Jayapura, Jubi – Uskup Jayapura, Mrg Yanuarius Theofilus Matopai You menyerukan agar umat di Papua melakukan tiga hal selama masa Pra Paskah untuk memperdalam iman dan bertindak nyata. Ketiga hal itu adalah transformasi spiritual, bertindak ekologis, dan profetis ekologis.
Hal itu disampaikan Mrg Yanuarius Theofilus Matopai You dalam Surat Gembala Aksi Puasa Pembangunan pada masa Pra Paskah 2023 yang diterima Jubi pada Kamis (23/2/2023). Menurutnya, hal pertama yang perlu dilakukan umat Katolik adalah transformasi spiritual, di mana umat diajak mengakui dan menyadari bahwa krisis ekologis terjadi karena wujud sikap manusia yang tidak bertanggung jawab.
Umat diajak untuk memperbaharui dan mengubah pemahaman dan konsep iman tentang alam semesta, bahwa manusia dan alam semesta adalah obyek karya keselamatan Allah.
Uskup Jayapura juga menyeru umat Katolik bertindak ekologis, dengan menjadi pribadi yang mengasihi dan menyayangi setiap bentuk kehidupan serta menjaga, merawat dan melestarikan alam semesta. Umat perlu melakukan aksi nyata untuk pelestarian alam/lingkungan, mulai dari keluarga, kombas, paroki, sekolah, perguruan tinggi, asrama, kelompok kategorial, maupun di tengah masyarakat.
Uskup Jayapura pun menyeru umat Katolik berlaku profetis ekologis, di mana umat mesti berani melakukan kritik konstruktif terhadap berbagai kebijakan dan tindakan publik, politik, sosial, dan ekonomi yang cenderung menghancurkan lingkungan hidup. Tindakan konkrit dapat dilakukan sesuai dengan konteks di mana umat berada, dalam semangat kerja sama.
Uskup menyatakan keterlibatan umat Kristiani dalam memulihkan dan melestarikan keutuhan ciptaan bukan semata-mata didorong oleh kerusakan lingkungan, namun juga sebagai perwujudan iman akan Allah Sang Pencipta dan Pemelihara Kehidupan. Iman yang hidup dan penuh kasih menjadi dasar spiritualitas.
“Oleh karena itu, berbagai bentuk kegiatan pastoral lingkungan hidup hendaknya selalu bersumber pada kasih Allah yang menciptakan dan menjaga seluruh alam semesta ini. Akhir kata, ingatlah selalu bahwa kita sebagai umat Kristiani dipanggil dan diutus untuk mewartakan Injil kepada semua Makhluk (Mrk. 16:15),” ujar Uskup dalam surat gembalanya. (*)


















