Lampu lalu lintas di Wamena dirusak

Wamena
Lampu lalu lintas (traffic light) di pertigaan Jalan Patimura-Sinapuk, Kota Wamena, yang tidak berfungsi karena dirusak orang. -Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Beberapa titik lampu lalu lintas (traffic light) di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, dalam beberapa pekan ini tidak lagi berfungsi, disebabkan oleh ulah oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Kepala Dinas Perhubungan Jayawijaya, Pardomoan Harahap mengatakan, dua pekan berjalan ini memang ada dua titik lampu lalu lintas yang tidak lagi berfungsi (terjadi kerusakan), akibat dilempar atau dirusak oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan panel listriknya rusak dan korsleting.

“Seperti yang paling parah di pertigaan Jalan Patimura [Klinik Advent Wamena] -Sinapuk [arah Hom-Hom] rata-rata semua panel dirusak, begitu juga di pertigaan Jalan Yos Sudarso-Sudirman,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/3/2022).

Ia menyebut, memang di tahun ini Dishub ada program untuk perbaikan lampu lalu lintas, hanya saja belum dilakukan lelang juga keterbatasan anggaran yang tersedia. Bahkan dari lima traffic light yang ada, sejak kerusuhan 2019 ada tiga simpang jalan yang tidak berfungsi, sehingga diharapkan tahun ini bisa dilakukan perbaikan dengan memanggil teknisi dari Surabaya.

“Kami harap kepada masyarakat pengguna jalan ini tetap tertib berlalu lintas, menjaga fasilitas yang ada, karena ini kaitannya dengan keselamatan,” katanya.

Ke depannya, agar tindakan pengrusakan tidak lagi terjadi, Dishub akan mencoba memberi pengaman di setiap lampu lalu lintas yang ada, agar tidak lagi menjadi sasaran lemparan dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Meski begitu, ia tidak dapat memastikan semua traffic light yang rusak dapat diperbaiki, karena lagi-lagi keterbatasan anggaran. Apalagi biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit.

“Biaya perbaikan dihitung untuk teknisi yang datang, baik transportasi, akomodasi dan lainnya dan juga fee bagi perusahaan yang memperbaiki, sehingga memang memakan banyak biaya bisa sampai ratusan juta per titik perbaikan,” katanya.

Keluhan tidak berfungsinya lampu lalu lintas khususnya di pertigaan Jalan Patimura – Sinapuk diutarakan pengguna jalan bernama David.

Ia menyebut, setiap pengguna kendaraan wajib berhati-hati kalau melewati pertigaan itu, karena arus kendaraan sangat padat.

“Saya harap hal ini bisa ditangani secepatnya oleh pihak yang menangani masalah ini, agar semuanya kembali tertib dalam berlalu lintas,” katanya. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Comments Box
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 728x250