajian AS mengusulkan pemindahan militer ke Guam, CNMI, dan Pasifik

September 15, 2026
PM PNG

PM PNG mendorong warga Memanfaatkan tanah pertanian

September 16, 2026
PNG

Menteri PNG: Perusahaan India telah diperingatkan tidak berinvestasi di Bougainville

September 16, 2026
Vanuatu

PM Vanuatu memuji donasi China untuk pemulihan bencana ganda

September 16, 2026
Perdamaian di Tanah Papua

Dialog dan pemahaman sejarah penting untuk perdamaian di Tanah Papua

0
Persipura

Misi balas dendam Persipura saat bersua Kendal Tornado FC

0
Gubernur Nawipa

Gubernur Nawipa berjanji benahi infrastruktur jalan dan penataan Hitadipa

0
Masalah Papua

Masalah Papua tak bisa diselesaikan dengan pendekatan satu pihak

0
Perbedaan dan keragaman di Tanah Papua

Perbedaan dan keragaman, keniscayaan yang tidak bisa dihindari di Tanah Papua

0
MRP Papua Selatan bentuk Pansus

Keluarga minta MRP Papua Selatan bentuk pansus usut kematian Leonardo Konorop

0
Hentikan pembununah warga sipil

Amnesty Internasional Indonesia: Hentikan pembunuhan warga sipil di Tanah Papua

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara